Part Eleven

677 38 1
                                        

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


"Aku sudah memberikan vitamin dan penurun demamnya .. nanti jika dia panasnya masih tinggi bantu kompres menggunakan air dingin saja .."Jelas Jisung kepada Haechan .

"Gomawo .."Ujar Haechan sambil menatap Mark yang masih berbaring .

"Dari jam berapa dia kesini ?" Tanya Jisung sambil merapikan peralatannya .

"Sekitar jam 4 .." Jawab Haechan . "Kenapa ?"

"Aniya .. aku balik dulu .. "Pamit Jisung .

"Umm .. terimakasih banyak .."

"Sudah tak perlu mengantarku .."Jisung lalu keluar dari rumah Haechan .

Disisi lain Haechan masih menjaga Mark dengan setia sambil memastikan suhu tubuh Mark kembali normal .

"Jangan sakit .. kau membuatku sedih .." Haechan lalu meletakkan kain di dahi Mark agar panasnya segera turun . Haechan lalu tidur disisi kasur yang kosong menghadap Mark yang masih terlelap .

Saat tengah malam Minhyung yang masih terlelap lalu terbangun setelah ia mimpi buruk . Kedua matanya terbuka dan mendapati dirinya tengah tertidur disebelah Haechan .

'Aku dimana ?' 

"Hahh .." Mark terkejut saat ia menyadari bahwa dirinya kini tengah tidur dikasur majikannya . Mark hampir berteriak saat mengetahui dia tertidur bersama Haechan . Namun dia bisa menahannya saat melihat Haechan tengah tertidur lelap setelah setengah hari dia merawatnya .

'Yakk .. Minhyung-ahh ! apa yang kau lakukan sampai kau bisa tidur dengan Haechan !'Inner Mark yang kembali kedalam tubuhnya sedangkan jiwa Minhyung sendiri sudah tidur kembali  .

Mark lalu berusaha untuk membuka selimut yang menutupi tubuhnya tanpa membuat Haechan terusik .

"Kau sudah bangun ?" Haechan yang merasakan gerakan dari kasurnya lalu membuka kedua matanya sambil melihat kearah Mark yang tampak terkejut .

"Eo .. mianhae .. aku merepotkanmu .." Ujar Mark yang canggung .

"Kau lapar ?" Tanya Haechan sambil menahan tubuh Mark agar tetap berbaring . "Panasmu sudah turun .." Haechan lalu meletakan tangannya di dahi Mark . "Tunggu sini .. aku akan ambilkan bubur untukmu .." Haechan lalu mengecup pipi Mark sebelum pergi .

Blushh ..

'Apa yang terjadi ?? Kenapa Haechan menjadi seperti ini ??' Mark yang panik lalu menyibakkan selimut Haechan dan merapihkan tempat tidur Haechan . Ia juga membereskan kompresan yang tadi ia gunakan .

"Kau mau kemana ?"Tanya Haechan yang baru saja mengambilkan bubur untuk Mark .

"Aku harus pulang .." Ujar Mark .

"Menginap saja .. aku sudah izin ke adikmu .. "Ujar Haechan tanpa dosa .

'Adik ? Apa dia tau kalau aku berbohong dengan statusku ?'Mark lalu menatap Haechan yang meletakkan bubur untuknya dimeja .

[END] PAINKILLER | MARKHYUCKCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang