.
.
.
.
.
.
.
Langit yang indah dengan semburat oren kekuningan menandakan bahwa hari telah menjelang sore, remaja mahasiswa yang masih menggunakan jas kebanggaan nya sedang menikmati kala sore hari itu, dengan helm yang melindungi kepala nya tidak membuat kesan ketampanan yang nyerempet cantik itu hilang.
Lee haechan, atau yang kerap dipanggil echan oleh sahabatnya ya itu si kembar Nakamoto, siapa lagi kalau bukan Na jaemin dan Na renjun.
Haechan kini sedang menikmati waktu sore hari nya dengan tenang, dengan suara bising vespa kebanggaan nya tak membuat Haechan terganggu justru ia malah menikmatinya.
Kalau ditanya kemana tujuan haechan jawabanya adalah, tidak tahu.
Sebenarnya haechan sore ini ada kerja part time jadi guru les privat, cuman karena si muridnya ini bilang bahwa hari ini dia mendadak sakit jadi Haechan putuskan untuk berjalan jalan saja lumayan kan buat healing sebentar sebelum ketempat kerja lainnya.
Tidak hanya les privat Haechan juga mengambil part time di sebuah mini mart punya kenalan si kembar Na(kamoto) ini. Sebenernya sih cuma si renjun doang hehehe.
Haechan juga seorang mahasiswa FB di salah satu universitas terkenal di Seoul, biasa anak pinter mah apa yang nggak bisa coba, paling yang nggak bisa mah jadi jodoh para readers awokawok.
Haechan kurang tau dimana dan siapa keluarganya, tapi yang Haechan tau hanya bunda doyoung adalah orang yang baik dan mau menolong Haechan dari jaman cinta monyet sampe di tahap si monyet buta cinta.
.
.
.
.
.
.
.
[18.10 PM : WKS]
Haechan kini sudah memakirkan vespa kebanggaan nya di depan sebuah mini mart yang tidak jauh dari rumah mini moengil pemberian bunda doy.
Fyi, rumah itu punya bunda doy dulu sebelum bunda doy nikah sama Appa teil dan punya si gemoy Yangyang. Dulu Haechan sempat mau di boyong bunda doy juga tapi Haechan enggak mau jadi rumah itu tetap di tinggali Haechan sesekali bunda juga nengok kok.
"Lh Chan, tumben dateng cepet amat?"
"Hari ini echan free, jadi setelah dari kampus kesini deh"
Setelah menjawab pertanyaan rekan kerjanya Haechan langsung masuk ke ruang staff dan berganti seragam kerja.
Namanya jisoo, rekan kerja Ter the best setelah si kunyuk sarden kaleng Asahi.
"Nuna, Asahi belum Dateng?" Tanya Haechan setelah keluar dari ruang staff sambil sedikit merapikan bajunya.
"Udah tuh, tadi bareng kok sama nuna tapi gak tau tuh ngilang kemana"
jisoo menjawab sambil merapikan rak snack.
Haechan hanya mangut mangut dan segera ke meja kasir sesuai dengan jadwal hari ini.
.
.
.
.
.
.
.
[22.40]
Waktu sudah menunjukkan bahwa sift kerjanya telah selesai dan malam ini Haechan kebagian mengunci pintu, dia tidak sendiri kok masih asa Asahi yang menunggu kunci dari Haechan.
"Udah mbrot?"
"Gue bukan gembrot ye, ini tuh montok" balas Haechan dan melemparkan kunci ke arah Asahi.
"Halah montok doang kalo jomblo mah sama aja"
"Yeee gini gini simpenan gue banyak kali"
"Halah palingan juga si changbin kan"
"Mana ada, dih simpenan gue tuh berkelas gak kek modelan otot doang gede kepala kecil"
"Serah lu deh, mau bareng gak nih?"
KAMU SEDANG MEMBACA
Me And Duda?
FanfictionGak terlalu bisa bikin desk, jadi kalau penasaran bisa langsung di baca aja ya dicks. saya juga penulis amatir yang baru berani mempublikasikan karya tulis saya. . . . . . . . ⚠️ WARMING ‼️ √BXB √🔞 √KATA KASAR √MPREG MOHON DIPERHATIKAN SEKALI LAGI...
