Malam hari yang sangat panas di kota Jakarta, pesawat yang ditumpangi boyband K-pop NCT Dream itu baru saja mendarat dengan sempurna di Bandara Soekarno-Hatta. Penerbangan dari Bandara Incheon menuju Bandara Soekarno-Hatta hanya membutuhkan waktu sekitar 7 jam lebih.
Para member NCT Dream beserta para Staff dan Manager SM mulai keluar dari pesawat dengan tertib.
Haechan menghirup udara dengan rakus begitu keluar dari pesawat, 🇰🇷"Huahhhh!!! Aku merindukan Jakarta!" serunya yang membuat sebagian mata tertuju kepadanya.
Mark terkekeh lalu mengelus punggung Haechan sekilas, 🇰🇷"Ya ampun, lucu sekali," gumamnya lalu mencubit pipi gembul Haechan yang masih berbalut masker hitam.
Haechan mengaduh kesakitan, entah benar-benar sakit atau tidak, tapi Haechan merengek kepada Mark karena telah mencubit pipi gembulnya tanpa persetujuan darinya.
Renjun yang melihat Haechan merengek kepada Mark pun hanya bisa mengerlingkan matanya kesal, karena jauh di dalam lubuk hatinya itu, Renjun juga ingin bermanja-manja dengan Hyung-nya itu. Namun gengsinya terlalu tinggi, padahal tinggi badannya tidak setinggi gengsinya.
Jaemin yang sedaritadi melihat Renjun pun mendekatinya lalu langsung memeluk Renjun dengan sangat erat.
🇰🇷"Aduh! Renjun-ku cemburu ya pada Haechan?" tanya Jaemin sedikit keras.
Kini semua mata tertuju pada Jaemin dan Renjun.
🇰🇷"Aih? Dasar perebut," ketus salahsatu Manager dengan pelan.
Jisung yang mendengar itupun melotot kepada managernya, 🇰🇷"Maksud kau apa? Kecilkan suaramu," ujar Jisung tak suka kepada manager pribadinya.
Manager itu diam-diam mengumpat lalu segera meninggalkan kerumunan itu. Sementara Jisung ditinggal sendiri disana oleh sang Manager.
Jisung menghela, 🇰🇷"Kenapa manager ku seperti itu? Aku ingin menggantinya, aku harus membicarakannya baik-baik dengan para Hyung," batin Jisung.
Tiba-tiba Jeno menghampiri Jisung yang sedaritadi hanya diam saja tanpa menghampiri para member lainnya.
🇰🇷"Dimana managermu?" tanya Jeno.
Jisung terkesiap kaget lalu menoleh ke arah sampingnya untuk mencari sang managernya itu, 🇰🇷"Lho? Tadi dia disini..." gumamnya.
Jeno tersenyum lalu mengambil tangan kejar Jisung, 🇰🇷"Sudahlah, ayo ikut bergabung dengan kami. Mari kita melihat acara drama Haechan dan Renjun," ujar Jeno berbisik lalu membawa Jisung ke arah kerumunan member NCT Dream.
🇰🇷"Hei! Mana ada aku cemburu?!" ujar Renjun tak terima.
Haechan berkacak pinggang lalu seolah-olah mengibaskan rambutnya yang tak terlalu panjang, 🇰🇷"Tadi Jaemin yang mengatakannya! Kau mau mengelak lagi hah!? Mengaku saja, ayo!" ujar Haechan tak mau kalah.
Renjun mendengus, 🇰🇷"Terserah! Tadi Jaemin hanya bercanda!" teriaknya didepan Haechan.
Sementara Mark yang sedaritadi menonton perdebatan Renjun dan Haechan hanya tertawa saja di antara mereka. Bahkan jika dihitung Mark itu sudah lebih dari 20 menit untuk tertawa, sampai sekarang pun ia belum berhenti untuk tertawa.
Jisung yang baru saja bergabung hanya tersenyum, sebenarnya ia ingin tertawa, namun takut dimarahi oleh Renjun. Untung saja Jisung bisa menahan tawanya.
Chenle langsung saja memisahkan Renjun dan Haechan dengan gaya slay- nya.
🇰🇷"Sudah woy! Bentar lagi kita bakal check in hotel!" ujar Chenle lalu menyeret tubuh Renjun.
KAMU SEDANG MEMBACA
Canada and Indonesia
FanfictionMark Lee adalah seorang idol K-pop yang tergabung di unit NCT dan SuperM yang di naungi oleh SM Entertainment. Dirinya merupakan rapper Canada yang kini sukses di Korea Selatan. Selain memiliki paras yang tampan, Mark juga memiliki berbagai macam ta...
