Adegan bergeser.
Hinata sedang terburu-buru. Dia melompati rumah-rumah menuju menara hokage.
Dia membentur pintu.
"Masuklah" kata Naruto
Hinata masuk ke dalam.
"Apakah kamu datang untuk memberiku morning kiss hime. Maaf aku terburu-buru pagi ini" kata Naruto
Hinata tersipu.
"Aku akan keluar" kata Shikamaru.
Shikamaru sedang berada di luar saat dia berkata
"Tolong jangan merusak meja kantor atau sofa".
"SHIKAMARU-KUN" teriak hinata.
Shikamaru terkekeh dan berjalan keluar.
Semua orang mulai tertawa.
"Apa yang terjadi padanya, kenapa kau menekan chakramu" tanya Naruto.
"yah begitulah....aku...... aku.. kamu akan menjadi seorang Ayah" kata hinata.
Naruto bangkit dan memeluk hinata dan mencium seluruh wajahnya.
"Hentikan Naruto-kun" kata hinata cekikikan.
"Kau tahu apa hime" kata Naruto
"Apa" tanya hinata.
"Sakura datang lebih awal dan aku yakin dia hamil juga" kata Naruto.
"Sungguh" kata hinata.
"Ya... aku akan menjadi Ayah dan paman juga" kata Naruto.
"Kapan kita beritahu semuanya" tanya hinata.
"Yah tidak sekarang karena kamu tahu sementara desa akan berada di
depan pintu kita" kata Naruto. "Apa lagi yang bisa mereka lakukan, mereka sangat mencintaimu" kata hinata.
"Semua karenamu cintaku" kata Naruto.
Adegan bergeser.
"Shikamaru, aku akan bekerja dari sini sekarang selama beberapa bulan ok. Aku tidak peduli apapun aku tidak akan datang ke kantor" kata Naruto pada Shikamaru.
"Tapi Naruto" kata Shikamaru tapi Naruto menolak untuk mendengar.
Shikamaru menghela nafas dan pergi ke kantor.
"Kamu harus pergi Naruto-kun aku baik-baik saja" kata hinata hamil.
Naruto menarik Hinata ke pangkuannya.
"Aku tidak akan meninggalkanmu hime" kata Naruto. "Kau hokage Naruto-kun" kata Hinata.
"Pertama-tama aku hanya seorang laki-laki yang jatuh cinta dengan gadis tercantik di dunia. Kedua aku Naruto Uzumaki yang merupakan pacar Hinata Hyuga. Ketiga aku suami Hinata Uzumaki, jadi aku tidak meninggalkanmu untuk pekerjaan" kata Naruto.
"Pertama-tama kalian adalah shinobi desa ini" kata hinata sambil membelai rambutnya. "Tidak. Apapun aku adalah karena kamu. Kamu ada di sana bersamaku
sekarang aku akan di sini bersamamu. Dan ada klon bayanganku di kantor jadi jangan khawatir" kata Naruto.
Hinata mengangguk.
"Bagaimana kabar anakku?" tanya Naruto.
"Jangan tanya. Selalu ngidam ramen dan lainnya. Tidak sekali pun dia ngidam sesuatu yang manis" kata hinata.
"Tentu saja dia anakku bagaimanapun juga" kata Naruto.
KAMU SEDANG MEMBACA
Naruto: See the Future
FanfictionKodok datang dari Gunung Myoboku untuk mencari anak ramalan. Mereka membawa bola "Tuan Tua Agung" untuk melihat masa depan GENIN Konoha untuk menemukannya. Orb juga bisa menunjukkan masa lalu. Hokage bertanya pada semua GENIN + SENSIES + ORANG TUA. ...
