Happy Reading.
"Aku akan kembali ke kantor, kamu istirahat saja di rumah. Kalau ingin kemana-mana bilang sama aku dulu," ucap Bryan. Trianna mengangguk, kemudian Bryan mencium kening Trianna sebelum ia masuk ke dalam mobil.
"Oh iya, aku lupa memberitahu dirimu." Bryan membalikkan badannya menatap ke arah Trianna.
"Apa?" tanya Trianna.
"Aku mendapatkan undangan pesta dari klien bisnisku, nanti lusa kamu ingin ikut bersamaku tidak?"
Trianna berpikir sejenak, "Baiklah, aku akan ikut bersamamu."
Bryan tersenyum tipis, "Sepertinya aku akan pulang terlambat, kamu kalau sudah mengantuk langsung tidur saja tidak usah menungguku." Bryan mengusap-usap rambut Trianna, Trianna menanggukkan kepalanya.
"Sampai jumpa nanti malam," pamit Bryan.
"Hati-hati di jalan," ucap Trianna.
Mobil Bryan melaju meninggalkan area pekarangan mansion. Setelah mobil Bryan tidak terlihat lagi, Trianna menghembuskan nafasnya pelan lalu berjalan masuk ke dalam mansion.
.
.
.
Saat ini Trianna sedang fokus menonton film kesukaannya di dalam kamar Bryan, di temani dengan cemilan yang melengkapi acara nonton televisinya saat ini.
Ting.
Sebuah notifikasi muncul di layar handphone Trianna, membuat perhatian Trianna teralihkan dari televisi. Trianna melihat notifikasi itu sejenak lalu menekan notifikasi itu.
Gelan💜
------------Pesan Baru-----------
Gelan💜
Kamu hari ini sibuk atau tidak?
Gelan💜
Aku ingin bertemu denganmu.
Trianna
Hari ini aku tidak sibuk.
Trianna
Ingin bertemu di mana?
Gelan💜
Di taman dekat mansion Bryan. Kamu langsung pergi
kesana saja, nanti aku akan menyusul.
Trianna
Okay.
Trianna mematikan televisi, kemudian ia mengambil tas miliknya dan memasukan handphone ke dalam tas. Trianna turun ke bawah melalui lift, lalu ia berjalan keluar melalui pintu utama.
Seorang pengawal berjalan mendekati Trianna, "Permisi nyonya." Trianna berhenti, lalu menatap ke arah pengawal yang sedang membungkukkan badannya itu.
"Ada apa?" tanya Trianna.
"Nyonya ingin pergi kemana?" tanya pengawal tersebut.
"Aku ingin pergi jalan-jalan keluar sebentar, tidak akan lama kok."
"Apa nyonya sudah meminta izin kepada tuan Bryan?" tanya pengawal itu memastikan.
"Sudah." Mendengar perkataan Trianna membuat pengawal itu merasa sedikit tidak percaya.
"Sudahlah, aku hanya jalan-jalan, tidak jauh dari sini juga."
Pengawal itu menghembuskan nafasnya pelan, "Baiklah, silahkan nyonya." Trianna tersenyum lalu kembali berjalan keluar dari mansion Bryan menuju ke taman.
Setelah berjalan dari mansion Bryan, kini Trianna sudah sampai di taman dan duduk di salah satu bangku di sana. Ia memakan es krim yang ia beli sebelum masuk ke dalam taman sembari menunggu Gelan datang.
Tidak lama setelah itu, Trianna melihat Gelan sedang berjalan mendekati dirinya. Gelan membawa sebuah paperbag, membuat Trianna menjadi penasaran dengan isi yang ada di dalam paperbag tersebut.
"Hello, Trianne!" Gelan tersenyum lalu duduk di samping Trianna.
"Ya, ada apa? Kenapa kau ingin bertemu dengan diriku?" tanya Trianna.
"Sebenarnya aku ingin memberitahukan dirimu sesuatu," kata Gelan.
"Apa?"
"Willy sudah mengetahui kalau dia adalah karakter novel."
Trianna melotot terkejut, "Benarkah? Lalu apa dia tau tentang jiwa diriku?"
"Entahlah, sepertinya dia tidak tau. Tapi, aku baru saja memberikan novel tentang dirimu kepadanya. Lalu dia bertanya apakah kamu itu adalah Trianna."
"Terus kau jawab apa?"
"Aku jawab iya."
"Kenapa kau menjawab iya?!" Trianna melirik kesal ke arah Gelan.
"Memangnya kenapa?"
"Kalau sampai dia tau kalau aku ini Trianne dan bukan Trianna gimana?! Bisa-bisa dia memberitahu kepada Bryan dan Bryan akan membunuh diriku!"
"Ah, tidak mungkin. Willy tidak akan memberitahukan soal itu kepada Bryan."
"Kan bisa saja!"
"Tidak, aku tau betul bagaimana sifat Willy. Dan karena itu aku percaya dan memberitahukan tentang itu kepadanya."
"Kok kau bisa tau?"
"Ck, harus berapa kali aku bilang ya, kamu ini pelupa. Kalau kamu ingin tau sifat Willy itu seperti apa, kamu bisa baca novel tentang dirimu."
"Novel ... tentang diriku?" tanya Trianna heran.
"Nih," ucap Gelan sembari memberikan paperbag itu kepada Trianna.
Trianna mengernyitkan alisnya bingung, "Ambil saja," ucap Gelan. Lalu Trianna mengambil paperbag dari tangan Gelan, kemudian ia membuka paperbag itu. Ada sebuah novel di dalam paperbag itu, lalu Trianna mengambil novel tersebut.
"Novel?" Trianna mengernyitkan alisnya bingung.
"Iya, itu novel tentang dirimu," kata Gelan.
"Benarkah?" tanya Trianna, Gelan menganggukkan kepalanya.
"Baca saja," ujar Gelan.
Trianna membuka novel itu dan mulai membacanya. Lembar demi lembar berlalu, sampai akhirnya Trianna membaca di mana hal yang paling tidak ia sangka terjadi.
Trianna menatap ke arah Gelan tidak percaya, ia menutup mulutnya dengan salah satu tangannya sambil menggelengkan kepalanya. Air matanya mengalir deras dari mata Trianna. Gelan mendekat lalu memeluk Trianna untuk menenangkannya, sebelumnya ia sudah menduga kalau hal ini pasti akan terjadi.
"Gelan ..." rintih Trianna sembari terisak sendu. Gelan semakin mengeratkan pelukannya.
"Siapa ... yang membunuh ayahku?"
Gelan terdiam tidak menjawab pertanyaan Trianna.
"Siapa Gelan?! Siapa?!" Tangisan Trianna semakin mengeras.
"Kamu harus membacanya sampai selesai dulu, Anne." Tangan Gelan bergerak untuk menghapus air mata Trianna.
"Sedang apa kalian di sini?!"
Satu suara membuat Trianna berhenti menangis, kemudian Trianna dan Gelan langsung menengok ke arah sumber suara.
"Bryan?!"
.
.
.
To be content.
Haaaaiii gengss. Apa kabareee? Watashi harap you semua gwenchana nee.
Gengs, itu yang di bunbun ayahnya Trianne yaa gengs, ayah aslinya Trianne. You-you semua penasaran ngga sama orang yang udah ngebunuh ayahnya Trianne? Atau ada yang udah curiga sama salah satu karakter di sini?
Buat yang penasaran, tunggu di next chapter yaa!
Jangan lupa vote, komen, dan follow akunn akuuuuu. Terimakasihhh.
KAMU SEDANG MEMBACA
IMAGINATION [END]
FantasíaGanti judul. JUDUL AWAL : Aku Karakter Novel?! . . . Seseorang dari dunia nyata bertransmigrasi ke dunia novel mungkin sudah biasa. Tapi, bagaimana jika karakter yang berasal dari dunia novel tiba-tiba masuk ke dalam tubuh seseorang yang ada di duni...
![IMAGINATION [END]](https://img.wattpad.com/cover/351138855-64-k713416.jpg)