16. kejutan.

207 13 0
                                        


  Baekhyun tertidur pulas setelah pulang dari rumah sakit..

Tidak terasa hari makin gelap, dan Baekhyun masih tertidur.

Di sisi lain Chanyeol tersenyum lalu melangkah mendekati ranjang.

Tangannya bergerak mengelus Surai rambutnya.

" Maaf jika aku pernah menyakiti mu!, Aku bukan lah seseorang yang baik untuk mu yang terlalu baik."

" Aku berterimakasih kepada mu Baekhyun, telah mempercayakan kesempatan ini, aku akan menjagamu dengan tenaga ku sendiri." Batin Chanyeol masih senantiasa mengelus Surai rambutnya.

Dirinya kembali melangkah keluar dengan hati-hati, ia takut membangunkan Baekhyun.

Chanyeol berjalan menuruni tangga dan kearah dapur.

Sebuah kue ulang tahun sudah terletak di sana.

Chanyeol tersenyum sembari melirik jam dinding, matanya tidak berhenti jam yang menunjukkan pukul setengah 12 malam.

  Pria jakung itu membuat kejutan yang cukup berkesan bagi nya sendiri, walaupun sederhana tapi ia yakin. Bahwa Baekhyun akan menyukainya.

Chanyeol yang masih di dapur, mendengar langkah kaki yang menuruni tangga.

Dengan ragu, Chanyeol mengutip,

Dan Yap itu Baekhyun.

Chanyeol seketika panik, waktu belum menunjukkan pukul 12 malam. Tapi Baekhyun mulai mendekat ke arah dapur.

Pria jakung itu memutar otak untuk membuat Baekhyun menjadi sibuk .

Chanyeol segera mengeluarkan headphone nya dan menghubungi telepon rumah yang berada di kamar mereka.

Rencana Chanyeol berhasil, Baekhyun kembali manaiki tangga untuk menjawab panggilan tersebut.

Mata Chanyeol kembali menatap jam dinding di dapur.

" Satu menit lagi." Chanyeol menghidupkan lilin di atas kue. Dan berdiri di depan pintu masuk dapur.

Chanyeol menunggu kehadiran Baekhyun,dan alhasil seseorang yang ia tunggu datang sembari mengucek matanya yang masih terkantuk-kantuk.

" Happy birthday to you, happy birthday to you, happy birthday to Baekhyun" Chanyeol menyanyikan sebuah lagu ulang tahun membuat Baekhyun menitikkan air matanya.

Chanyeol yang melihat itu mendekatkan tangan nya ke wajah Baekhyun, ibu jari mengusap lembut air mata yang tersisa.

" Selamat ulang tahun Baekhyun" ucap Chanyeol membuat Baekhyun menganggukkan kepalanya sembari tersenyum.

" Buatlah permintaan sebelum meniup lilinnya" Chanyeol -.

Baekhyun mengepalkan kedua tangannya setinggi dadanya, dengan kepala menunduk. Baekhyun mulai membuat permohonan di dalam hati.

Setelah selesai lalu ia meniupnya.

Senyum terukir di wajah cantik nya.

" Terimakasih Chanyeol" Baekhyun langsung menerjang tubuh Chanyeol dengan pelukan, walaupun hampir oleng. Chanyeol sangat bersyukur karena, Baekhyun mau menerima kekurangan nya.

'' tadi kamu memohon apa?" Chanyeol -.

" Itu rahasia tahu" Baekhyun dengan kesal sembari memanyunkan bibirnya.

Melihat itu Chanyeol langsung mengecup sekilas bibir itu.

Wajah Baekhyun memerah seperti tomat, dia sangat malu.

" Kenapa eo?"ucap Chanyeol menggoda.

" Isshh Chanyeolie" Baekhyun memeluk tubuh Chanyeol dan menduselkan kepala pada dada bidang Chanyeol.

" Chanyeol, jika aku tidak selamat melahirkan anak kita! Kau harus melepaskan ku ya!" Baekhyun mengatakan itu membuat Chanyeol menangkup wajah perempuan mungil itu.

" Kita akan melakukan bersama-sama, jangan berfikir seperti itu, jika kau tidak ada siapa yang akan menjaga baby park? Kau harus bertahan. Hmm!"

" Aku akan mencoba Chanyeol, aku akan bertahan untuk ini.. aku sudah mengharapkan keluarga kita harmonis."  Batin Baekhyun.

Holla.

Annyeong annyeong jgn lupa vote dan follow me.

Oh ya jgn lupa mampir ke cerita temen ku.

Tolong di ramaikan.

Jgn lupa vote ya!!

Happy reading semuanya.
 

LOEY PARK.Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang