👑👑👑
VOTE sebelum baca!
“Ku pikir akan mendapat samsak tinju, tapi siapa sangka samsak tinju itu akan malah balik menyerang” kata Kenzi yang berjalan di samping Theo menuju tempat khusus 10 pemenang.
“Kenapa tidak? Bahkan ketika diam pun, samsak tinju tetap membuat sakit pemukulnya” balas Theo.
“Kamu menantang ku?!” kata Kenzi kesal.
'Lah? Bukannya dia duluan yang mulai? Kenapa malah dia yang baper?' kata Theo dalam hati
“Mana mungkin.” balas Theo yang tidak mau ambil pusing.
***
Sepuluh peserta berikutnya dipanggil oleh mc. Leizen dan Nafis termasuk ke dalamnya.
“Semoga saja mereka berdua bisa bekerjasama sama” kata Helios memberi komentar.
“Aku tidak terlalu yakin. Junior Leizen terlalu pendiam dari Theo. Tapi setidaknya mereka akan saling menjaga” kata Zeno.
“Ku harap begitu”
👑👑👑
Di aula Akademi Cumulus.
“Kenapa Theo tidak menggunakan sihir selama pertarungan tadi?” tanya Rafael bingung.
“Mungkin saja mana nya tersisa sedikit, jadi ia harus menghemat untuk babak final” kata Oxyn menjelaskan.
“Dia itu, kenapa hanya mengandalkan ilmu pedangnya saja?! Arghh... Tapi aku juga senang dia maju ke babak berikutnya.” kata Rafael yang frustasi sendiri.
“Kamu itu sebenarnya senang apa kesal, Rafa?” tanya Oxyn yang bingung melihat tingkah Rafa.
“Apa kamu tidak lihat, Sin? Aku kesal bercampur senang. Kamu harus mengerti perasaan ku, kawan”
“Baiklah, terserah kau saja”
👑👑👑
Di tempat yang tidak di sebutkan.
“Arrrggghhh.....!” jerit seorang wanita berambut putih.
“Tahanlah, sebentar lagi sakitnya akan mereda” kata wanita lain yang juga berambut putih.
“Master... Huh... Huh... Sebenarnya... Api apa itu? Kenapa tidak pernah padam?” tanya wanita itu yang tak lain adalah Mara, sang tokoh utama kita.
“Aku juga tidak tahu, selama ini aku belum pernah gagal dalam menyelamatkan orang sakit” kata wanita lain yang tak lain adalah pilar cahaya.
“Apa tidak sakit lagi?”
“Iya... Huh... Huh... ” kata Mara yang berkeringat karena menahan sakit.
“Sepertinya ini ulah organisasi Scarlet. Tapi jika ini ulah mereka, seharusnya tidak ada yang tersisa”
Saat ini, kulit punggung Mara sedikit demi sedikit meleleh dan menampilkan tulang punggung nya. Sangat ngeri.
Api yang sebelumnya masuk ke dalam tubuhnya itu hanya bisa diperlambat oleh pilar cahaya, tapi rasa sakit itu akan kembali menyerang setelah 2 hari kemudian.
“Tidak ada pilihan lain selain meminta pelaku untuk memadamkan energi api dalam tubuh mu”
“Aku akan berusaha keras untuk menjadi kuat dan membunuh orang yang telah membunuh ibu ku!” kata Mara penuh tekad.
“Jangan terlalu berlebih untuk membalas dendam, karena itu tidak baik untuk mu nantinya” nasihat pilar cahaya.
Mara mengangguk mengerti, padahal dalam hatinya ingin mencabik-cabik orang sampai tak tersisa.
KAMU SEDANG MEMBACA
Extraordinary Prince
FantasiWelcome to Lux Imagination... 👑👑👑 Bagaimana rasanya terlahir kembali di dunia Otome Game? Game yang bergenre Harem! Apalagi terlahir menjadi seorang Pangeran dari Kerajaan Misterius? Jangan Bercanda! Naufal Pratama bahkan belum mati di Bumi, tap...
