15🔞

45.3K 707 6
                                        


" Gracia, Shani ayo makan malam dlu" ucap mama gracia setelah mengetuk pintu

"I-iya mah" jawab Shani yang sedang gugup

HAHAhahahaha!!!

"Kamu lucu bangat sih ka, mukanya kok merah" ucap Gracia dengan tawanya yang sangat kencang membuat Shani kesal

"Apasih" ucap Shani dingin meninggalkan Gracia yang masih ketawa

"Ayo sayang kita makan malam dlu " ucap mama gracia pada shani yang baru keluar

Shani hanya tersenyum ramah dan duduk, ngk lama Gracia keluar dengan memakai kaos oversize dan celana hotpants, Shani yang yang melihat penampilan Gracia mencoba untuk fokus pada makanannya

"Shan kamu kenapa" ucap mama gracia ketika melihat wajah Shani yang gugup

"En-enggak mah Shani ngk papa" jawab Shani gugup sambil menunduk

"Tapi kok muka Kaka merah" tanya Gracia memperhatikan wajah tampan dan cantik Shani yang kini berubah menjadi merah

Saat Gracia membuka suara Shani lansung menatap nya tajam, membuat Gracia menundukkan wajahnya sambil memasukan makanannya

"Di sekolah penampilan nya culun giliran dirumah, akhkkk Gracia bisa gila gw lama-lama "  ucap Shani teriak dalam hati sambil menatap Gracia penuh arti




~~~~~

GRESHAN

~~~~~





Skipp

Saat makan malam udh selesai mamahnya Gracia sudah tidur duluan tinggal Shani dan Gracia yang kini diam Diaman, saat Gracia ingin membereskan piring piring lalu berjalan melewati Shani, Gracia tiba tiba terpeleset  sehingga Gracia jatuh tepat di pangkuan Shani, membuat si empuh sedikit meringis Karena tepat mengenai adik kecilnya

"Shhhh" desis Shani berusaha menahan gejolak nafsunya

"Ehh ka maaf aku-" ucap maaf Gracia namun dipotong shani

" damn ja-jangan bergerak" gugup Shani dengan menutup matanya

Gracia yang melihat wajah Shani yang begitu merah dia penasaran lalu menanyakan nya pada Shani

"Ka, muka Kaka merah lagi, sekarang kuping nya juga " tanya Gracia sembari memegang kuping Shani yang sangat merah

"Stopph Gee" Shani mencoba menghentikan Gracia yang menyentuhnya

"Kenap-" ucap Gracia terhenti saat merasakan sesuatu yang bergerak dan menusuk nusuk bokongnya, gracia yang merasa aneh dengan perubahan Shani dia dengan cepat menaruh piring kotor nya dan lansung masuk ke kamar

Sebelum Gracia masuk kekamar dia melihat ke arah Shani

"Ka nanti Kaka Mao tidur di kamar?" Tanya Gracia

"Eng-engk di ruang tamu a-ja" ucap Shani menatap sendu Gracia

"Ydh aku mau tidur dulu ya"

Shani yang mendengar hanya mengangguk lalu dia pergi ke toilet

Pahammm lahhh kalian wkwkwkwk





~~~~~~

GRESHAN

~~~~~~






Waktu sudah menunjukan pukul 7:00
Saat ini Gracia dan Shani sudah rapih untuk pergi ke sekolah, dan Shani juga sudah menelepon Gita untuk menjemput dia dengan Gracia

Tit...

"Ehh ada nak Gita" ucap mamah Gracia yang sedang menyapu halaman

"Iya Bu mau berangkat bareng Gracia sama Shani" jawab Gita Salim sopan dengan mamah gracia

"Tuhh anaknya" tunjuk mama Gracia melihat Gracia dan Shani keluar rumah

"Mahh kita pergi dlu ya" ucap Shani dan Gracia kompak

"Iya kalian hati hati ya"





~~~~~~
GRESHAN
~~~~~~





Saat di perjalanan Shani begitu cuek dengan Gracia, Gracia merasa aneh saat Shani mendiaminya, karena dia merasa bahwa lagi kemaren malem Shani sangat akrab dengannya, Gracia pun mencoba tidak menghiraukan itu
Namun dia pandanganya kembali pada Shani saat dia mengangkat telponnya

Haloo

"Iya kenapa Chik"

"......"

"Ohh, bisa kok bisa kmu emng dimana"

"......"

"Yaudah aku sama Gita kesana ya"

Tut...

"Git kita ke halte dulu Chika mau bareng " ucap Shani pada Gita menghiraukan Gracia yang gini sedang menatapnya

"Ohh oke oke" ucap Gita menggangguk

Gita pun meneruskan jalannya menuju halte, sesampainya mereka di halte Shani turun untuk membukakan pintu

"Ehh" panggil Shani pada Gracia

"Kamu pindah di depan sana" ucap Shani dingin kepada gracia

"K-kenapa ka"  saat Gracia bicara seperti itu Shani lansung menatapnya tajam

Gracia pun mendapat tatapan seperti itu dia turun dan duduk di samping  Gita yang sedang menyetir

Di dalam perjalanan menuju sekolah Gracia memperhatikan shani yang begitu sangat dekat dengan Chika, saat sedang memperhatikan keakraban mereka  tiba tiba Shani mendekat pada Chika, namun tiba tiba Gita berhenti Karna hampir ingin menabrak kucing

"Huh untung aja" ucap Gita yang kaget

Gracia yang sedang memperhatikan mereka juga kaget karna Gita yang tiba tiba ngerem mendadak, dan kembali melihat dari kaca ternyata Shani juga sedang memperhatikan Gracia dengan tatapan dingin, Gracia pun kembali menundukkan wajahnya

Dan mobil pun kembali berjalan dan akhirnya sampai di sekolahan mereka dengan tepat waktu

"Ayo Shan kita ke kelas bareng " ucap Chika mengandeng tangan shani shani pun tersenyum berjalan menuju sekolah

Gita memperhatikan Gracia dengan tatapan lembut

"Dek ayo kita masuk" ucap Gita mengandeng  tangan gracia

"Ehh I-iya ka"gugup gracia

Mereka pun melewati koridor
Saat Gita dan Gracia sedang berjalan

Gracia tiba tiba di panggil oleh Zee

"Gree!! " teriak Zee kencang

Gracia yang merasa terpanggil ia menengngok, Gracia dibuat kaget karna tiba tiba Zee memeluknya dengan sangat erat dan nyaman, Gracia pun membalas pelukan Zee

Saat Gracia membalas pelukan Zee tidak luput dari tatapan tajam seseorang yang sedang memperhatikannya.

Perjodohan < greshan >Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang