33. -Hukuman-

8 1 0
                                        

Nathan masih tidak mengerti tentang apa yang terjadi pada Dira. Dira tiba-tiba masuk ke dalam rumahnya. Aneh, ada apa dengan dirinya?

Nathan merasa khawatir dengan Dira. Nathan mengetuk pintu untuk memastikan Dira mendengarnya.

Tok! Tok! Tok!

"Dira!"

Tok! Tok! Tok!

"Dir, lo kenapa?!"

"Kalau ada apa-apa, cerita sama gue, gue masih disini. Jangan kayak gini, Dir"

Nathan berusaha mengetuk pintu dan memanggil Dira. Namun, tak kunjung ada respon darinya.

Nathan sudah lelah sepertinya. Dia akhirnya memutuskan untuk pulang saja.

Tetapi, sebelum pulang, Nathan menyempatkan diri untuk mengirim pesan teks pada Dira.

Kak Nathan
Gue izin pulang ya Dir

Kalau udah merasa lebih
baik, cerita ke gue ya :)

_____---_____

Dira sedari tadi mendengar Nathan dari balik pintu. Ia menggenggam erat paper bag di tangannya sambil menahan air matanya agar tak keluar. Namun sia-sia saja, tetesan bening itu terus memaksa keluar membasahi pipinya.

Suara motor Nathan pun terdengar, Nathan sudah pulang. Dira melangkah menuju kamarnya untuk menenangkan diri.

Dira menaiki anak tangga per anak tangga sambil merutuki kebodohannya. Bahkan dia sampai menangis di hadapan Nathan.

Merebahkan diri di kasur yang empuk adalah hal yang menenangkan bagi Dira. Namun tidak sekarang. Kepalanya sangat berisik dengan berbagai hal yang ia pikirkan.

Dira mengambil benda persegi panjang itu di atas nakas. Sengaja dia mematikan dering ponselnya hingga tak ada yang mengganggu. Pertama kali yang terlihat, sebuah pesan yang tidak lain adalah dari seorang cowok yang ingin ia hindari.

Dira tersenyum tipis.

"Sehebat itu lo kak, bisa buat gue jatuh cinta berkali-kali"

Dira menghembuskan nafasnya kemudian berkata "Semangat Dira! Jangan galau!!"

Ia berusaha menyemangati dirinya agar tidak bersedih lagi. Bukan Dira namanya jika tidak ada senyum lima centimeter di wajahnya.

Untuk menghibur diri, Dira iseng membuka Instagram. Baru saja ia membuka aplikasi tersebut, ia terkejut bukan main melihat akun Nadya yang memposting story.

"Tumben" Pasalnya Nadya sangat jarang aktif di media sosial apalagi di Instagram.

Karena penasaran, akhirnya Dira melihat story apa yang dibuat Nadya.

Begitu mengejutkan. Terlihat sebuah foto selfie Nadya dan nenek sedang membuat kue dengan caption di bawahnya, "Belajar buat cake yang cantikkkk" dan di akhir kalimat diberi emoji hati berwarna merah muda.

Di foto itu juga nampak Nathan namun membelakangi mereka.

Sungguh tidak bisa berkata-kata. Mereka tampak dekat di dalam foto. Dira mematikan ponselnya dan meletakkannya sembarang.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Mar 29, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

LibraryTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang