BAB 7 || GOODBYE 🫂

3.1K 146 0
                                        

Setelah makan malam itu, Rafa dan Justin mengantar aku dan Kia ke bandara. Kami akan pulang ke Indonesia. Justin yang ngambek buru-buru duduk di kursi samping supir. Dia tidak mau duduk di sebelahku.

" Why are you sitting here? This is for Kia" ucap Rafa.

" Hurry and drive it" ucap Justin.

Kia dan aku yang duduk di belakang hanya tertawa.

" Salah lo tuh" bisik Kia.

" Ya kan pembalasan. Dia udah ngusir aku, Kia"

" Tapi ya ga beli celana mahal pake uang dia juga "

" Ntar kalo beli celana murah takut alergi kulit gue" candaku.

" HAHAHAHAHHAHAA... btw gimana caranya Lo ambil uang Justin?"

" Pas dia ngusir gue, diem diem gue ambil dompet dari sakunya"

Sebelum aku pergi menjauh, aku sempat melihat dompet Justin yang hampir keluar dari saku celananya. Langsung saja tanganku mengambil dompet itu dan pergi ke mall.

" Astaga Nia" Kia menepuk dahinya.

" Terus ini gimana? Masa Lo mau pulang ke Indonesia malah berantem sama dia"

" Nah itu... Tolong bantuin dong"

" LAH DODOL!! LO YANG BUAT MASALAH KENAPA GUE YANG JADI IKUT MIKIR"

" YA GUE BINGUNG HARUS GIMANA "

" MAKANYA GA USAH BUAT MASALAH" kesal Kia.

°°°

Kami sampai di bandara satu jam sebelum penerbangan. Namun penerbangan delay karena hujan deras. Akhirnya kami memutuskan untuk berkeliling toko toko yang ada.

Selama kami berkeliling, aku dan Justin sama sekali tidak berinteraksi. Dia hanya fokus pada ponselnya. Seperti saat kami di sebuah toko untuk membeli minum. Dia terus fokus pada ponselnya.

" Sana deketin" bisik Kia

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

" Sana deketin" bisik Kia.

Kia mendorong tubuhku ke Justin. Aku berhenti tepat di depannya. Dia hanya melirikku, lalu kembali ke ponselnya. Ku intip apa yang dia buka di ponselnya itu. Ternyata tiktok. Dia hanya scroll saja.

" Justin...." panggilku.

Tidak ada jawab.

" Justin..." Panggilku lagi seraya menggoyangkan lengannya.

" Hmm.." akhirnya dia melihatku.

" Sorry..." ucapku.

" For?" ucapnya.

IH!!!
PURA PURA GA TAU NIH?!
GUE HARUS NGOMONG KESALAHAN GUE GITU ...

" Take your money" ucapku sambil menunduk.

YOU AND ITempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang