"Emmhh, k-kakh l-lepash kamuhh mabukkh" ucap gracia sedikit memberontak
"Aku mabuk karna kamu Gee...." Ucap Shani sensual menghirup wangi bubble gum tubuh Gracia
Gracia yang menyadari posisinya yang sangat intim dengan Shani hendak berdiri namun di tahan oleh Shani, dan posisi mereka malah tambah parah kini lubang vagina Gracia yang masih tertutup oleh hotpants pas dengan penis milik Shani yang sudah menegang, Gracia tidak bisa berbuat apa apa dia hanya pasrah karna Shani menahan pinggulnya
"Emmhhh..." Desah Gracia saat adik Shani bergerak dan menusuk nusuk miliknya
"Emmhhhh..." Lenguh Shani menikmati saat penisnya menusuk nusuk milik Gracia yang masih terbungkus
Dengan perlahan Shani sedikit menghentakan pinggulnya keatas
" Ahhhhhh..k-kakh..." desah Gracia pelan saat Shani menghentakkan pinggulnya
Shani dengan tangan nakalnya mengelus paha mulus gracia dan Melepaskan pengait bra yang di pakai Gracia
Saat pengait bra Gracia sudah lepas Shani perlahan lahan menggoyangkan pinggul Gracia membuat si empuh mendesah
"Emmmmh...ahh "
Shani yang mendengar desahan Gracia dia lansung melumat bibir mungil Gracia dan meremas payudara Gracia
"Cupsh.."
"Ahhh....emmmmph "
Gracia yang berusaha bangkit dari tubuh shani tidak sengaja memegang selangkangan Shani yang sudah mengembung besar
"Emmmmhhh...." Desah Shani saat gracia tidak sengaja menyentuh selangkangannya lembut
"Gee a-aku udh ngk kuat" ucap Shani dengan cepat mengendong Gracia ala bridal style menuju kamar mereka
Sesampainya di kamar dengan cepat Shani membanting Gracia di kasur, lalu Shani menindih dan sedikit membuka bajunya
"Cuphhh"
"Emmmhhh..."
"Gee...please call my name" ucap Shani sensual di telinga Gracia lalu mengigit nya
"Emmmmhhh shann.. pelanh pelanh a-aku mohon" desah Gracia meremas rambut panjang shani, saat Shani mengulum dan meremas payudaranya dengan kasar
Tangan kanan Shani turun kebawah dengan sengaja mengelus aset Gracia yang masih terbungkus "ahhh....Shan.... P-please.. a-ku mohon l-lepash emmmh..." Shani yang mendengar desahan gracia seakan tuli dia trs melanjutkan kegiatannya membuka hotpants yang Gracia pakai , dan kini Gracia sudah tidak memakai sehelai benang pun membuat Shani menatapnya seakan ingin memangsanya
Gracia yang melihat tatapan Shani dengan cepat ia menarik selimut, tetapi saat Gracia menarik selimut dengan cepat Shani menahannya dan membuang selimut itu kesembarang arah, Gracia yang melihat Shani semakin beringas Gracia sangat takut sekarang, Gracia pun kembali mengeluarkan air matanya
Shani yang melihat Gracia menangis dia sedikit sadar atas apa yang dia perbuat, Shani akhirnya turun dari tubuh Gracia dan mengambil kembali selimut yang ia buang lalu menutup tubuh bugil Gracia lalu Shani memeluk dan mencoba menenangkan Gracia
" Stttttth..."
"M-maff, sekali lagi maafin aku ya gee" ucap Shani tulus, Gracia yg mendengar hanya menggelengkan kepalanya dan menangis sesegukan
" K-kamu jahat " isak Gracia sambil memukul pelan dada Shani
"A-aku janji ngk akan nyakitin kamu lagi," ucap Shani menangkup pipi Gracia agar menatapnya lalu menyeka air mata gracia dan kembali memeluknya
" Aku cinta kamu Gee maaf, aku udh bermain di belakang kamu, aku hanya ingin menghilangkan bekasnya " batin shani
Shani yang mendengar dengkuran halus matanya sedikit melirik ke arah Gracia ternyata Gracia sudah tertidur
"Good night my love" gumam Shani pelan dan mencium bibir ranum Gracia lalu kembali memeluk tubuh mungil gracia
( Greshan )
Tbc
KAMU SEDANG MEMBACA
Perjodohan < greshan >
Teen FictionDom Shani 🔞 Shani Indira gadis dingin, cantik, tampan, tegas, osis dari ( SMA Bintang Pretas ), yang di jodohkan dengan gadis kutu buku Shania Gracia, adik kelasnya Bagaimana kelanjutan nya silakan bacaaa Enjoyy guyss 🤟🏻 ON GOINGG SOLOLO LO LOOOO
