The first challenge - camp

6K 248 32
                                        

Warning!

Typo everywhere!

-----------------------------
Tempat yang nyaman dan aman, dimana semua tersedia, para penjaga berjaga. hanya yang layak yang dapat datang ke surga death game

Apa itu suatu perkemahan?

Yah mungkin saja, tetapi dimana?

Er.... para penjaga berjaga?

Apa itu seperti sesuatu yang menjaga tempat itu?

Entahlah memikirkan petunjuk itu membuat kepalaku ingin pecah.

Sebenarnya laki laki itu niat tidak sih memberikan petunjuk?!

"Kita harus mulai dari mana?" Tanya Angel.

"Mendingan kita kenalan dulu supaya gampang manggil namanya" usul gadis berambut sebahu.

"Oke, gue Angel Cindy Permata. Gue suka boneka dan gue gak suka bunuh bunuhan" kata Angel dengan logatnya yang lucu.

Kalau dia gak suka bunuh bunuhan kenapa dia disini coba

"Kalau gak suka bunuh bunuhan kok lu ada disini?" Tanya gadis berambut panjang dengan kunciran ekor kuda.

Angel hanya mengangkat bahu pertanda ia juga tidak mengerti.

Duh rasanya pingin gue jitak kepala tuh anak.

"Gue Fanny" kata seorang gadis berambut sebahu.

"Gue Nia, seperti yang lu liat gue cewek paling cakep diantara peserta disini" kata seorang gadis yang mengaku bernama Nia.

Ku akui ia memang cantik tetapi sikapnya? Cih.... Enggak banget! Tampak yang lain berdecak sebal dan ada pula yang berlagak ingin muntah.

"Gue Adolla panggil gue Olla aja." Kata gadis yang berperawakan sama tegapnya dengan laki laki dan berambut kuncir kuda.

"Gue rasa cukup basa basinya" kataku mengakhiri perkenalan ini.

" So kita mau kemana dulu? dari perkiraan gue pulau ini terdapat berbagai tempat. Mulai dari gurun, hutan, laut, sungai bahkan air terjun dan gue sangat yakin tempat tempat itu pasti gak aman." kata Fanny.

Yah memang benar apa yang dikatakan Fanny, pulau ini tidak akan ada yang aman terkecuali tempat itu rahasia bahkan mungkin sulit untuk dicari siapapun. Tunggu.. tempat yang sulit dicari? apakah hutan?

"Gimana kalau kelaut dulu?" tanya Angel

"Jangan laut lebih bahaya, kita gak tau apa yang menanti kita di laut" kataku akhirnya.

"Yah padahal Angel pingin main pasir" guman Angel pelan

Golok mana golok?
Sumpah gue harus ekstra sabar hadepin nih anak. Udah tau lagi dipulau yang aneh gini masih aja mikirin seneng seneng dipantai.

Kruyuk... kruyuk...

Bunyi apa itu? dengan cepat aku memasang kuda kuda pertahanan bersiap menyerang apapun yang akan menyerang kami.

"Eliz kenapa? mau pup?" tanya Angel dengan mimik wajah yang terlalu polos.

Jir gaya lagi keren keren gini dikira mau pup, arg god! kenapa nyiptain mahluk kayak Angel sih.

"Angel! ya ampun gue ini lagi jaga jaga gara gara gue denger bunyi aneh tadi" kataku dengan kesabaran yang semakin menipis.

Entah mengapa dihadapan Angel aku tidak bisa bersikap tak peduli.

"Tadi? Tadi itu suara perut Angel. Angel laper banget" kata Angel sembari mengelus ngelus perutnya itu.

Ya ampun..... betapa bodohnya aku, apa sebegitu takutnya aku? tidak tidak aku hanya berjaga jaga, yah hanya berjaga jaga saja.

Death Game [COMPLETED]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang