Dimensi Sasuke

2.2K 108 3
                                        

Semilir angin segar terasa menyibakkan rambut Sakura, matanya berbinar kala ia melihat air terjun yang tinggi dengan beberapa tanaman hijau beserta bunga-bunga ungu dan merah yang mengintip di balik batu, ia berlari sembari memutar tubuhnya memperhatikan sekeliling yang lebih mirip seperti taman bunga, tak lupa juga pohon-pohon rindang berdaun hijau yang teramat sejuk. Ia menjatuhkan tubuhnya kemudian terlentang menatap ke arah langit sembari tertawa kecil, "indah sekali" gumamnya.

Sakura melirik ke arah pohon, tampak jelas seorang lelaki tengah duduk di atas dahan besar yang daunnya menjuntai ke bawah, ia sedang menatap dan tersenyum padanya, wajahnya teramat tampan bahkan nampaknya lebih tampan dari sebelumnya, "Sasuke kun" ucap Sakura.

"Selamat datang di dimensiku" ucap Sasuke sebelum ia melompat dari atas lalu menindih tubuh mungil Sakura yang tengah terlentang.

Sakura mengernyitkan dahinya, "dimensimu?" Gumamnya.

Sasuke menyandera kedua tangan Sakura di atas kepala dengan tangan kanannya kemudian menggodanya dengan menggesek tipis hidung mereka hingga membuat pangkal hidung Sakura merasa gatal. Onyx dan rinnegan yang mengintimidasinya itu tampak cocok dengan wajah tampan Sasuke.
"Benar, ini adalah dimensiku, aku bisa pergi kemanapun yang aku mau, bahkan ke dalam dimensi Kaguya sekalipun" ucap Sasuke.

Sakura melotot sejenak, "apakah ini adalah kemampuan rinneg....hmp" ucap Sakura yang seketika terpotong karena Sasuke melahap mulutnya secara tiba-tiba. Ia mengaktifkan tangan kirinya dengan susanoo kemudian dengan nakalnya ia menyelinap ke dalam baju Sakura, ia menemukan gundukan daging segar mungil yang terasa empuk di sana.

"Sasuke kunhhh" pekik Sakura ketika Sasuke melepaskan kecupannya.

Bungsu Uchiha itu menatapnya sayu, "bolehkan...?" Ia bertanya yang lebih mirip seperti memohon.

Sakura sempat diam sejenak kemudian kepalanya mengangguk sembari menelan ludahnya, entahlah apa sebenarnya yang ia rasakan namun ada rasa takut dan juga rindu di dalam sanubarinya terhadap lelaki yang tengah mengungkungnya itu.

Sasuke mendekatkan mulutnya ke dekat telinga Sakura, "sudah lama aku menahannya, semenjak terakhir kali kita melakukannya, aku merindukan itu" bisiknya yang sontak saja membuat bulu kuduk Sakura seketika merinding.

"Sasuke kun, ouch akhhhmmppp" desah Sakura yang menambah semangat Sasuke untuk menggarapnya, suara rintihan wanita merah muda itu semakin bertambah seksi kala ia memasukkan miliknya ke dalam.

"Hoshh hoshhh ahhkhh Ssssasuke kun..., apa sekarang akhhh kau sudah benar-benar mencintaikuhhhh?" Tanya Sakura di tengah pergumulan mereka.

Sasuke menghentikan genjotannya sebentar ketika ia mendengar rintihan Sakura, bibirnya berseringai, "bahkan semenjak pertama kali kita kenal" ungkapnya sebelum akhirnya ia menumpahkan semua benihnya di dalam.

Sakura memeluknya erat, kakinya masih ia lingkarkan di sekitar panggul Sasuke, cairan bening keluar dari kedua sudut matanya, ia hampir tak percaya dengan apa yang telah ia dengar. Lelaki yang seumur hidupnya dipenuhi dendam dan selalu bersikap dingin terhadapnya itu ternyata menyimpan perasaannya sedalam itu pada dirinya.

Sasuke menatapnya khawatir, ia mengusap pelipis wanita merah muda itu dengan tangan kanannya, "hei...Sakura, kenapa menangis?, apa aku menyakitimu?" Ia bertanya sambil mengerutkan dahinya.

Sakura menggeleng, "aku hanya bahagia, Sasuke kun" katanya sembari mengelus kedua pipi Sasuke.

Sasuke mengecup tangan mulus itu penuh perasaan sambil memejamkan matanya kemudian ia kembali mencengkeram wanitanya dengan lebih brutal. "Kita lanjutkan lagi, Sakura" katanya yang sontak membuat Sakura bergidik ngeri karena miliknya masih di dalam.

The Light of UchihaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang