Leo yang masih terlelap tidak mendengar suara phonsel nya. Hyunsik bergegas menjawab panggilan tersebut.
"Halo.. kamu sakit apa Lee, pasti karena kehujanan kemarin ya kamu jadi demam, kamu di mana sekarang, udah makan, minum obat setelah nya" cerocos zayyan. Sementara itu hyunsik tersenyum mendengar kan zayyan yg berbicara tanpa jeda di seberang sana.
"Pantas Leo sesayang itu ke zayyan, ternyata zayyan sangat perhatian ke Leo" batin hyunsik"Halo..kenapa diam Lee" tanya zayyan yang tak kunjung mendapat jawaban.
"Halo.. maaf ini hyunsik, Leo nya sedang istirahat" jawab hyunsik. Zayyan sedikit terkejut karena tidak mengira bukan Leo yang sedang di ajak nya bicara. Leo sudah cerita semua tentang keluarga nya ke zayyan. Jadi zayyan sudah mengenal hyunsik walau hanya lewat cerita nya Leo."Maaf bg, aku kira Leo, gimana Leo sekarang bg" tanya zayyan
"Lagi istirahat dia, habis minum obat tadi,," jelas hyunsik
"Syukurlah kalok gitu bg, berati dia udah di rumah ya bg" zayyan memastikan.
"Iya.. Oya zay, gue bisa minta tolong gak ya,, kira2 Lo sibuk gak" tanya hyunsik memastikan.
"Gak kok bg,, ada apa ya bg" tanya zayyan penasaran.
"Gue harus balik ke kantor karena ada urusan mendadak, tapi Leo gak ada yg jaga, gak tega kalau harus di tinggal sendirian" jelas hyunsik. "Lo bisa gak tolong jagain Leo sebentar, sampai ortu kita pulang, jadi dia gak sendirian di rumah" sambung hyunsik.
"Bisa bg.. yaudah nanti aku langsung kesitu ya bg" ucap zayyan.
"Makasih ya zay,, maaf Loh udah ngerepotin" hyunsik merasa tidak enak.
"Gak papa bg, Leo juga udah aku anggap adik aku kok" ucap zayyan sebelum akhirnya panggil telepon di tutup. Saat menuju kerumah Leo, zayyan membeli beberapa buah buahan Untu Leo, zayyan juga menyempatkan membeli hadiah kecil Untuk sing. Zayyan membeli jam tangan karena sing sangat suka mengoleksi jam tangan. Semoga sing suka, batin zayyan.
Zayyan pun melanjutkan perjalanan nya kerumah Leo. Sesampainya di depan pintu ternyata hyunsik telah menunggu nya. Zayyan tersenyum menyapa.
"Gue titip Leo ya zay," ucap hyunsik.
"Iya bg,,tenang aja aku bakal jagain Leo" jawab zayyan meyakinkan hyunsik. Hyunsik tersenyum dan berkata. "Makasih ya zay, Lo udah buat Leo gue yang dulu kembali" sambil menepuk pundak zayyan. zayyan yang sedikit bingung dengan maksud hyunsik hanya tersenyum polos. Ternyata hyunsik merasa kan banyak perubahan pada Leo setelah berteman dengan zayyan. Leo yang lebih menghargai orang lain, lebih sopan bahkan lebih semangat kuliah. Itu lah perubahan yang di liat oleh hyunsik terhadap adik satu satunya itu."Gue pergi dulu ya zay, Leo lagi tidur di kamar" ucap hyunsik sebelum benar2 pergi dari rumah nya.
"Iya bg,, hati2 ya bg" balas zayyan. Hyunsik mengangguk dan kemudian melanjutkan langkah nya.
Zayyan menghampiri Leo yang sedang tertidur di kamar nya. Zayyan duduk di sofa kecil menyandarkan kepala , rasa kantuk pun hadir karena hari ini zayyan sedikit lelah. Tanpa sadar zayyan pun tertidur.Sementara itu sing dan yang lain sudah berkumpul di kafe tempat mereka janjian. Namun zayyan masih belum juga datang.
"Tumben ni sih zayyan ngaret"ucap Lex
"Iya,, ketiduran mungkin dia, kecapekan habis kegiatan tadi" terka gyumin.
" Mungkin, biar gue telpon aja" ucap sing. Beberapa kali sing menelponnya tapi tetap tidak ada jawaban. Beberapa pesan pun sudah sing kirim ke zayyan tapi belum ada yang di baca. Beberapa menu sudah tersedia namun zayyan matih belum muncul juga, sing khawatir pada zayyan karena tak biasa nya zayyan tidak menepati janji.
"Kalian lanjut aja makan, gue nunggu zayyan dulu" ucap sing. Gyumin dan Lex pun mulai menyantap makanan yang tersedia.Sementara itu di rumah Leo. Zayyan masih tertidur pulas, sedang kan Leo sudah terbangun dan terkejut melihat zayyan yg sedang tertidur di sofa kecil di kamar nya.
"Kenapa bg zay bisa di sini?" Tanya Leo dalam hati. Dia pun turun dari tempat tidur nya dan membangunkan zayyan.
"Bg,, bangun, bg zay"Leo menggoyang pelan bahu zayyan. Zayyan yg merasa tubuhnya bergoyang pun mulai sadar dari mimpinya.
"Eh,, kamu udah bangun Leo" tanya zayyan. Leo mengangguk dan bertany.
"Kok Lo ada di sini bg, bg hyunsik mana" tanya Leo heran
"Owh,, bg hyunsik tadi yg nyuruh aku kesini buat jagain kamu, dia ada urusan mendadak katanya, jadi dia gak tega ninggalin kamu sendiri" jelas zayyan. Leo ber oh ria dan mengangguk kan kepala nya.
