( FAYRA )
*Satu jam sebelumnya..*
Hari ini Papa, Mama, kak Davin, dan aku di undang ke acara perusahaan salah satu rekan Papa. Daannnn.. ini benar-benar sangat membosankan. Aku hanya diam tidak melakukan apapun.
Papa dan Mama masih sibuk dengan semua sapaan rekan-rekannya. Sedangkan kak Davin, sudah pasti dia sibuk dikelilingi banyak orang terutama para cewek-cewek yang mengincarnya, secara dia kan penerus keluarga Allard. jadi, itu bukan hal yang aneh lagi untuk kak Davin.
Ahaha.. liat tuh ekspresinya yang kerepotan di jodoh-jodohin sama anak dari rekan-rekan Papa. Sekali-kali liat kak Davin kerepotan memuaskan juga hehe..
Hah.. tapi kalau tau gini sih, mending aku seharian rebahan di kamar, deh. Nonton drakor, anime, atau baca webtoon pasti lebih seru, kan?
"Ohh..long time no see, Fayra!"
Spontan, aku yang mendengar suara yang tidak asing itu langsung terdiam dan mematung. Suara itu, suara yang tidak pernah aku lupakan, karena aku sangat membencinya.
Aku memutuskan untuk menoleh, dan mendapati senyum sambutan dari wajah seseorang yang sangat aku benci. Aku hanya bisa menggeram tanpa kata.
"Yaahh.. long time no see, Alex." balasku dengan senyuman paksa.
"Hm.. you're pretty as usual, Fayra." ucapnya sambil menyentuh daguku.
Aku masih tersenyum. "Bulshit!" rutukku pelan tapi masih terdengar olehnya.
Raut wajahnya berubah dingin sekejap, tapi kembali tersenyum lagi dan melepaskan tangannya dariku.
"Ohh.. bukankah kau adalah Alex? putra tunggal Dawson?" sahut Papa yang tiba-tiba saja datang.
Tidak hanya Papa, bahkan Mama dan kak Davin pun menghampiri kami. Terlihat sedikit kerutan kesal di kening mereka sekejap, tapi kemudian hilang tertutup dengan poker face mereka.
"Ah.. hai paman, lama tidak bertemu denganmu." balas Alex masih dengan senyumannya.
Ugh, berhentilah berakting dengan wajah menjijikkanmu itu.
Alex Dawson, putra tunggal kepala kepolisian cabang di USA. Dia teman.. hm.. aku tidak menganggapnya teman sih... Ah, seseorang yang kukenal yang kebetulan satu kelas denganku di SMP, dan salah satu penyebab aku meninggalkan USA setelah kelulusanku.
"Oh, Alex! Kau ada disini rupanya." seru seorang pria paruh baya yang menepuk pundak Alex dari belakang. Dia adalah Ayah Alex.
"Ah, aku bertemu dengan Mr. Allard dengan kebetulan dan menyapanya." ucap Alex.
Hmph! Kebetulan, katanya?!
"Oh, Mr. Allard, senang bertemu denganmu lagi." sapa Ayah Alex saat menyadari keberadaan Papa.
"Ya, senang bertemu denganmu lagi, Mr. Dawson." balas Papa. "Tidak biasanya kau berada di negeri ini? Apa sedang ada tugas?"
"Ah, tentang itu. Kau pasti sudah tau tentang narkotik yang sedang beredar di USA, bukan? Aku mendapat kabar kalau itu sudah mulai menyebar di negeri ini." jawab Ayah Alex menjelaskan. "Karena itulah aku datang untuk menyelesaikannya."
DEG! Aku tercekat sesaat.
Cough! Cough! Ugh! Aku tersedak!
"Fayra? Ada apa? Apa kau baik-baik saja?" tanya Mama panik dan langsung memberiku segelas air.
Aku pun meminumnya. "Aku baik-baik saja, Ma." jawabku menenangkannya.
Aku melirik ke arah Alex. Mataku terbelalak saat menyadari Alex menyeringai padaku. Shit! Tentu saja dia masih mengingatnya!
KAMU SEDANG MEMBACA
Gangster x Lover
Teen Fiction"Lihat saja, aku pasti bakal rebut peringkat ku kembali! Dan, ingat! Aku itu bukan pacarmu!" _Fayra licia to Firo amamiya_ "Hah! Kenapa mereka sampai mengincar ku? Tentu saja karena mereka takut kepadaku! Dasar mafia sialan! Dan ingat! Jangan ada y...
