Pendengaran nya mulai menangkap suara kendaraan. Apakah sekarang ia berada di mobil?
Sakura membuka mata nya ternyata benar,ia berada di dalam mobil dengan posisi tiduran dengan bantal di kepala nya.
Ibu dan ayah nya ada di depan. Tumben ayah nya tidak menyetel lagu,biasa nya ayah nya selalu menyetel lagu-lagu favorit nya saat di mobil.
Sakura bangun dari posisi nya pelan-pelan dan duduk tegak. Ia melihat ke jendela samping nya,hari sudah sangat gelap hanya ada hutan di kanan dan kiri mereka.
Tunggu,hutan?
Mereka baru pulang? Jam berapa sekarang?
Sakura meraba kantong celana nya,ponsel nya tidak ada. Kemana ponsel nya? Ia menarik tas nya dan membuka nya.
"Ibu,kemana ponsel ku?"
Sakura bertanya karena tidak mendapatkan jawaban,Sakura menoleh ke depan dan menepuk bahu sang ibu,"Ibu,liat ponsel milik ku?"
"Ah! Sakura! Kau sudah bangun dari tidur?"
Sakura mengernyit,hah? Tidur? Bukan nya ia pingsan? Ah! Lupakan wajar ibu nya sudah tua.
"Hm Iyah,dimana ponsel ku?"
"Di tas ibu,ini." Sang ibu memberikan ponsel milik nya,Sakura menerima nya.
Ia langsung menyalakan ponsel nya dan melihat jam.
"Sudah tengah malam?" Gumam Sakura,ini tidak wajar mana mungkin mereka pulang tengah malam.
Sakura menatap ayah nya. Pria itu hanya diam sambil menyetir mobil dengan tenang. Ibu nya menatap jalan.
Sakura mengerutkan kening,ibu nya adalah tipikal yang mudah mengantuk saat sedang perjalanan menggunakan mobil dan selalu tidur,apalagi ini tengah malam.
Ayah nya pun tidak bicara sama sekali, biasa nya ayah nya akan bicara pada nya walau hanya satu kalimat.
Sakura menatap kedepan menatap jalan yang mereka lewati. Ini jalan apa? Perasannya mulai tidak enak.
Ia tidak ingat pernah melewati jalan ini seumur hidup nya.
Sakura memejamkan mata nya, lalu membuka nya lagi. Saat firasat nya berkata sesuatu,benar.
Pandangan mata nya pun berbeda, Sakura berusaha tenang.
"Ibu,ayah kapan aku tidur?"
"Kau tertidur di teras, ibu dan ayah membiarkan mu tidur sementara kami melanjutkan membersihkan rumah."
"Iya kah?"
"Tentu."
"Bukan nya aku pingsan?"
Jantung nya berdegup saat ia tidak mendengar jawaban dari ayah dan ibu nya.
"Ib..."
"Diam." Sakura terdiam saat itu juga, nada bicara ibu nya berbeda dari sebelumnya.
Sakura meneguk ludahnya,benar ia berada di dalam mimpi.
"Kita kemana?"
"Menurut mu?" Kini ayah nya mengeluarkan suara, kali ini suara tersebut membuat nya takut.
"Pulang?"
"Hm."
"Aku tidak ingat kita lewat sini."
"Diamlah,kau cerewet sekali."
Wajah Sakura mulai masam, semakin ia di suruh diam semakin pula banyak bertanya apalagi jika situasi yang tidak jelas ini.
KAMU SEDANG MEMBACA
Mystery In a Dream (On Going)
HorrorHaruno Sakura gadis cantik yang memiliki kemampuan yang jarang sekali orang lain memiliki. Diri nya yang sudah biasa akan hal itu merasa baik-baik saja. Tapi,bagaimana kalau kemampuan nya itu semakin bertambah seiring usia nya. Di tambah mimpi-mimp...
