Kayaknya di chapter sebelumnya udah ada bayangan untuk chapter ini.
Sebelumnya, Mimin pengen ngucapin, selamat hari raya idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin.
Maaf ya, kalau selama ini Mimin ada salah, perkataan maupun perbuatan.
🙏
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Dasha Pov
I-itu nyata?
Aku ingat, aku ingat siapa namanya, dia yang menulis itu di kertas.
Tapi, apa benar itu dia.
"Sha, kenapa? Udah capek banget ya"Sabrina menyadari bahwa setelah Asher pergi, aku menjadi diam.
"Rin, Thal, ini bukan dunia mimpi kan? I-itu tadi Na-nama nya siapa?"aku bertanya dengan susah payah karena aku masih tak percaya
"Kenapa sih? Namanya Asher, Asher Maven."seketika air mata ku turun, dan membasahi pipiku, entah kenapa ada perasaan lega.
"Ehh, kenapa nangis?"panik Sabrina, yang akhirnya memancing perhatian yang lain terhadap ku.
"Mommy, kok Mommy nangis?"sikembar pun ikut panik karena melihatku menangis
"Sha, kenapa? Ada masalah kah?"Thalia juga ikut panik
"Gak papa, bersyukur aja. Nanti Aku ceritain di Mansion"aku berusaha mengontrol emosi dalam diriku, yang ingin menangis.
Akhirnya kami beranjak dari sana, dalam perjalanan, hanya terdengar suara sikembar yang selalu berbicara tentang banyak hal.
"Mom, tau nggak, semalem kakak nonton drama gitu, drama sekolahan.
Jadi ada satu anak perempuan dia dibully, sampe dia meninggal. Trus Daddy-nya si perempuan itu ngebalesin dendam kepada pelaku pembullyan. Semoga Daddy juga ngelindungin kakak, kalau kakak dibully"mataku mulai berair karena
Penuturan Olive.
"Mom, Kapan Daddy pulang? Kakak pengen tau wajah Daddy kayak gimana. Pasti Daddy tampan, makanya kakak sama Adek juga Cakep."ah, shit. Air mataku keluar lagi tanpa permisi.
"Kakak pengen di peluk Daddy sampe kakak tidur."ucap Olive, dan lagi-lagi air mataku keluar tanpa permisi.
"Adek pengen dibacain dongeng sama Daddy, sambil meluk Tangan Daddy kayak di Film-film gitu"
Tuhan.....
Aku mohon, jika itu memang dirinya yang selama ini aku cari, pertemukan
Kami lagi tuhan, aku hanya ingin dia tau kalau dia sudah memiliki anak-anak yang cantik dan tampan.
Aku berharap mereka bisa tau siapa sosok Daddy Mereke selama ini.
Jika memang kami tak bisa bersama menjadi pasangan, aku tak masalah. Asalkan anak-anakku bisa tau, siapa sosok Daddy Mereka.
Dasha Pov end
Author Pov
Asher's apartement
"Yakin itu dia? Soalnya selama ini gak pernah ada berita yang memuat kalau dia udah nikah, apalagi punya anak"Charles masih ragu dengan peryataan Asher
"Dia udah ada anak. Anak nya kembar. Masih tersimpan dibenakku, kala itu kami bersama di sebuah hotel dan melakukan one night stand"
Asher yakin, kalau Anak-anak Dasha, adalah hasil dari one night stand mereka.
"Yaudah, temuin dia, minta maaf, bilang sama dia kalau kamu mau tanggung jawab"saran Charles
"After 3 years, and i comeback just for sorry, and a will take responsibility. Do you think she will be fine with that?"pemikiran Asher masuk akal. Karena ia menghilang selama 3 tahun,
Setelah melakukan hubungan seks.
KAMU SEDANG MEMBACA
One Night Stand (Lisrene/Limrene) BxG
Fanfictionudah tau judulnya kan? baca aja, gak ada yang larang. disclaimer! gambar atau foto dalam cerita ini mimin ambil dari pinterest. bukan milik pribadi! keep going.
