Sorry for typo and slow update enjoy! °^°
---------
*Robert Pov*
Setelah selamat dari kejadian di peristirahatan terakhir, aku terus berjalan berdasarkan insting.
Bukannya aku hanya perlu keluar dengan selamat dari sini kan?
Apa aku harus menjemput wanita itu? Tapi ia akan menperlambatku.
Arg! Apa yang harus ku putuskan?! Batinku frustasi
Kaki ku terus melangkah sementara itu pikiran ku terus berkecamuk bingung harus bagaimana.
Sampai sampai aku tidak sadar jarakku dengan sebuah kastil lumayan dekat, mungkin itu kastil pria aneh yang membawa Eliz? Entah lah siapa yang tau.
Aku memutuskan bersembunyi di balik semak semak, bingung akan keputusan apa yang sebaiknya kuambil, dan tidak lama kemudian muncullah Eliz yang sedang berlari menggunakan dress? What the?! Dia cukup cantik memakai pakaian itu!
Tapi kesenangan mataku diganggu begitu saja saat melihat Vampire yang membawa Eliz menarik tangannya, dan membawa Eliz ke dalam rengkuhannya.
Saat melihat itu entah kenapa hati kecilku merasa terbakar apalagi Eliz sama sekali tidak melakukan penolakan apapun!
Apa ini cemburu? Ah tidak mungkin.... aku tidak memiliki perasaan apapun padanya, semua ini murni untuk keluar dari sini!
"Lepasin gak lu! Gue mau pulang dih" teriak Eliz cukup kencang.
"Kalau lu pulang gue ikut" saut Vampire itu dengan ekspresi miringnya.
"Bego mana bisa, udah lah ya mimpi aja lu Los" saut Eliz jutek
Saat itu pula Vampire yang dipanggil Los oleh Eliz mendorong tubuh Eliz ke arah tembok kastilnya dan mengurung tubuh Eliz dengan tubuh dan tangannya.
Dan ia seperti membisikan sesuatu ke telinga Eliz dan mencium bibir Eliz begitu saja.
Entah setan dari mana aku melangkah maju dan langsung saja ku pukul wajah tampannya itu. walau aku tau kekuatan fisik manusia dan vampire sangat berbeda jauh tapi bukannya berusaha itu baik?
Eliz nampak terkejut dan Vampire itu pun mulai bangkit berdiri. Saat pengawal pengawalnya ingin maju nampak Vampire itu memberi tanda pada mereka agar tidak maju.
"Huh, pangeran berkuda putih?" Senyum miring terukir di bibirnya.
"Gue hanya menyelamatkan teman, apa tidak boleh?"
"Gue rasa lu suka ama dia" jawabnya sambil mengamati tubuhku.
"Bukan urusan lu!" Bentakku kasar
"Tentu ini urusan gue karena Eliz itu Mate gue" jawabnya tepat di depan wajahku.
"Lu bukan manusia, sadar diri dong"
"Dibanding lu? Cuman manfaatin Eliz." Katanya to the point.
Shit tau dari mana...
"Gak usah bingung gue tau dari mana, kalau mau ayo lawan gue 1 lawan 1 sampe mati" tantangnya.
"Buat apa? Gak penting"
"Ow ow ow, rupanya takut?" Ucapnya meremehkan.
Dengan kesal kuterjang tubuhnya sambil membawa pedangku, tapi dengan mudah dia menghindar dan menendangku keras hingga membentur dinding kastilnya.
Dengan punggungku yang serasa hampir remuk ku paksakan untuk tetap berdiri dan menerjang lagi.
Dengan kecepatan yang ku latih aku berhasil menggores pipinya, tapi karena aku lengah akupun ditendang pula tepat di bagian kepala.
"Carlos sudah!" Triak Eliz.
Wajahku sudah babak belur tapi tetap saja aku bangkit berdiri, tapi entah datang dari mana tangan vampire bernama Carlos ini sudah berada di leherku dan mencekik ku.
Ia tersenyum sambil menunjukan gigi taringnya.
Nafas ku tersenggal senggal, arg susah sekali menghirup oksigen saat seperti ini.
Dan saat.itu lah aku melihay Eliz memeluk Carlos dari belakang.
"Lepasin dia kalau lu mau ikut gue, jangan bunuh orang lagi cukup gue liat orang lain mati sia sia" kata Eliz.
Dan seperti anjing yang patuh Carlos pun menurut dan langsung saja menggendong Eliz sambil berputar putar.
Sedangkan aku? Aku hanya batuk batuk saja dan menghirup udara sebanyak banyaknya.
Entah mengapa melihat Eliz di sentuh orang lain membuat hati ku panas begitu saja..
Azz apa yang aku pikirkan.
"Turunin, gue pusing bego" ucap Eliz sambil memukul bahu Carlos.
"Hahaha, oke maaf sayang aku hanya senang" ucap vampire itu dengan nada yang menjijikan.
"Jijik gue, tapi ada syaratnya lu kalau mau ikut gue" jawab Eliz tiba tiba.
Dan entah kenapa mendengar jawaban Eliz membuatku senang. Berarti dia tidak mencintai vampire itu kan?
Ais ada apa dengan otakku ini!
Lupakan lupakan...
___________
Well maaf ngaret dan maaf dikit, pabet kena sindrom males nulis hehehe, maaf ya makin gak jelas ini aku paksain update karena liat banyak yang nge like hehe.
Makasih yang dah ngelike + coment *kecup para readers #plak
Jangan lupa like ya akak akak sekalian XD
Btw rencana nih cerita mau cepet kuselesain =_= mungkin beberapa part lagi selesai soalnya pabet gak ada ide buat cerita ini lagi ^·^ makasih yang dah setia baca cerita ini >°<
KAMU SEDANG MEMBACA
Death Game [COMPLETED]
Paranormalhanya orang yang kuat yang mampu bertahan! __________ halo halo ini pengganti the darkness semoga suka ya... vote jangan lupa guys!
![Death Game [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/26762773-64-k764251.jpg)