23. Hoax?

105 8 0
                                        

🇬🇧"Maaf, aku tinggal sebentar ya. Aku ada pemotretan sekarang,"

Pani menatap Mark tak percaya, 🇬🇧"Kau menyeretku ke sini! Dan sekarang kau akan meninggalkan ku? Mark bagaimana sih? Katanya mau jelasin soal dating it─"

🇬🇧"Kenapa? Apakah perlu aku menjelaskan semua itu? Kau siapa? Sadarlah, kau hanya sebatas fans bagiku, aku─"

"YAUDAH! AKU MAU PULANG! BYE!"

Pani beranjak dari duduknya lalu keluar dari ruangan apart itu. Menutup pintu secara kasar dengan nafas yang menggebu-gebu.

Mark mematung tak percaya, badannya berbalik menatap pintu apart mewahnya yang sudah melenyapkan tubuh kecil gadis itu.

🇬🇧"Apakah aku salah bicara? Kenapa dia... pergi begitu saja? Dia barusan mengatakan apa?"

***

Huang Renjun, pria berkebangsaan China itu kini sedang berjalan menyusuri tempat syuting MV. Kali ini tempatnya berada di pinggir sungai Han.

Mata indah milik Renjun melirik salahsatu objek yang menarik matanya.

Kucing.

Kedua kaki laki-laki itu melangkah pelan menghampiri seorang kucing berwarna orange.

🇨🇳"Hei! Sedang apa kau disini? Sendirian saja?" tanya Renjun lembut kepada kucing itu.

Kucing itu yang sedari tadi menutup matanya kini membukakannya perlahan dan menatap Renjun lama.

Renjun berjongkok didepan kucing itu, mengusap lembut bulu lebat milik hewan menggemaskan itu.

Mata Renjun menoleh ke arah barat, menatap para staff dan manager yang sedang berbincang ria dengan teman-temannya. Kini dirinya kembali seperti di anak tirikan.

🇨🇳"Aish! Kau sangat gendut! Menggemaskan sekali," gumam Renjun yang entah memuji atau menghina kucing itu.

🇨🇳"Andai para fans diperbolehkan untuk melihat Behind The Scene MV kali ini. Pasti aku tidak akan merasa sendirian. Mereka tidak adil," gumam Renjun pelan dengan kedua matanya yang menatap kosong para manager dan teman-temannya.

Katakanlah bahwa Renjun cengeng, laki-laki emosian yang memiliki sisi lain yang tidak semua orang ketahui. Renjun tidak selalu emosian, dirinya juga lemah, dirinya juga bisa menangis. Wajar bukan?

🇨🇳"Aku terpaksa memperpanjang kontrak dengan SM. Karena aku tidak ingin mengecewakan Czennie, tapi tetap saja, aku sakit, hatiku sakit..."

Tes.

Sebutir tetesan air bening turun dari pelupuk mata indah laki-laki itu yang mengenai bulu kucing yang ada dibawahnya.

Kucing itu mendongak.

"Meowww..."

Renjun menatap kembali kucing itu lalu mengusap kasar pipinya yang ternyata sedikit basah.

🇨🇳"Kau sangat menggemaskan. Terima kasih sudah mendengarkan ceritaku,"

"RENJUN!"

Renjun membalikkan tubuhnya kala nama dirinya di teriaki.

Haechan berlari pelan menuju Renjun dengan senyum manis yang terpasang dibibir cantiknya.

Canada and IndonesiaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang