8.pengadu

358 32 2
                                        

Pengen mati rasanya, punya pacar kayak punya temen biasa.
Stress.

                                   🐷

"Hey, kalian juga anak anak ku"protes Asher yang membuat keduanya tertawa

.
.
.
.
.
.
.

Sesampainya dirumah, Olive dan Oliver berlari kearah kamar sang Mommy.
Oliver lalu membuka pintu itu tanpa diketuk terlebih dahulu.

"Ehh, ada Aunty cantik"ucap Oliver karena didalam Kamar Dasha ada Thalia dan Sabrina

"Hai, ganteng"sapa Thalia

"Hai, Aunty cantik"sapa Oliver balik

"Eh, Aunty cantik kapan datang kesini?"tanya Olive yang baru masuk

"Baru aja sampe. Tadi kita dianter sama uncle Gerry"ucap Thalia

"Kok Uncle gak singgah sih?"Oliver mengerucutkan bibirnya

"Uncle lagi urus kepindahan kantor pusatnya kesini, jadi Uncle gak bisa singgah"jelas Thalia

"Oh.... eh, Mommy"Oliver teringat sesuatu

"Ada apa, Adek?"tanya Dasha, Dasha dalam posisi Duduk, dengan tubuh bersandar pada headboard

"Tadi saat kami selesai beli Ice Cream sama Daddy, Ada cewek satu dateng, trus ngobrol sama Daddy"lapor Oliver

"Ya trus?"Bingung Dasha

"Ternyata cewek itu mantannya Daddy, jelek banget tau nggak"ucap Olive

"Trus pas didalam mobil, Daddy bilang kalau Mommy dibandingin sama Mantannya Daddy, lebih cantikan Mommy. Gitu kata Daddy"lanjut Olive

Sabrina dan Thalia pun ikut mendengarkan percakapan antara ibu dan Anak yang membicarakan tentang Ayah mereka.

"Mommy gituloh" sombong Dasha

"Dek, ayo kita ma-, oh, maaf mengganggu"Asher malu setengah mati.

"Ah, tak apa"ucap Sabrina

"Adek, ayo kita main dibawah, sambil temenin Daddy buat Brownies"setelah Asher berucap demikian, Oliver langsung lari turun kebawah

"Kakak boleh ikut?"tanya Olive

"Siapa yang larang, ayo"ajak Asher pada Olive,keduanya pun turun bersama.

"Asher tau Buat Brownies?"kaget Sabrina

"Iya, karena dia bilang dia yang punya cafe yang waktu itu kita Datengin"Ucap Dasha

"Daddyable banget yah si Asher"puji Thalia

"Udah ah, capek."Dasha lalu lanjut berbaring

"Geser Sha, pengen tidur juga"ucap Sabrina

"Tidur di tengah Sha, nanti aku di ujung kiri, Lia diujung kanan"perintah Sabrina

Selesai menata posisi tidur, mereka lanjut mengobrol tentang pekerjaan, sampai pada akhirnya satu persatu mulai terlelap.

Disisi lain, Asher dan kedua anaknya sedang didapur, membantunya untuk membuat brownies. Meskipun keduanya hanya membuatnya kelelahan, karena keduanya main lempar lemparan tepung hingga wajah keduanya memutih karena tepung.

Asher tertawa terbahak bahak melihat keduanya. Asher memasukan adonan brownies kedalam tempat pemanggang, lalu membereskan kekacauan di dapur akibat ulah sikembar.

Jika si ayah sedang membereskan kekacauan yang diakibatkan sikembar, pelakunya malah asik makan cemilan yang tadi dibeli sama minum segelas susu chocolate.

One Night Stand (Lisrene/Limrene) BxG Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang