FIFTEEN ( JUU GO )

117 62 303
                                        

( RYU )

Aahh.. apa aku benar-benar harus menghubungi Tousan?? Megumi-nee dan Kei malah menolak ku saat ku minta mereka yang menghubungi Tousan. Atau ku hubungi saja paman Kazuto? Dia juga pasti tau banyak, bukan? Ack! Tapi, pasti paman akan membalas ku dengan jawaban lain.

"Hm.. aku rasa lebih baik kau tanyakan langsung pada Danna-sama, Waka.." dia pasti akan mengatakan seperti itu.

Haah.. kurasa tak ada pilihan lain.

Aku membuka layar ponselku, nama 'Tousan' tertera di layarku dan aku menelponnya dengan ragu.

Tut.. tut...

"Haik, Moshi Moshi.." jawabnya.

Ahh, kurasa aku benar-benar sudah lama tidak mendengar suaranya.

"Hm.. Tousan, ini aku." Balasku.

Diam? Ugh, kenapa malah diam?? Rasanya sedikit canggung.

"Kalau kau tidak mau menjawab ku, akan aku tutup!" Ucapku.

"Ahh, aku akan bicara!" Sangkalnya. "Ryu-chan!! Akhirnya kau mau menghubungiku? Kau tidak marah lagi denganku? Dan, ternyata kau masih hidup ya?" Gelak nya.

"Hah?!! Jadi kau ingin aku mati muda?!" Omel ku.

"Ahaha, lagipula kau tidak pernah menghubungiku, kupikir kau sudah di telan Yakuza atau mafia lain. Yaah, kalau itu terjadi, mungkin aku akan menjadi godaime* setelah mu." Gelaknya lagi.
*Generasi kelima. Ryu adalah pemimpin generasi keempat.

Ugh! Apa dia benar-benar ayahku??

"Lalu, ada apa? Kenapa anakku yang Kawai* ini tiba-tiba menghubungiku? Atau, jangan-jangan kau merindukanku?" Dia tertawa kali ini??
*Kawai ; manis.

"Aku tidak merindukanmu, kau tau!" Balasku yang hanya dibalas dengan tawa ringannya. Syukurlah, kurasa ayahku baik-baik saja.

"Jaa, Tousan, aku ingin kau memberitahuku informasi tentang klan Inoue, kau pasti tau banyak kan karena mereka adalah salah satu klan yang dulu berada di bawah pimpinanmu. Jadi, bisakah kau memberitahuku informasi tentang mereka?" Pintaku.

Hening? Lagi-lagi Tousan terdiam? Apa ada yang salah dengan permintaanku?

"Kenapa kau tiba-tiba menanyakan tentang mereka? Apa terjadi sesuatu? Atau kau hanya tertarik dengan mereka? Jika benar, lupakan saja, aku tidak akan membicarakannya padamu." Ucapnya. "Jika kau mengubungi ku hanya untuk mencari tau tentang mereka, lebih baik ku tutup sekarang."

Hah?!! "Tunggu, Tousan! Ada apa denganmu? Kenapa nada bicaramu jadi berubah? Apa terjadi sesuatu diantara klan?" Seru ku.

"Aku tak akan membicarakannya, jadi akan ku tutup __"

"Mereka ada disini!" Potongku.

"Hah?! Kau bercanda? Untuk apa mereka ada di sana? Apa kau ingin memancingku untuk bicara dengan cara berbohong padaku?" Marahnya.

"Cih! Aku tidak berbohong, aku bertemu dengan Inoue Naomi disekolah, aku pun tak tau apa yang sedang dia lakukan di negri ini. Maka dari itu, aku ingin mencari informasi darimu. Ada apa denganmu yang tiba-tiba emosi?" Balasku. Dan, Tousan tak menjawab lagi.

"Ternyata benar? Terjadi sesuatu diantara klan, bukan? Kalau begitu, ceritakan padaku!" Pinta ku lagi.

"Ryu, jauhi mereka sejauh mungkin!" Seru Tousan tiba-tiba yang membuatku sedikit terkejut. "Apapun itu, kau harus jauhi mereka! Aku akan menghubungi Kei dan Megumi untuk memberimu penjagaan ketat, atau perlu, akan ku kirim lagi anggotaku untuk menjagamu lebih ketat!"

Gangster x LoverCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang