Maaf yaa buat temen temen sekalian yang lagi berpuasa, kalau di chapter pertama ada adegan 18+.
Sekali lagi Mimin selaku pembuat cerita, minta maaf....
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Author Pov
Pagi itu, Dasha sedang ada jadwal syuting film terbarunya di luar kota, ia meminta Sabrina untuk menjaga Anak-anak nya, karena Thalia adalah manager nya, jadi ia harus ikut bersama Dasha.
"Kak, dek, selama Mommy pergi, jangan nakal yah. Jangan ngerepotin Aunty Rina yaa", pesan Dasha kepada kedua anaknya
"Siap Mommy, nanti kalau adek nakal, kakak pukul"seru Olive
"Kakak jahat, adek no Like"Oliver membalikan tubuhnya membelakangi sang kakak
"Kakak sayang adek, tapi kalau adek nakal ya kakak pukul"jelas sang kakak
"Pinter banget sih anak Mommy"Dasha mengecup kedua pipi Olive
"Mommy nggak cium adek?"Oliver cemburu karena hanya Olive yang dicium
"Yaudah Mommy jalan dulu ya sama Aunty Lia. Jangan nakal, bentar lagi Aunty Rina Dateng" Dasha berjalan keluar dari Mansion pribadi miliknya.
"Dadah Mommy, kakak sayang Mommy"teriak Olive dari kejauhan saat sang ibu akan memasuki mobil
"Adek juga sayang Mommy"teriak Oliver yang tak mau kalah dengan kakaknya
"Bye baby, Mommy jalan dulu yaa"sang ibu melemparkan Flying Kiss untuk keduanya, yang langsung pura pura ditangkap, dan dimasukkan didalam kedua hati mereka.
Sang ibu terkekeh gemas dengan tingkah kedua anaknya itu.
Thalia juga berada disana, ia melihat semua kejadian tadi, dan ia hanya tersenyum.
"Sha, buruan. Nanti kita ketinggalan Flight nih"peringat Thalia
Dasha hanya menganggukkan kepalanya. Ia masuk kedalam mobil, bersamaan dengan gerbang mansion nya terbuka, nampaklah mobil Sabrina yang perlahan memasuki pekarangan mansion.
Dasha hanya mengklakson, sebagai pertanda ia akan segera jalan.
Sabrina balik mengklakson.
Dasha menancap gas meninggalkan pekarangan mansion.
"Gimana? Udah ketemu belum sama Daddy nya Si kembar"tanya Thalia, karena sudah 2 tahun Dasha mencari keberadaan Asher
"Belum ketemu Li. Kayaknya dia bukan dari kota ini deh."jawab Dasha dengan Lemas
"Yaudah, nanti kita minta tolong Sandra aja buat bantu nyariin Daddy-nya si kembar"bujuk Thalia
"Sandra? Emangnya dia sekarang ada dimana?"tanya Dasha
"Dia lagi disini, sekedar liburan aja katanya, soalnya baru kemarin ketemu di Cafe yang biasa kita kunjungin"jelas Thalia
"Telpon sekarang, biar nanti aku bicara"perintah Dasha pada Thalia
"Nanti aja baru kita omongin lagi, kelarin dulu jadwal syuting, baru kita balik kesini dan obrolin bareng Sabrina dan Sandra"Thalia tak mau terburu-buru, karena sekarang mereka tengah sibuk, jadi dia pengen Dasha fokus dulu sama kerjaan nya, nanti kan kalau udah kelar pun masih bisa dibicarain.
"Jangan terlalu terburu-buru, nanti bisa kacau kerjaanmu"
"Baiklah"jawab Dasha dengan lemas
Mereka diam diaman aja sampe di bandara, mereka segera menuju pesawat mereka.
Di sisi Lain
Di kota yang berbeda, Asher Tinggal disana bersama sepupunya. Ia anak yatim-piatu, karena kedua orangtuanya meninggal karena kecelakaan.
KAMU SEDANG MEMBACA
One Night Stand (Lisrene/Limrene) BxG
Fanfictionudah tau judulnya kan? baca aja, gak ada yang larang. disclaimer! gambar atau foto dalam cerita ini mimin ambil dari pinterest. bukan milik pribadi! keep going.
