Bab 37 ~ Serangan Penghabisan

802 92 11
                                        

👑👑👑

VOTE sebelum baca!

Helios mengangkat satu tangannya ke atas dan tiba-tiba udara berkumpul di tangannya.

Swing swing swing!

Sebuah pusaran angin berputar cepat di tangan Helios seperti gasing. Di tengah nya terdapat udara yang di padatkan seperti bola, tapi jika kamu menyentuhnya, jari mu akan terpotong tanpa kamu sadari.

Zeno menoleh pada Helios yang sedang bersiap dengan jurus terkuat nya.

“Helios, jangan bilang...” kata Zeno yang tidak melanjutkan ucapannya.

“Zeno, b4jing4n ini terlalu sombong. Bukankah kita harus mengajarkan nya tatakrama?” kata Helios tanpa menoleh pada Zeno.

Zeno tersenyum mendengar ucapan Helios dan bersiap mengeluarkan jurus terkuat nya. Tangan kirinya memegang pergelangan tangan kanannya yang mengarah ke bawah.

“Heh, ternyata kalian ingin melakukan serangan penghabisan. Kalau begitu aku akan dengan senang hati meladeni kalian” kata Revan dan tiba-tiba udara terasa dingin, bahkan penonton pun ikut merasakan dingin dari sihir Revan.

Stevan yang melihat ketiga lawannya mulai serius hanya bisa tersenyum masam. Mana nya tinggal tersisa sedikit karena harus menghindari serangan Revan, dan sekarang, kedua murid tersisa yang berada di satu Akademi akan melakukan serangan pembalasan pada pemuda berelemen es itu. Padahal ia yakin jika Helios dan Zeno berada di kondisi yang sama seperti nya, tapi mereka tetap akan melakukan serangan pembalasan.

'Baiklah, aku juga akan mengerahkan semua kekuatan ku. Jika aku kalah, setidaknya aku tidak seperti pengecut yang bahkan tidak bisa mengeluarkan jurusnya.' pikir Stevan.

Ia mempunyai elemen api dan tanah. Setiap harinya ia berlatih secara sembunyi-bunyi dan menciptakan jurus gabungan selama dua tahun terakhir tanpa di ketahui oleh siapapun.

Sangat sulit melakukan penggabungan pada dua elemen. Apalagi jika seseorang mempunyai elemen yang saling bertentangan, bagaimana cara menggabungkannya?

Jika seorang penyihir berhasil membuat penggabungan pada dua elemen, itu berarti ia tidak lagi mempunyai dua elemen, melainkan tiga elemen.

Stevan mengambil napas secara perlahan lalu menutup mata untuk berkonsentrasi. Bagaimana pun juga, sihir penggabungan memerlukan konsentrasi yang luar biasa tinggi.

Tik!

Tetesan air jatuh terbayang di kepalanya, bahkan ia bisa mendengar jelas suara tetesan air tersebut. Saat ini ia sedang dalam mode 'Zone', mode yang mempertajam semua inderanya 1 juta kali lebih cepat.

Mode 'Zone' hanya dimiliki oleh orang-orang yang bisa menggabungkan dua elemen.

Stevan membuka mata dan mengeluarkan asap tipis dari mulutnya.

Di saat Stevan memasuki mode 'Zone', semua orang di coloseum dapat merasakan perasaan seperti sedang di awasi.

“Apa kalian merasakan nya? Perasaan ini.... adalah tanda seseorang memasuki mode 'Zone'!” kata mc memecah keheningan.

“TAHUN INI, ADALAH TAHUN PARA MONSTER!” teriak mc bersemangat.

“WOOOOO!!”

Para penonton pun semakin bersemangat karena bisa melihat langsung seseorang dalam mode 'Zone'. Tidak sia-sia mereka menonton kompetisi viceroy secara langsung!

'Jadi ini mode Zone' kata Theo dalam hati sambil menatap para peserta di arena.

'Sangat mendominasi' lanjutnya sambil tersenyum tipis.

Extraordinary PrinceCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang