4||welcome dad

231 173 83
                                        

-•GEMINTANG•-

【𝐀𝐩𝐩𝐫𝐞𝐜𝐢𝐚𝐭𝐞 𝐦𝐞 𝐛𝐲 𝐯𝐨𝐭𝐞 𝐧 𝐜𝐨𝐦𝐦𝐞𝐧𝐭〗
Arigatou gozaimasu♡

Happy reading all...



Berjumpa dengan seseorang yang kita sayangi setelah sekian lama tak bertemu itu sangatlah menyenangkan bukan? Sama hal nya dengan keluarga Gemintang yang saat ini mereka tengah berada di sebuah bandara bersama bunda untuk menjemput sang ayah.

Di hari itu tepatnya pukul 11 siang, bandara terasa sangat ramai dipenuhi orang-orang yang saling menghantam satu sama lain. Nebulan dan ketujuh putranya sampai kesulitan untuk menerobos tubuh orang-orang yang mendesaknya...

Drttt....

Drttt...

Drttt...

dering ponsel itu berasal dari saku jeans Tama. ia mengambil ponsel itu, lalu dari balik layar nya terlihat seseorang yang tengah mencoba menghubunginya. itu Arjuna yang sedang menghubungi Tama. Segeralah Ia geser tombol berwarna hijau itu dan menempelkannya ke daun telinga.

"Hallo Ayah? Ayah sudah sampai mana? Tama sama yang lain sudah di bandara, tapi disini rame yah, Tama susah gerak apalagi sama yang lain" kata Tama dengan suara yang sedikit keras.

" hallo mas, Ayah baru keluar pesawat, kamu bunda dan adik-adik tunggu di lobby saja, takut nanti kalian sesak napas disana ya" perintah sang ayah.

"Oh Siap yah, kalau gitu Tama sama yang lain tunggu di lobby, ya ayah, see u" ucap Tama mematikan sambungan telepon itu.

"Bunda, ayah suruh kita buat tunggu di lobby karena ayah takut kalau kita terus disini, yang ada adik-adik ada kena hantaman mereka bun." Ucap Tama seraya memegang tangan sang bunda.

"Oh yasudah kalau begitu, ayo adek, mas..Ayo kita ke lobby" ajak bunda sambil menuntun Zaki dan Jenggala, lalu di ekori oleh Hares, Akasa, Satria, Abi, dan Tama.

-••-


Sudah setengah jam mereka menunggu kehadiran Arjuna, namun sayangnya sosok Arjuna tak kunjung datang. Jangankan sosoknya, batang hidungnya pun sama sekali belum mereka lihat.

"Bundaaa, Ayah kok lama banget sih, aku cape nunggu nya, ayo kita samperin ayah aja bun" rengek Jenggala melipat kedua kaki dan menempelkan dagunya itu di atas lutut.

"Sabar ya sayang, sebentar lagi ayah pasti dateng percaya deh sama bunda" jawabnya mengelus surai Jenggala.

Hares, Akasa, Tama, Zaki, Satria serta Abi yang melihat itu pun menghampiri Jenggala lalu melipat kedua kakinya persis seperti yang adiknya lakukan.

"Dek...ayah itu kerjanya super, super sibuk. jadi wajar aja ayah telat nemuin kita, jadi kita sabar ya? Gala mau kan tunggu ayah sebentar lagi?." Tanya Akasa menempuk pelan punggung Jenggala.

"Nah bener tuh, selain sibuk penerbangan, ayah juga jarang buka handphone, Jadi wajar aja ayah sibuk" Sambar Abi.

"Gala, ayah itu kaya superhero yang susah banget buat ditemuin. karena ayah slalu sibuk bantu rekan-rekan kerjanya. jadi kita harus sabar kalau mau ketemu ayah" kata Satria tersenyum tepat berada di depan Gala.

GEMINTANGTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang