Naruto hendak mentransfer chakranya ketika dia memutuskan sesuatu yang lain.
"Pak Fukasaku aku bisa melihat lewat juga kan?" tanya Naruto.
"Ya Naruto boy, kamu bisa melihatnya, kamu sebenarnya bisa memutuskan bagian mana dari masa lalumu yang ingin kamu lihat karena itu sudah terjadi sehingga kita dapat dengan mudah melompat ke bagian yang ingin kita lihat," kata FUKASAKU.
"Jadi tunjukkan padaku hari dimana aku dilahirkan, tunjukkan padaku bagaimana orang tuaku meninggal!" kata Naruto.
Sebelum FUKASAKU jadi apa pun Hokage mulai berkata, "Dengar semuanya Identitas orang tua Naruto adalah rahasia peringkat S. Aku akan memberitahunya ketika dia menjadi chunin tapi menurutku hari ini baik- baik saja. Kamu tidak bisa memberi tahu siapa orang tua itu. Apakah aku jelas?" kata Hokage.
Semua orang bertanya-tanya siapa orang tuanya sehingga Hokage sangat serius.
"Naruto, apakah kamu tahu siapa ayahmu?" tanya Hokage.
"Y-ya aku tahu," kata Naruto.
"Bagaimana kau mengetahuinya?" tanya Hokage.
"Aku akan memberitahumu nanti pak tua" kata Naruto.
Naruto menuangkan chakranya dan Fukasaku melakukan Jutsu dengan bola dan itu mulai bersinar dan mulai memproyeksikan di dinding kantor.
Di daerah Terpencil kita bisa melihat seorang wanita hamil berkepala baca dalam proses persalinannya. dengan satu dorongan terakhir tangisan bayi memenuhi ruangan. Lalu tiba-tiba seorang pria masuk ke kamar. Dia memiliki rambut pirang panjang mata biru cerulean dan rompi Jonin, dia tidak lain adalah Hokage Keempat Minato Namikaze.
"Selamat hokage-sama, ini bayi laki-laki yang sehat, dia hanya tiruanmu," Kata istri hiruzen.
"Terima kasih" kata Minato sambil memegang Naruto dengan air mata berlinang. Kemudian dia pergi ke istrinya dan mencium keningnya.
"Lihat Kushina anak kita, Naruto!"
Mata semua orang terbelalak dengan adegan ini. Rokok Asuma jatuh, buku icha-icha Kakashi jatuh dari tangannya, Gai kaget kurenai tidak tahu harus berkata apa. Mebuki terengah-engah setelah melihat bocah iblis itu adalah putra hokage keempat.
Sakura dan Sasuke tidak tahu harus berkata apa, hinata bahagia untuknya. Semua orang sangat terkejut, sebelum ada yang bisa mengatakan apapun Mebuki berteriak.
"Kamu bukan anaknya, kamu bocah iblis!"
Sebelum ada yang bisa membalasnya, Shikamaru memecah kesunyian.
"Apakah kamu buta, beri tahu aku satu orang di desa yang memiliki rambut pirang dan mata biru. Naruto membelah citra penguasa keempat. Aku selalu curiga bahwa dia ada hubungannya dengan dia," kata Shikamaru.
"Kenapa kau tidak memberitahuku?" teriak Kakashi kepada hokage.
Dia sangat marah, dia bisa saja mengadopsinya. Setelah kematian ayahnya, Minato seperti ayah baginya. Jika dia bisa melindungi Naruto, dia akan membayar hutang Minato padanya.
"Wah, dia adalah putra senseiku sebelum dia meninggal dia memintaku untuk melindunginya bagaimanapun caranya," kata Kakashi dengan suara kecil yang pecah.
"Kurasa kau akan mengetahuinya dalam proyeksi," Kata Hokage.
Tiba-tiba seseorang mengangkat Naruto dari tempat tidurnya, sementara Minato sedang berbicara dengan Kushina.
"Jauhi jinjhuriki!" kata pria bertopeng itu.
"Siapa kamu dan apa yang kamu inginkan dengan istriku?" kata Minato.
KAMU SEDANG MEMBACA
Naruto: See the Future
FanfictionKodok datang dari Gunung Myoboku untuk mencari anak ramalan. Mereka membawa bola "Tuan Tua Agung" untuk melihat masa depan GENIN Konoha untuk menemukannya. Orb juga bisa menunjukkan masa lalu. Hokage bertanya pada semua GENIN + SENSIES + ORANG TUA. ...