"Loh bg,, Lo gak Dateng ke kafe bareng bg sing dan yang lain?" Tanya Leo ingat akan satu hal. Zayyan pun baru menyadari nya dan terkejut.
"Oh iya,, aduh kok aku lupa ya,, jam berapa sekarang" gegas zayyan melihat ponsel nya. betapa terkejutnya zayyan banyak panggilan masuk dan beberapa chat dari sing.
"Yampun.. udah jam segini pasti mereka udah lama nungguin aku" resah zayyan. Dia pun langsung menelfon balik sing."Halo sing,," panggil zayyan
"Halo zay,, Lo dimana, Lo baik2 aja kan kenapa baru kasih kabar" jawab sing khawatir.
"Ya aku baik2 aja,, maaf pasti kalian menunggu ku terlalu lama" serak zayyan merasa tak enak.
"Iya emang Lo dimana,, jadi kemari gak" tanya sing memastikan
"Aku lagi di rumah Leo,, dia sedang sakit jadi aku menemani nya" jelas zayyan. Deg hati sing sakit mendengar penjelasan zayyan, betapa kecewa yang di rasakan nya saat ini, demi Leo zayyan melupakan ulang tahun nya, sahabat yang lebih dulu zayyan kenal justru yang sekarang dia abaikan itu lah yang sing rasakan saat ini.
"Halo sing.. kamu masih disana" tanya zayyan karena tak ada jawaban dari sing.
"Ehmm.. iya, Lo gak perlu nyusul kita kemari, kita udah mau balik, Lo urus aja bocah kesayangan Lo itu." Jawab sing ketus lalu mematikan panggilan. Zayyan tertegun melihat phonsel nya yang sudah mati.
"Pasti sing sedang marah" zayyan terkekeh kecil agar Leo tak merasa bersalah.
"Bg sing marah ya bg, maaf ya bg semua ini salah gue" sesal Leo
"Hhhee gak papa Leo, dia kalau marah gak bakal lama kok," zayyan berusaha meyakinkan Leo. " Kamu udah gak papa kan, aku tinggal dulu ya" sambung zayyan.
"Iya bg, gue udah gak papa kok bg, makasih iya udah mau jagain gue" ungkap Leo.
"Iya sama2,, aku pulang ya." Zayyan pamit dan segera menuju ke kafe di mana sing dan yang lain berada.Zayyan mencari keberadaan teman nya namun tak menemukan mereka, rupanya sing memutuskan untuk pulang setelah pembicaraan nya dan zayyan berakhir. Gyumin dan Lex yang tau sing sedang tidak baik mood nya pun hanya menuruti nya.
Zayyan memutus kan untuk menuju rumah sing,, sesampainya di rumah sing."Permisi sing... Ini zayyan. Sing" panggil zayyan sambil mengetuk pintu rumah sing. Sing yang sebenarnya malas untuk bertemu zayyan terpaksa membuka pintu karena zayyan tak berhenti memanggil nya. Mau tidak mau sing membuka pintu rumah nya.
"Kenapa kau kemari" ketus sing
"Aku minta maaf sing, aku tau kamu pasti marah" ucap zayyan penuh sesal.
"Itu semua sudah tidak penting zay, yg penting bagi mu hanya anak itu," kesal sing
"Dia sedang sakit sing, jadi aku tidak mungkin meninggalkan nya sendiri" jelas zayyan berharap dapat memberi sing pengertian.
"Yasudah..lalu kenapa sekarang kau berada disini dan bukan menjaga nya" tanya sing. Zayyan terlihat bingung harus menjawab apa.
"Sudahlah zayyan seperti nya kau Sudak tidak nyaman berteman dengan ku, kembali lah,, bermain sepanjang hari mu dengan nya, aku berjanji mulai saat ini aku tidak akan mengganggu mu" ucap sing yang membuat zayyan terkejut.
"Apa maksud mu sing" tanya zayyan bingung.
"Aku rasa kita tidak perlu berteman lagi zayyan" tegas sing
"Hanya karena hal sepele kau sampai seperti ini sing" ungkap zayyan sedih.
"Kau mengabaikan hari ulang tahun ku zay,, yang selalu kita rayakan bersama dan kau tau itu, tapi hari ini kau menganggap nya sepele" ucapan sing terhenti. "Oke baiklah ternyata persahabatan kita sebegitu sepele nya bagi mu zay" rasa kecewa semakin besar sing rasakan.
"Tapi sing.. aku punya alasan" zayyan masih berusaha membela diri.
"Cukup zay,, pulang lah. Hari ulang tahun ku sudah berakhir. Aku juga sudah sangat lelah,, menunggu mu berjam2 di kafe membuat ku lelah" sing berbicara dengan nada menyinggung.
"Maaf kan aku sing.. sekali lagi aku minta maaf" ucap zayyan dengan perasaan sedih. Sing tak menjawab dia langsung masuk dan menutup pintu rumah nya.Zayyan melangkah dengan perasaan yang sedih, persahabatan yang sudah terjalin lama harus hancur begitu saja tanpa bisa zayyan cegah.
Jangan bosen2 ya guys buat kasih dukungan ke author.,, biar makin semangat buat up ceritanya.. makasih xbliss....💚

KAMU SEDANG MEMBACA
You Memories With Me ( Zayyan)
SonstigesBiarkan aku memberimu sedikit kebahagiaan walau aku tau setelah ini aku lah yang butuh kebahagiaan itu.