Nineteen

532 29 0
                                        

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.











"Aahhh .. ahhh .. aaahh .. nggh ..."

"Sshhh .. ahh .. aaaahh ..."

Entah sudah berapa kali mereka telah mengeluarkan cairan cinta mereka berdua . Yang pasti kaki Haechan terasa lemas dan kemaluannya sangat perih setelah mereka mengakhiri permainan mereka .

"Besok .. istirahat saja .. kau pasti kelelahan setelah olahraga tadi .."Minhyung membenarkan anak rambut Haechan .

"Besok aku harus datang .. Jeno pasti kesusahan setelah pernyataanku tadi .."Haechan lalu memeluk tubuh Minhyung yang berkeringat .

"Dia kini yang bertanggung jawab ?"

"Umm .. aku sebenarnya tidak ada keinginan untuk menjadi Direktur di perusahaan, aku hanya ingin menghabiskan waktu bersenang-senang denganmu .."Haechan menatap Minhyung yang kini membalas tatapannya .

"Aniya .. kau sudah melangkah sejauh ini .. kau juga harus ambil bagian di perusahaan .. jangan sia-siakan otak cerdasmu itu .."

"Umm .. asalkan kau selalu menemaniku .. aku akan mendengarkan perintahmu .."Haechan memejamkan matanya sambil mendengarkan detak jantung Minhyung .

"Tidurlah .. aku akan menjagamu .."Minhyung menarik selimut untuk menutupi tubuh mereka yang terbuka .

"Selamat tidur  .. mimpikan aku .."Ujar Haechan .

"Saranghae .."

Sudah sebulan Minhyung tinggal bersama dengan Haechan, menghabiskan waktu bersama 24 jam mengingat Minhyung juga masih membuntuti Haechan selama bekerja

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Sudah sebulan Minhyung tinggal bersama dengan Haechan, menghabiskan waktu bersama 24 jam mengingat Minhyung juga masih membuntuti Haechan selama bekerja .

Kini meskipun keadaan keluarganya berantakan mulai dari hubungan Haechan dan Appa Lee JeHoon yang tidak baik hingga Eomma tirinya Lee Tiffany yang selalu meminta Haechan untuk meminta maaf agar tidak ada lagi bertengkaran antara anak dan Bapak selalu berakhir dengan ledakan kebencian .

Tuan Lee JeHoon sepertinya sudah pasrah dengan perusahaan yang telah ia rintis dari kecil hingga sebesar itu yang kini telah dikelola oleh Haechan sebagai pemegang saham terbesar .

[END] PAINKILLER | MARKHYUCKCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang