6

1K 132 32
                                        

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Karena tidak terima dengan chat dari Eric, Hyunjin langsung menelponnya tanpa berpikir panjang

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Karena tidak terima dengan chat dari Eric, Hyunjin langsung menelponnya tanpa berpikir panjang.

"Woi Eric!"

"Apa sih? Katanya ga cemburu."

Lo sebenernya dukung gue apa ngga?!"

"Gimana ya gue juga bingung. Lo kan seme nih, sedangkan Seungmin juga seme. Mau sampe kapan lo pura-pura jadi uke?"

"Kan lo yang bilang sendiri kalo sikap Seungmin ke uke bakal lebih lembut ketimbang ke seme!"

"Ya emang, nih coba lo bayangin kalo misalnya kalian udah pacaran terus mau ngewe... Emang lo mau nungging buat Seungmin?"

".........."

"Ngga kan? Bisa lo bayangin diri lo yang disodok?"

"BANGSAAATTT DIEM LO!"

Hyunjin langsung menutup telpon kemudian kembali berbaring dan mengacak ranjangnya seperti orang kesurupan. Sebenarnya apa yang Eric katakan tidak salah. Membayangkan bagian belakang tubuhnya dimasuki sesuatu seketika membuat perutnya mulas.

"Gue ga bisa kayak gini terus."

Mumpung ini hari libur, Hyunjin memutuskan untuk melakukan me time seharian. Bagaimanapun ia tidak bisa bertingkah seperti uke terus-terusan.

Hyunjin keluar dari rumahnya mengenakan celana jins longgar berwarna abu-abu dan hoodie putih tak lupa dengan kameranya. Tempat pertama yang ingin didatangi adalah coffee shop. Ia harus minum kafein untuk mengembalikan kesadarannya.

"Ah~ ini baru namanya hidup," ucap Hyunjin setelah meminum iced americano kemudian bersandar di kursi.

Sambil melihat sekeliling coffee shop, Hyunjin menyempatkan diri memotret beberapa objek yang menurutnya aesthetic. Bahkan objek di luar jendela juga mampu menarik perhatiannya.

Lama Hyunjin memandang keluar jendela, tiba-tiba ia dikejutkan dengan penampakan wajah seseorang yang menempel di kaca tersebut. Hampir saja Hyunjin mengumpat jika orang itu tak langsung tersenyum padanya.

what do you even know? | SeungJinTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang