Happy Reading
Silakan di vote dulu ya biar gk lupa
Ciee nungguin, maaf ya baru up lagi
--------------------
Ck, mainan ponsel sampe senyum-senyum sendiri, suaminya di anggurin" gerutu Andra sambil melipat tanganya di depan dada
"Hehe maaf, tadi gw abis chatingan sama bunda, kasian bunda katanya rumah jadi sepi karna gk ada gw" jelas Zahra, Andra bangkit dari duduknya lalu menaiki tangga menuju kamarnya
"Lah, ngambek? " batin Zahra
"Mom, dad Zahra pamit ke atas dulu ya mau nyusul Andra" pamit Zahra Via dan Vino mengangguk.
--------------------
Zahra segera bangkit lalu mengusul suaminya yang sudah terlebih dahulu ke atas.
Ceklek
"Ndra"
Zahra mendekat ke arah Andra yang menutupi seluruh tubuhnya menggunakan selimut.
"Ndra" Zahra langsung menarik selimut yang menutupi tubuh Andra, ternyata Andra sedang tertidur.
Zahra menutupi kembali tubuh Andra, tiba-tiba Andra menarik Zahra kedalam pelukanya, sedangkan Zahra hanya bisa lagi pula dirinya nyaman di dalam pelukan suaminya.
Imsak...
Imsak...
"Ndra udah Imsak, lepas dulu ya nanti peluk lagi, gw mau kebawah ambil air putih" Andra malah semakin mengeratkan pelukannya.
"Ndra, lepas, atau gk usah peluk selamanya" ancam Zahra, Andra melepas pelukannya dan menarik selimut hingga menutupi tubuhnya.
Zahra mengambil satu gelas air putih lalu ia minum hingga tandas, setelah selesai Zahra kembali ke kamar dan mempersiapkan perlengkapan sholat untuk dirinya dan Andra, Zahra melangkah kakinya menuju Andra yang masih setia menutupi tubuhnya dengan selimut.
"Ndra, subuhan yuk ke masjid" Zahra sedikit menurunkan selimutnya agar tidak menutupi wajah Andra, ternyata suaminya itu tertidur pulas.
"Ganteng, banget suami gw" batin Zahra
Zahra terkekeh pelan, ah dirinya masih tidak menyangka di bulan Ramadhan ini dia sudah menyandang status yang berbeda, tahun ini dia menyambut bulan Ramadhan dengan suaminya, menikah di usia muda sangat tidak diinginkan olehnya, apa lagi dirinya masih kelas 11 dan Andra kelas 12, jika suatu saat nanti Andra meminta memiliki anak Zahra bingung harus menjawab apa, dirinya masih terlalu muda untuk itu semua, ah ntahlah memikirkan itu semua membuat kepalanya pusing.
"NDRA, BANGUN WOY SHOLAT SUBUH" teriak Zahra di telinga Andra, Andra yang kaget langsung membuka matanya.
"Lo bisa gk sih kalo ngebangunin suami yang lembut" kesal Andra.
"Hehe ya maap, abisnya lo gw bangunin gk bangun-bangun jadi perpaksa pake cara kasar deh" Zahra menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, Andra bangkit lalu mengambil wudhu dan segera menghampiri Zahra yang sudah menunggunya.
"Ayo, kite kemasjid" pinta Zahra.
"Gk di rumah aja? " Zahra menggelengkan kepalanya.
"Ya udah ayo kemasjid"
Pasutri muda ini berjalan kaki menuju masjid yang letaknya sedikit jauh dari rumah, tadi Andra sudah mengajak istri kecilnya itu naik mobil tapi Zahra menolaknya, katanya lebih seru jalan kaki pahalanya lebih banyak, dari pada berdebat Andra lebih baik mengalah saja.
"Ndra"
"Hm? " Andra melirik kearah Zahra.
"Gw masih gk nyangka, di bulan ramadhan kali ini gw udah punya suami" ucap Zahra.
KAMU SEDANG MEMBACA
ALEXANDRA AZZAHRA [On Going]
Teen FictionAlexandra Azzahra Menikah di usia muda? , sama sekali tidak terpikirkan oleh dirinya yang masih berusia 17 tahun Ini. dirinya di jodohkan dengan Zeaandra Alviano Aksara anak dari sahabat ayahnya, Zahra adalah wakil ketua dari geng motor CAPELLA, sed...
![ALEXANDRA AZZAHRA [On Going]](https://img.wattpad.com/cover/336097631-64-k972710.jpg)