pernikahan rahasia yang terjadi antara kaisar dengan rakyat biasa karena keinginan terakhir dari kaisar terdahulu namun dapatkah kaisar yang baru menerima pernikahan yang tidak berdasarkan dengan cinta itu? atau akan segera menceraikan istrinya yang...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Seorang gadis bersurai hitam itu terdiam di depan cermin besar yang memantulkan wajahnya. Tatapannya sendu, sementara di belakangnya para pelayan tengah membantunya untuk mengganti pakaian serta menghapus riasan yang ia kenakan.
Pernikahannya baru saja dilaksanakan secara tertutup dengan seorang kaisar dari negeri yang ditinggalinya. Semua ini dilakukan demi mengikuti keinginan terakhir dari mendiang kaisar sebelumnya dan juga demi menyelamatkan nyawa sang nenek.
Pikirannya penuh dengan berbagai macam pertanyaan aneh seperti 'Apakah pernikahan ini akan berjalan dengan baik nantinya? ' Namun, pemikirannya buyar kala melihat seorang pria memasuki kamarnya dan kini berdiri tepat di belakangnya. Para pelayan yang semula membantunya untuk mengganti pakaian pun memilih untuk pergi dari ruangan itu kala mendapat tatapan tajam darinya.
"Tidurlah, aku tidak akan melakukan apa pun padamu," ujarnya dengan tatapan dingin dan nada yang datar, berhasil membuat gadis itu mengangguk gugup.
"Evelyn..." panggilnya, menghentikan langkah gadis itu yang hendak menuju ke arah ranjang mereka.
"Jangan berharap lebih dengan pernikahan yang kita lakukan, karena ini hanyalah keinginan mendiang ayahku." Setelah mengatakan hal tersebut, pria itu pun meninggalkan Evelyn sendirian di dalam kamar besar yang seharusnya menjadi tempat mereka untuk beristirahat.
Setetes air mata pun mulai keluar dari sudut matanya. Dengan kuat, ia menggigit bibirnya, menahan suara tangisan miliknya yang ingin keluar itu.
Lihatlah betapa menyedihkannya Evelyn yang telah ditinggalkan oleh suaminya pada malam pernikahan mereka, bahkan mendapat perlakuan yang sangat dingin dari suaminya sendiri. Sangat menyedihkan.
"Rasanya aku ingin tertawa melihat nasibku sendiri..." ucapnya dengan nada getir. Tatapannya nampak rapuh, bahkan kedua tangannya pun gemetar, menyadari bagaimana alur takdir yang akan terjadi di masa depan.
Evelyn adalah sosok gadis yang tidak mengenal kedua orang tuanya sendiri. Terpaksa menikah dengan bangsawan tinggi yang merupakan seorang kaisar, harus merelakan mimpinya untuk menikah dengan seseorang yang mencintainya dan ia cintai, kini harus menerima fakta bahwa ia tidak akan pernah mendapatkan cinta dari sang suami selamanya.
'Batinnya 'menyedihkan' dengan menatap miris lantai kamar yang dipenuhi dengan kelopak bunga mawar.
Disisi lain,
Sang kaisar yang baru saja keluar dari kamar milik istri barunya itu berjalan dengan tergesa-gesa menuju ke sebuah ruangan yang ia rasa dapat menenangkan isi pikiran dan hatinya.
Setibanya ia, dengan cepat tangannya mengambil botol minuman yang terdapat di sana dan meminumnya dengan cepat seolah merasa haus yang tidak tertahankan.
"Mengapa setiap menatap wajahnya aku selalu merasa bersalah?" ia bertanya pada dirinya sendiri.
Setiap dirinya selesai berbicara dengan gadis yang telah menjadi istrinya itu, pada akhirnya timbul rasa bersalah dan perasaan tak nyaman, kala melihat wajah gadis yang sama sekali tidak memiliki keberanian mengangkat kepalanya untuk menatap-Nya itu.
Sekalipun mereka saling menatap, hanya ada keheningan yang terjadi di antara mereka, terlebih gadis itu selalu memandangnya dengan tatapan mata sendu, seolah berkata bahwa dia ingin bebas. Apakah gadis itu tidak berpikir bahwa dirinya sendiri pun juga ingin bebas dari segala hal yang selalu dibebankan padanya?
Selama ini dialah yang menjadi orang pertama yang menentang wasiat itu, sedangkan gadis itu hanya tetap diam dan tidak pernah mencoba untuk bersuara? Apakah gadis itu bersedia menghabiskan separuh hidupnya bersama seseorang yang tak ia kenal, bahkan tidak mencintainya sama sekali?
Maka dari itulah muncul sebuah ide agar gadis itu tidak terikat dengan dirinya selamanya, yaitu dengan pernikahan kontrak. Pernikahan mereka hanya akan berjalan selama dua tahun agar tidak menimbulkan kecurigaan dari para bangsawan kerajaan. Dengan matang, kaisar muda itu merencanakan semuanya.
'RavizzeleDiviar' akan sepenuhnya mengubah kehidupan seorang gadis biasa yang berasal dari desa hanya demi menjalankan pesan terakhir dari mendiang ayahnya.
Sejujurnya, Ravizzele merasa tak tega untuk melibatkan gadis pendiam dan lugu seperti Evelyn untuk masuk ke dalam rencananya, akan tetapi, dengan terpaksa, dia harus melakukannya karena posisinya sebagai kaisar mengharuskan dirinya menjalankan wasiat ayahnya untuk mendapatkan takhta itu.
Hanya beberapa petinggi dari pihak ayahnya yang mengetahui hal ini; selebihnya, tidak ada yang mengetahui hal itu karena dapat membahayakan posisi Evelyn nantinya. Banyak para petinggi kekaisaran yang berusaha untuk mencalonkan putri mereka untuk bisa menikah dengan mereka. Tentu, Ravizzele tidak ingin hal itu sampai terjadi karena ia sudah cukup mengetahui maksud di baliknya.
Karena pastinya akan menimbulkan persaingan yang sangat ketat hanya demi menduduki posisi permaisuri. Dan hal itu bisa saja memicu mereka melakukan pemberontakan. Maka dari itu, Ravizzele menimbang kembali keputusannya.
Dan memilih untuk menjalani pernikahan bersama Evelyn untuk sementara selagi dirinya memikirkan langkah selanjutnya untuk rencananya.
Dan tanpa keduanya sadari, pernikahan yang tak mereka inginkan itu telah berjalan selama hampir satu tahun dengan tenang karena keduanya sibuk dengan urusan masing-masing.
....
Bersambung...
Haiihhaii jumpa lagi disini hehe,
Monmaap ya kalo di part² awal pendek dan gak jelas soalnya waktu itu cerita ini aku buat pas lagi sibuk-sibuknya sama lapak 'I became the evil Duke's obsession' sama 'The Lady of Davidson' bagi yang belum tau bisa cek di profil ya😉 udah tamat kok ceritanya ☺️🙏🏻
Selamat dinikmati karya saya.. jangan lupa votmen nya ya🐣