Warning typo every where
Dimulmed itu tantangan ke2. Makasih buat @xangelia yang udh repot" gambarin
----------------------
Udara khas pegunungan menyapu pelan permukaan kulitku, sinar matahari nampak malu malu keluar dari antara pegunungan di ufuk timur.
Para peserta yang lainnya pun nampaknya masih terlelap dalam mimpi indah. Dengan malas aku melakukan jogging mengelilingi wilayah camp ini.
Entah mipi yang ku alami masih saja tertempel erat di memoriku, mimpi itu serasa nyata bahkan sangat nyata untuk sebuah mimpi.
Gadis itu...... Tidak salah lagi itu pasti dia.
Tak terasa matahari kian meninggi, bulir bulir keringat pun perlahan turun jatuh ke arah wajahku, kuyakin sekarang wajahku tampak seperti banci sehabis dikejar satpol pp but, siapa peduli?
"Oi!" samar samar kudengar suara seorang gadis dari kejauhan.
Aku berusaha melihatnya namun apa daya keringat sialan ini mengganggu indra penglihatanku.
Mau tidak mau aku berdiam diri ditempat menunggu seseorang yang entah siapa memanggilku.
Beberapa detik kemudian terpampanglah wajah Olla yang nampak lelah dan wajahnya kini tampak sungguh memprihatinkan.
Jadi gembel pantes kali ya? Batinku.
Hey, jangan salahkan aku, jika kalian melihat posisi Olla yang tampak duduk lesehan dengan baju kotor seperti terkena lumpur, air dan tanah tak lupa wajahnya dan tak kalah memprihatinkan serta rambutnya yang tampak sehabis diporak paorandakan kaum Baboo apa kesan pertama yang kalian lihat ?
Tanpa berpikir 2x pun aku akan menilai Olla sebagai gembel yang baru saja keluar dari kubangan lumpur.
Hey bukannya rambut adalah mahkota perempuan?
Walaupun kalian kira aku bukan perempuan tulen tapi tetap saja aku mengerti tentang hal sepele macam itu.
"Woi melamun aja" katanya menyadarkanku dari perang badin yang kurasa berjalan lumanyan lama.
"Kenapa Oll?" tanyaku ala kadarnya.
"Waktunnya makan ma men, mau sampe jam berapa disini?" tanya Olla dengan wajah yang entahlah bagiku wajahnya mengundang seseorang untuk memberi 1 atau 2 pukulan tepat diwajah.
"Oke" dan kami pun bersama pergi ke tempat dimana semua orang berkumpul untuk mencicipi hidangan yang di sediakan Rambo.
-•-•-•-•-•-•-•-•-•-•-
"Arg kenyang" seru Angel tak tahu malu.
Memang sedari tadi Angel makan paling banyak dari kami ber 5 entahlah mungkin lambungnya elastis seperti karet?
"Malu malu-in tau gak sih" gerutu Nia pelan.
Yah, karena suara Angel yang kelewatan besarnya kami akhirnya menjadi pusar perhatian disini.
Huf, kapan coba nih anak berubah gerutuku dalam hati.
"Ih! Hak hak Angel dong mau ngapain yang penting kan Angel gak nyusahin Nia!" seru Angel kesal.
"Anak kecil" seru Nia dengan nada mencemoh.
"Angel bukan anak kecil!" jawab Angel dengan mata yang berkaca kaca "Nia jahat sama Angel" dan Angel pun pergi entah kemana.
KAMU SEDANG MEMBACA
Death Game [COMPLETED]
Fantastiquehanya orang yang kuat yang mampu bertahan! __________ halo halo ini pengganti the darkness semoga suka ya... vote jangan lupa guys!
![Death Game [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/26762773-64-k764251.jpg)