Mark Lee adalah seorang idol K-pop yang tergabung di unit NCT dan SuperM yang di naungi oleh SM Entertainment. Dirinya merupakan rapper Canada yang kini sukses di Korea Selatan. Selain memiliki paras yang tampan, Mark juga memiliki berbagai macam ta...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Pagi hari pertama di Korea Selatan, ketiga gadis itu masih menggulung tubuh mereka dengan selimut. Malas untuk beranjak selangkah pun dari sana. Mata mereka terasa sangat berat untuk di buka. Apalagi mereka baru saja menempuh penerbangan dan perjalanan yang panjang.
Pani membuka sebelah mata kanannya walau terasa berat, ia hanya ingin melihat jam yang menggantung di dinding. Seketika matanya membulat kala melihat arah jarum jam menunjukkan angka enam.
"AKU KESIANGAN!!! KENAPA IBU GAK BANGUNIN AKU SIH?!"
"MANA SEKARANG HARI SAB-akh!"
Plak!
"Berisik woy! Gue masih ngantuk anjir!" Umpat Hana kesal dengan mata yang masih tertutup rapat.
"Kok Hana ada di sini sih?" Tanya Pani kebingungan.
"Ini apartment gue bego" ucap Hana lalu kembali membaringkan tubuh nya lagi dengan posisi tengkurap.
Pani melihat ke sekeliling ruangan. Ternyata benar saja, dirinya sekarang bukan berada di kamarnya, melainkan kamar apartment.
"Aku lupa bahwa aku sekarang ada di negara orang" gumam Pani setelah kembali mengingat perpisahan kemarin dengan keluarganya. Walau hanya dengan Ayah dan Ibu nya saja.
Pani kembali membaringkan tubuh nya di atas kasur, berniat ingin melanjutkan mimpi nya yang tadi sempat terjeda.
Sementara Keyla yang masih tertidur pulas itu kini membuka matanya samar lalu melihat ke arah Hana dan Pani. Namun Keyla kembali tidur begitu tahu bahwa temannya masih sama berada di atas kasur.
Satu jam berlalu, salah satu gadis itu pun terbangun kala sinar mentari masuk ke dalam ruangan kamar mereka. Keyla meregangkan tubuhnya lalu melihat jam dinding yang menunjukkan pukul tujuh pagi.
Keyla menghembuskan nafas kasar, untung mereka bertiga tadi sudah shalat subuh pada jam lima pagi, lalu mereka kembali pergi tidur. Namun sepertinya Pani linglung saat tadi terbangun lagi pada pukul enam pagi.
"Hoamm!!!"
Keyla menoleh ke arah kasur yang berada di samping kasur nya, tepatnya kasur yang di tempati oleh Hana.
"Key... Jam berapa?" Tanya Hana serak dengan matanya yang masih tertutup rapat.
"Jam tujuh" jawab Keyla lalu turun dari kasurnya.
Hana membuka sebelah mata kirinya dan melihat Keyla yang sudah beranjak dari kasurnya.
"Lo mau kemana?" Tanya Hana sambil berusaha bangkit dari tidurnya yang masih terasa sangat berat untuk mengubah posisi tubuhnya.
"Mandi" jawab Keyla lalu keluar dari kamar itu menuju kamar mandi yang ada di lantai bawah.
"Annyeong Ahjumma" sapa Keyla tersenyum dan membungkukkan punggungnya begitu ia melihat Ahjumma sedang menyapu lantai. Padahal lantai itu terlihat bersih dan bersinar, namun mengapa Ahjumma masih menyapu nya?