Kematian Itachi

1.7K 95 2
                                        

Suara nyanyian burung pagi mengerjapkan kelopak mata Sakura, ia melirik ke sekitar, tubuhnya terasa berat ketika menyadari bahwa Sasuke masih tertidur menindihnya, kepalanya masih terasa pening ketika ia mengingat apa yang sudah mereka lakukan semalam, tak terhitung berapa kali Sasuke 'menggarapnya' sampai-sampai ia merasa pusing dan mual lantaran kelelahan menghadapi serangan bak monster itu.

Melihat wajah damai Sasuke yang masih tertidur pulas membuat wanita merah muda itu tenang, andai saja lelaki yang ia cintai itu mau menghentikan niat balas dendamnya dan pulang bersama dirinya, sudah pasti ia akan siap menjadi dan melakukan apapun untuk membuat Sasuke bahagia.
Tapi entah mengapa hatinya masih sakit, lelaki itu sudah dua kali menyentuh tubuhnya dan menidurinya hingga berkali-kali dalam sekali sentuhan tanpa mengatakan bahwa ia mencintainya.

Entahlah apa yang ada dalam fikiran Sasuke, dia selalu bersikap dingin namun sedikit menghangat padanya ketika ia ingin bercinta. Lelaki yang selalu menganggapnya menyebalkan itu selalu membuatnya terus diterpa kebimbangan, namun meskipun ia telah menyakitinya, entah mengapa hatinya selalu mencintainya dan tak pernah bisa menolak ketika ia ingin menyentuhnya.

"Sakura baka...." gumam Sakura mengutuk dirinya sendiri.

Kedua kelopak mata Sasuke mengerjap, ia terbangun kemudian menarik kedua tangan Sakura yang tengah menutupi wajahnya.
"Sakura...., kenapa?" Tanya si bungsu Uchiha.

Sakura menangis sambil menahan kungkungan tubuh Sasuke yang masih tetap di atasnya, "Sasuke kun....., apa kau mencintaiku?" Ia menanyakan hal yang sama seperti sebelumnya berharap akan mendapatkan jawaban dari lelaki yang ia cintai.

Sasuke segera membangkitkan tubuhnya kemudian segera mengenakan pakaiannya, "ini sudah pagi, kau bisa mandi di sana, bersihkan tubuhmu!" Katanya menunjuk ke arah kamar mandi.

"Sasuke kun, aku hanya butuh jawabanmu, kenapa kau selalu...." protes Sakura.

"Cukup Sakura !!, aku tidak ingin membahas hal itu" tegas Sasuke.

Sakura menganga, hatinya sakit bagaikan tertusuk berjuta duri, "kenapa kau lakukan ini padaku?, apa aku hanya barang mainan bagimu? Apa kau memanfaatkan perasaanku untuk memuaskan nafsumu?, apa kau melakukan hal yang sama terhadap perempuan berkacamata itu?, kau anggap aku ini apa?" Celoteh Sakura yang membuat Sasuke geram.

"Sakura, cepat bersihkan tubuhmu, kau harus kembali, di tempat ini terlalu berbahaya" ucap Sasuke, "dan harus kau ketahui bahwa...., aku sama sekali tak pernah menyentuh perempuan lain, karena memang aku tak menginginkannya" lanjutnya.

Blussshhh kedua pipi Sakura memerah, sejuta kupu-kupu terasa beterbangan di dalam hatinya, ia tak menyangka bahwa pria sedingin Sasuke mengatakan hal itu padanya, bahkan ia tak pernah menyentuh perempuan lain? Benarkah?, apakah itu artinya ia spesial bagi Sasuke?, tapi mengapa pria itu tak pernah mengatakan bahwa ia mencintainya?. Segala dugaan dan berbagai macam prasangka tertanam dalam otak Sakura.

"Sasuke kun..., jika memang tujuanmu ingin benar-benar balas dendam, pulanglah setelahnya bersamaku" ajak Sakura. "Tapi akan lebih baik jika kau tak melakukan hal itu, Sasuke kun" lanjutnya.

Tatapan dingin Sasuke memancarkan aura gelap, "itu bukan urusanmu, Sakura" katanya seraya bergerak keluar kamar.

Raut terkejut sontak saja terpancar dari wajah Karin yang sudah berdiri di balik pintu sebelah luar kamar Sasuke, perempuan berambut merah itu tampak geram dan cemburu buta kala ia melihat pakaian Sasuke yang berantakan beserta Sakura yang masih terbaring dengan tubuh telanjang dan ditutupi selimut.

"Kaliannnn, telah melakukan apa?" Tanya Karin sambil menelan ludahnya ketika ia menatap dada seksi Sasuke yang tampak terbuka lebar.

Bungsu Uchiha itu segera menutup pintu kamarnya kemudian meninggalkan Karin yang masih melongo.

The Light of UchihaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang