O5. What's Your Name?

374 104 345
                                        

Sore hari ini sebagian kota Seoul diguyur hujan deras sejak jam satu siang tadi. Padahal tadi siang langit masih cerah dan matahari sangatlah terik. Namun tak di sangka, sekarang turun air hujan yang membasahi bumi.

Sudah menjadi kebiasaan umum jika umat manusia akan tertidur di saat hujan turun ke bumi. Begitu pula dengan gadis yang sedang terbaring di atas kasur dengan sprei berwarna putih.

Perlahan kedua kelopak mata gadis itu terbuka dengan posisi tubuh nya yang memiring ke arah samping kiri. Tepat saat itu, kedua matanya melihat wajah seorang pria yang sangat familiar di ingatannya.

Dengan setengah kesadarannya, gadis itu menyentuh permukaan wajah pria itu lalu tersenyum penuh kebahagiaan.

" Apakah aku sedang bermimpi lagi? " gumam gadis itu parau lalu hendak menutup kembali matanya.

"Aku tidak ingin bangun dari mimpi ini" gumam gadis itu lagi yang membuat pria itu menepis kasar lengan gadis yang menyentuh nya tanpa izin darinya.

"Crazy! How dare this little girl touch me!" Ujar pria itu kesal lalu mendengus kasar.

☘︎"Gila! Beraninya gadis kecil ini menyentuhku!"

Pria itu menghela nafas gusar saat dirinya menyadari bahwa perilakunya cukup kasar terhadap gadis kecil yang ada di sampingnya ini. Gadis itu memang menutup kedua matanya, namun bibir nya itu tak henti-hentinya bergumam tidak jelas.

"Sorry" lirih pria itu lalu mengubah posisi nya menjadi duduk dan menyenderkan punggungnya di kepala ranjang.

☘︎"Maaf..."

"And... Thank you so much" lirih pria itu lagi sambil melirik sekilas wajah damai gadis itu yang sedang tertidur.

☘︎"Dan... Terima kasih banyak"

Gadis itu menggeliat dari posisinya lalu membuka seluruh matanya dan menatap instens pria yang ada di sampingnya ini.

"Mark..." Lirih gadis itu serak lalu ikut duduk di samping pria itu yang tak lain adalah Mark Lee.

"Aku gak mau bangun ya allah" ujar Pani lalu memeluk tubuh Mark erat. Mark yang di perlakukan seperti itu pun tersentak kaget. Apakah gadis ini sedang sadar atau tidak? Karena gadis ini sempat pingsan tadi.

Flashback on

"M-mark?"

Pani membulatkan matanya kala melihat siapa yang ada di samping nya ini, dia adalah pria yang sangat ia idolakan sejak duduk di bangku kelas 4 Sekolah Dasar. Namanya Mark Lee, salah satu member NCT.

"Tidak mungkin, ini mimpi" gumam Pani pelan dengan kedua matanya masih menatap kosong ke arah Mark.

Mark yang dirinya diperhatikan terus pun merasa salah tingkah sendiri. Ini kenapa malah kebalik!? Seharusnya fans nya lah yang salah tingkah saat menghadapi dirinya, kenapa ini malah dirinya yang salah tingkah akibat gadis ini!? Padahal gadis itu hanya menatap nya saja, tak lebih.

"A-are you okay?" Tanya Mark gelagapan lalu menjauhkan wajahnya dari wajah gadis itu yang masih menatap ke arah nya.

☘︎"Kamu tidak apa-apa?"

"APA!? AKU DI PERHATIIN SEORANG MARK─"

Mark membekap mulut Pani dengan mulut nya, eh maksudnya dengan tangan kanannya. Mark menaruh telunjuk kiri nya di bibir nya, memberi isyarat kepada Pani untuk diam.

"Suttt! Shut up... Don't shout" bisik Mark lalu melihat ke sekeliling luar mobil, takut masih ada seseorang yang membuntuti dirinya.

☘︎"Suttt! Diamlah... Jangan berteriak"

Canada and IndonesiaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang