👑👑👑
VOTE sebelum baca!
*Pertarungan tidak di jelaskan agar cepet selesai.
Theodoric tiba di kamar peserta miliknya. Kekuatan nya pulih dengan cepat pada saat pingsan karena pada saat seperti itulah mana akan terserap secara otomatis.
Ia segera ke kamar mandi untuk mandi, setelah itu ia akan melakukan yoga.
***
Pada pukul delapan pagi, colosseum sudah ramai dengan para penonton yang tidak sabar menonton pertandingan.
Kesepuluh peserta masuk ke dalam Colosseum lalu memberi hormat pada Raja dan Ratu Kerajaan Ilussio, setelah itu mereka duduk di tempat khusus peserta.
MC mengumumkan pertandingan akan di mulai. Semua atensi fokus pada layar sihir besar yang mengambang di atas Colosseum yang sedang menampilkan huruf A dan B besar yang di pisahkan oleh garis tengah.
“Waktunya pembagian tim!” teriak MC semangat. “Saya akan menjelaskan terlebih dahulu, di babak pertama final ini sepuluh peserta akan di bagi menjadi dua team, team A dan team B.
Setiap peserta akan melawan satu peserta di team musuh. Satu kemenangan bernilai satu poin untuk team nya. Jadi, semakin banyak poin yang di kumpulkan, semakin berkesempatan team kalian untuk menang.
Apakah ada yang ingin di tanyakan?” tanyanya pada kesepuluh peserta.
Melihat kesepuluh peserta diam, MC melanjutkan ucapannya.
“Saya anggap sudah mengerti. Inilah team kalian!” mc mengangkat kedua tangannya ke atas menunjuk pada layar sihir.
Layar sihir pun menunjukkan deretan nama yang berada di team A dan team B.
Team A:
1. Kenzi {Akademi Fortuna | Tingkat 3}
3. Leizen {Akademi Cumulus | Tingkat 2}
5. Geffarin {Akademi Tartaros | Tingkat 2 }
7. Revan {Akademi Nordik | Tingkat 3}
9. Stacy {Akademi Starlight | Tingkat 3}
Team B:
1. Theodoric {Akademi Cumulus | Tingkat 1}
2. Saragas {Akademi Tartaros | Tingkat 3}
3. Luciana {Akademi Bellezac | Tingkat 3}
4. Stevan {Akademi Bronze | Tingkat 3}
5. Brian {Akademi Bellezac | Tingkat 2}
“Wooooooo!!!!!” teriakan penonton bergemuruh memenuhi Colosseum, sedangkan sepuluh peserta masih menatap layar sihir dengan intens.
Kenzi menatap lekat layar sihir sambil memikirkan sesuatu.
'Ada dua tingkat dua di team ku, sedangkan di pihak lawan ada satu tingkat dua dan satu tingkat satu. Yaah, meskipun ada tingkat dua di team ku, tapi satunya adalah beban' pikir Kenzi sambil melirik Geffarin yang tampak bersemangat menatap layar sihir.
Brian yang berusaha tidak mencolok juga sedang memikirkan sesuatu.
'Dua banding tiga. Tidak buruk juga.' batin Brian tersenyum senang.
Diam-diam Theo memperhatikan gerak-gerik Brian tanpa menimbulkan kecurigaan.
“Waah, ternyata kita satu team. Mohon kerja samanya ya, adik kecil.” ucap seorang gadis di samping Theo.
Theo menoleh mendapati gadis itu yang tersenyum manis padanya. Dia adalah Luciana, satu-satunya peserta perempuan di team B, sedangkan di team A ada Stacy.
Theo mengangguk tanpa membalas perkataan nya meskipun dalam hati ia ingin memprotes dengan sebutan 'adik kecil' yang terlontar dari mulut Luciana, tapi ia terlalu malas untuk membuka suara.
“Pertandingan pertama, dimulai dari....!” MC berteriak semangat menunjukkan layar sihir yang bergerak cepat.
“Luciana dari Team B melawan Kenzi dari Team A!”
KAMU SEDANG MEMBACA
Extraordinary Prince
FantasyWelcome to Lux Imagination... 👑👑👑 Bagaimana rasanya terlahir kembali di dunia Otome Game? Game yang bergenre Harem! Apalagi terlahir menjadi seorang Pangeran dari Kerajaan Misterius? Jangan Bercanda! Naufal Pratama bahkan belum mati di Bumi, tap...
