@savikawina_487
Keesokannya..sesuai janjinya orang itu datang lagi kerumah gus azzam dan wulan. Kali ini ia membawa istrinya yang sedang mengandung.
Wulan duduk disofa ruang tamu bersama kedua anak kembarnya, mereka sedang asik bermain bersama.
Terdengar suara ketukan pintu dari luar rumah, wulan heran siapakah tamu yang datang sepagi ini?. Wulan berjalan membukakan pintu dan ia melihat orang yang kemarin mengambil buah mangganya datang bersama perempuan yang sedang hamil.
"Assalamualaikum"ucap orang itu bersama istrinya.
"Walaikumsalam"jawab wulan dan mempersilahkan orang itu masuk.
Orang itu masuk kedalam rumah wulan dan duduk disofa ruang tamu.
"Silahkan duduk dulu saya panggilkan mas azzam sebentar"diangguki oleh orang berdua.
Para pengasuh anak kembar wulan dan gus azzam sudah berada diruang tamu menemani sikembar bermain.
"Eh bapak ternyata" ucap gus azzam sembari menuruni anak tangga dan diikuti oleh wulan.
"Iya pak maaf merepotkan bapak lagi" ucap orang itu.
"Nggak merepotkan kok pak, santai aja"
Gus azzam duduk berhadapan dengan kedua orang itu, dan disamping nya wulan.
"Oh ya pak, dari kemarin kita belum kenalan, lebih baik kita kenalan dulu, biar lebih akrab" ucap gus azzam.
"Ooh iya saya lupa buat kenalan sangkin takutnya sama bapak" ucap orang itu.
"Kenalin pak nama saya Darso Sunandar, panggil aja darso. Dan ini adalah istri saya namanya Nurhaliza, biasanya dipanggil nur"sambung pak darso.
"Iya salam kenal pak, saya azzam dan ini istri saya namanya wulan, disana ada putri kembar kami namanya arsya dan arsyi bersama kedua pengasuhnya" jelas gus azzam.
Pasangan pasutri itu mengangguk paham dan mulai mengobrol dengan gus azzam sampai siang hari.
"Nggak kerasa ya udah siang aja, yaudah kami juga mau pamit pulang" ucap pak darso.
Mereka hendak berdiri dan dicegal oleh gus azzam, yang membuat pak darso dan istrinya kembali duduk.
"Maaf pak saya mau numpang tanya, kalau boleh tau bapak kerja dimana ya" tanya gus azzam.
"Saya nggak punya pekerjaan pak, semenjak beberapa bulan yang lalu"
"Nah kalau begitu, kebetulan kami lagi butuh tukang kebun sama jaga jaga kayak satpam gitu, kalau bapak berkenan bapak boleh bekerja disini" tawar gus azzam.
"Ya Allah Alhamdulillah, terima kasih banyak pak, saya butuh sekali pekerjaan karena sebentar lagi istri saya akan melahirkan, jadi saya sedang mencari biaya untuk lahiran anak saya" pak darso sedikit curhat.
"Kalau bapak bersedia bapak boleh bekerja mulai besok, dan saya juga udah berbincang dengan istri" ucap gus azzam menunjuk kepada wulan.
"Baik pak saya akan datang besok, tapi bolehkan saya bawa istri saya kesini, soalnya kalau dirumah dia nggak ada teman" bujuknya.
"Iya boleh sekalian juga temanin istri saya dirumah" mereka tersenyum bahagia dengan kebaikan keluarga gus azzam.
"Oh ya kalau boleh tau bapak sama ibuknya nikah diumur berapa?" Tanya gus azzam penasaran.
"Kebetulan waktu itu Allah menakdirkan kami disaat usia kami 30 an, makanya istri saya hamil agak keliatan tua, insyaallah ini adalah anak pertama kami, karna itu saya nggak mau tinggalin istri saya sendiri dirumah" sedikit cerita.
Gus azzam mengangguk paham.
Jangan lupa vote ya teman teman.
Lanjut yaa😁
KAMU SEDANG MEMBACA
my Gus my husband
General FictionWulan,seorang anak yg toxic dan membuat orang tua nya terpaksa memasukkan nya ke dalam pondok pesantren agar menjadi orang yg berguna.Ternyata orang tua nya sudah menjodohkan nya dengan seorang anak kyai dari pesantren Al-A'la yg ia tempati.
