happy reading!!
***
Waktu telah menunjukkan pukul 4 sore, teman-teman Ashel juga sudah berada di rumah Ashel, kini mereka semua berkumpul di ruang tamu untuk belajar, walaupun Zee Ella dan Adel beda kelas tapi mereka tetap ikut, biasalah Adel dipaksa ikut sama Zee dan Ella.
"Eh Shel, rumah lo gada makanan apa? Mau ngemil nihh, mana bisa fokus gue belajar." Ucap Ella tak tahu malu.
"Eh curut, lo aja ga buka buku, sok-sokan fokus." Timpal Callie kesal. Karena memang Ella dari tadi tidak membuka buku pelajarannya, hanya sibuk bermain game.
"Nah karena itu gue ga buka buku. Dari pada lo, buka buku tapi malah scroll tiktok." Teman-temannya yang disana dibuat kesal dengan mereka yang terus bertengkar.
Fiony memijat keningnya, "Aduhhh, pusing deh gue lo berdua berantem terus."
"Tau lo pada, sehari aja gausah berantem, jodoh tau rasa lo." Tak terkecuali Adel, ia ikut kesal mendengar kedua temannya adu bacot terus.
"Dih amit amit jodoh gue dia." Callie menunjukkan muka jijiknya.
"Jangan sok amit-amit deh, tar lo jatuh cinta sama gue, gue ga tanggung jawab ye." Ella mengedipkan satu matanya menggoda.
"Idih najis ewh."
Baru saja Ella mau balas, tapi terhenti karena terdengar suara pintu terbuka, ternyata Chika baru saja datang dari luar.
"Nih cemilan buat kalian." Chika meletakkan dua kotak pizza dan beberapa plastik berisi snacks, yang pasti membuat mereka semua berbinar, rezeki anak rajin.
"Wihhh, ini baru kakak gue, pengertian banget sih lo kak, tau aja adik lo yang cakep ini lagi laper." Ella langsung membuka kotak pizzanya dan mengambil satu potong pizza. Kegiatan Ella diikuti oleh Zee.
"Makasih kak chikuy." Ucap Zee.
"Makasih kak Chikaaa." Ucap Callie dan Fiony.
"Lo tadi izin keluar buat beli ini kak?" Tanya Ashel. Chika tersenyum dan mengangguk. Ya, tadi sebelum para temannya datang, Chika izin keluar sebentar pada Ashel.
"Yaudah, gue ke dapur dulu ya, kalian pada mau minum apa?" Ashel heran, sebenarnya yang tuan rumahnya siapa, karena malah Chika yang melayani mereka.
"Eh, gausah kak, mereka bisa ambil sendiri kok." Ucap Ashel tak enak.
"Iya kak bener." Callie ikut menjawab.
"Udah gapapa sekalian gue mau ke dapur. Gue bawain kalian cola aja ya, kemarin gue sempet beli beberapa." Mereka semua jadi merasa tak enak, termasuk Ashel. Mau tak mau mereka pun mengiyakan, tak enak juga kan menolak tawaran baik Chika.
Chika menuju ke dapur, menyiapkan minuman untuk para adik kelasnya.
"Kak, gue bantuin." Adel langsung menyusul Chika ke dapur, Ashel yang melihat hanya diam, ia baru saja berniat ingin membantu tapi sudah keduluan Adel.
Tak lama Chika dan Adel kembali, Chika membawa dua botol cola besar dan Adel membawa nampan berisi 6 gelas yang sudah terisi es batu. Mereka letakkan diatas meja, Ashel hanya memperhatikan mereka, lebih ke Chika.
"Nih, kalo cola nya kurang, kalian ambil lagi aja ya, masih banyak kok." Ucap Chika seolah-olah ia tuan rumahnya.
"Iya kak, aman." Chika baru saja ingin beranjak namun Fiony memanggilnya yang pasti membuat Chika berhenti dan menoleh.
"Kak, boleh ajarin mtk ga? bsk kita ujian mtk nih, kak Chika kan pinter hehe." Chika sempat berpikir, lalu ia mengiyakan, tak ada salahnya kan mengajari adik kelasnya, toh sahabatnya juga sering minta diajarin sama dia.
KAMU SEDANG MEMBACA
Infinite Love
Romancega perlu deskripsi2an ya, langsung baca aja. just for fun aja xixi happy reading all💃 ⚠️G x G AREA⚠️ ⚠️CHIKSHEL AREA⚠️ yg ga suka 🚷dilarang masuk!🚷 011122 - 080622
