[⚠️typo bertebaran]
[Happy reading luvv]
.
.
.
.
.
.
.
Selama kaki Haechan di gips, Haechan benar benar tidak pergi ketempat kerja sama sekali, bahkan Taeyong menyuruh Haechan beristirahat saja dirumah begitu juga dengan jisoo yang menyuruh Haechan tidak bekerja sampai kakinya benar benar sembuh.
Sebenarnya Haechan merasa tidak enak pada Taeyong apalagi pada boss nya, kalian tau seminggu yang lalu Haechan menerima transfer an yang lumayan banyak dari boss nya.
Haechan pikir dia dipecat dan itu gaji terakhirnya, ternyata itu uang berobat atas kejadian kecelakaan ditempat kerja.
Haechan makin dibuat tidak enak pada boss nya.
Haechan sekarang berada di rumah, hari ini dia ada bimbingan sebenarnya, tapi sepertinya tuhan selalu di pihak Haechan kali ini.
Ya dosenya meminta untuk bimbingan online saja, lagipula skripsi Haechan tidak begitu banyak kesalahan ataupun kesulitan yang fatal, ingatkan kalian jika Haechan termasuk mahasiswa yang pintar.
Nana🐰
Online.
| Chan
| Hari ini ke kampus?
Enggak, pak Kim nyuruh bimbingan online |
| Habis bimbingan nongki kuy
Boleh deh, tempat biasa kan? |
| Yoi
Renjun dong? |
| Ada hyunjin juga, ntar sama yang laen,
Banyak dah
Oke, duluan aja ntar gue nyusul |
| Gak mau bareng aja lu? Kaki lu masih di gips kan
Yang di gips cuma sebelah doang anjir |
Dikata lumpuh kali gue |
| Ya udah hati hati lu njir
👍|
Setelah membalas pesan dari jaemin tak berselang lama notifikasi dari pak Kim dosen pembimbing nya muncul.
.
.
.
.
Setelah melakukan bimbingan zoom yang memakan waktu lumayan lama itu kini Haechan tengah meregangkan badanya sebentar, kaku cuyy duduk depan laptop terus.
Haechan melirik piring lauk yang sudah ia masak tadi, lihat lah dia sampai kelewatkan jam sarapannya.
"Makan dulu deh baru ntar ke cafe"
Haechan beranjak ke dapur mengambil piring beserta nasi nya, lalu kembali lagi ke meja dan mengambil lauknya. Sebelum makan alangkah baiknya jika mencari tontonan yang tidak boleh di lewatkan saat jam makan.
Setelah menemukan kartun kesukaannya Haechan mulai makan sambil menikmati kartun yang ia lihat.
Tak berselang lama telfon Haechan berdering, 'bunda' itu nama kontak yang tertera di sana.
"Halo Bun?"
"Gimana kaki kamu?"
"Udah lumayan, Minggu depan udah lepas gips kata dokter"
"Syukur deh kalau udah mendingan mah, awas aja kamu kalau sampe kayak gitu lagi"
"Iya bunda sayangggg"
KAMU SEDANG MEMBACA
Me And Duda?
FanfictionGak terlalu bisa bikin desk, jadi kalau penasaran bisa langsung di baca aja ya dicks. saya juga penulis amatir yang baru berani mempublikasikan karya tulis saya. . . . . . . . ⚠️ WARMING ‼️ √BXB √🔞 √KATA KASAR √MPREG MOHON DIPERHATIKAN SEKALI LAGI...
