Hyunjin merasa tidak enak di tengah ramainya suasana ruangan karaoke tersebut. Ada Junkyu yang sedang menyanyi, Jihoon yang menari menemani Junkyu lalu ada Eric dan Sunwoo yang asik bermesraan. Seungmin di mana? Tentu saja Seungmin duduk di samping Hyunjin, bersandar di sofa dan tangan kirinya terus menggenggam erat tangan kanan Hyunjin.
"Lo ga minum?" tanya Seungmin melihat Hyunjin dari sudut matanya.
"Tadi kan udah."
"Hmm."
Seungmin lalu memajukan tubuhnya untuk mengambil minuman di meja. Dengan perlahan Seungmin menuangkan minuman alkohol ke dalam gelas kristal sementara tangannya masih menggenggam tangan Hyunjin.
"Sayang."
"Kenapa?"
Hyunjin menggigit bibir bawahnya. Seungmin jadi dingin setelah memergokinya bersama Nakyung di lorong.
"Kenapa kamu ga lepasin tanganku?"
"Nanti lo disentuh orang lain lagi."
"Tapi sekarang ga ada orang lain disini."
"Apa salahnya pegang tangan pacar sendiri?"
"Nggak salah sih..." Hyunjin malah semakin berdebar-debar seolah sudah melakukan kesalahan yang jelas-jelas diperbuat orang lain.
"Lo beneran ga mau minum?" tanya Seungmin sekali lagi yang langsung dibalas gelengan kepala oleh Hyunjin.
Seungmin pun meneguk minuman beralkohol itu, menyisakan sedikit di mulutnya lalu mencium bibir Hyunjin untuk mengalirkannya ke mulut Hyunjin. Entah apa yang ada dipikiran Seungmin, ciumannya malam ini terkesan buru-buru. Hyunjin bisa saja menyesuaikan tapi teman-temannya kan sedang menyaksikan mereka?
"Astaga..." gumam Eric yang tak menyangka Seungmin bisa seliar itu.
Seungmin terus melumat bibir Hyunjin, memiringkan kepalanya ke kanan dan ke kiri dengan napas yang menderu. Tangannya tetap menggenggam tangan Hyunjin, tak ingin dilepas meski Hyunjin terlihat kesulitan.
"K-kalian mending ngeroom aja deh," cicit Junkyu yang sampai menghentikan nyanyiannya karena melihat adegan panas antara Seungmin dengan Hyunjin.
Tak lama kemudian Seungmin pun menghentikan ciuman itu. Mereka sama-sama kehabisan napas dan bibir mereka jadi pucat. Seungmin meneguk kembali minuman beralkohol tersebut kali ini sampai habis tak tersisa.
"Maafin aku sayang..."
"Kenapa?"
"Tadi Nakyung—"
"Nakyung?? Lo ketemu Nakyung??" Eric terlihat tidak percaya.
"Ih kok bisa sih ketemu di sini?!" kesal Junkyu yang sekarang sudah duduk di kursi karena ingin mendengar cerita Hyunjin.
"Intinya aku ga ada apa-apa sama dia," lanjut Hyunjin sambil menatap mata Seungmin lekat-lekat.
"Gue tau, makanya gue bersikap kayak gini ke lo."
"Sayang..."
"Tadi dia nyentuh lo kan? Sekarang gue bakal pegang terus tangan lo. Dia juga nyium lo kan? Gue juga bisa nyium lo lebih dari yang dia lakuin. Ini cara gue buat bersihin pikiran lo dari dia, supaya lo ga berpaling dari gue."
Semua orang yang mendengar ucapan Seungmin tak bisa berkata-kata. Seungmin begitu tegas dan logis hingga Hyunjin tidak habis pikir karenanya. Siapa yang akan berpaling dari Seungmin? Hanya orang tidak waras yang akan meninggalkan laki-laki sebaik ini.
"Aku kira kamu marah, aku kira kamu bakal pergi."
"Iya lho! Aku udah takut banget, takut Hyunjin jadi sad boy lagi," kata Junkyu ikut menanggapi.
KAMU SEDANG MEMBACA
what do you even know? | SeungJin
FanfictionHyunjin yang harus pura-pura jadi uke demi bisa pdkt sama Seungmin. 17-12-22 s/d ?? © 2022 by hwangsoul
