"Lo sama Seungmin masih break?"
"Masih."
"Padahal Seungmin udah selesai syuting kan?"
"Gue pengennya Seungmin yang ngajak balikan. Masa gue terus?"
Junkyu terkekeh melihat temannya itu mengomel. "Jadi ceritanya kalian sekarang kayak orang asing nih?"
"Anggep aja begitu. Gue mau jual mahal sekarang."
Tiba-tiba handphone-nya berdering memperlihatkan nama Seungmin di layar. Dengan cepat Hyunjin menerima panggilan itu berbanding terbalik dengan apa yang diucapkannya barusan. Junkyu pun mencibir Hyunjin dengan puas.
"Halo?"
"Hyunjin, maaf baru bisa ngabarin sekarang."
"Ah iya gapapa."
"Lagi dimana? Gue ada di depan rumah lo."
"Hah?? Kamu ngapain ke sana??"
"Ga boleh ya?"
"Boleh kok. Sebentar aku ke sana sekarang."
"Sibintir iki kisini sikiring."
"Puas lo ngeledek gue?" kesal Hyunjin begitu sambungan terputus.
"Mana yang katanya mau jual mahal?"
"Berisik! Seungmin lagi nungguin gue!" seru Hyunjin yang langsung mengambil jaket dan keluar dari tempat nongkrong mereka.
"Ga jelas itu anak."
Tak perlu waktu lama bagi Hyunjin untuk sampai di rumah. Sayangnya ia tak melihat Seungmin di sana. Ternyata Seungmin sudah berada di ruang tamu bersama mamanya Hyunjin. Mereka terlihat asik mengobrol karena lama tidak bertemu.
"Nah ini dia baru dateng," sambut Nyonya Hwang.
"Tenang Hyunjin, inget lo harus jual mahal," batin Hyunjin sambil memasang senyum tipis seolah tak merasakan apa-apa. Padahal ia sangat merindukan Seungmin.
"Kalian ngobrol dulu ya, mama mau ke dapur."
"Iya tante," sahut Seungmin ramah sementara Hyunjin memilih duduk di sofa berbeda.
"Maaf gue ganggu waktu main lo," ucap Seungmin pada Hyunjin tak lupa memberi senyuman.
"Gapapa kok. Ada perlu apa ke sini?"
"Pengen aja ketemu lo."
"Gimana syutingnya?"
"Lancar kok."
"Terus? Kamu balikan sama mantanmu itu?"
Hyunjin bertanya begitu karena konsep dating show-nya memang demikian. Jika mereka masih memiliki perasaan satu sama lain dan hubungan itu dapat diperbaiki, mereka boleh kembali bersama.
"Ngga, gue setuju ikut acara ini karena bayarannya selain itu... Gue udah punya lo Hyunjin."
Bayangkan betapa bahagianya Hyunjin mendengar ucapan Seungmin. Sayangnya sekarang Hyunjin sedang dalam mode 'jual mahal' jadi ia tidak bisa bersikap seperti sebelumnya.
"Hmm..."
"Lo sendiri gimana kabarnya?"
"Aku lebih sering pergi main sama temen-temen. Minggu lalu aku ikut liburan ke Jepang 4 hari bareng Jihoon."
"Jadi lo baru balik dari Jepang?"
"Iya."
"Wah.... Pasti seru banget di sana."
Hyunjin pun mengangguk lalu menyilangkan kakinya. Jujur saja ia sangat ingin memeluk Seungmin sekarang juga tapi entahlah, egonya lebih tinggi.
"Oh iya, ini ada oleh-oleh dari Siyeon. Dia barusan nyampe apartemen habis dateng dari Bali. Katanya cokelat ini enak banget. Ada rasa matcha juga."
KAMU SEDANG MEMBACA
what do you even know? | SeungJin
Fiksi PenggemarHyunjin yang harus pura-pura jadi uke demi bisa pdkt sama Seungmin. 17-12-22 s/d ?? © 2022 by hwangsoul
