Udah dapet hp baru gess.....
Draf cerita mimin akhirnya bisa dikeluarin juga.
Mimin juga minta maaf karna mimin gak ada kabar selama hampir sebulan, karena setelah chap sebelumnya di up, hp mimin langsung menghitam total, seluruh permukaannya hitam.
Bukan karena habis batre, melainkan sistem jaringannya udah apalah gitu, nggak ngerti juga mimin. Karena kata mas-mas counter, hp mimin kalau rusak susah diperbaiki, karena katanya alatnya mahal.
Akhirnya, tabungan mimin yang nanti digunakan buat beli perlengkapan sehari hari dan kebutuhan pembelajaran harus di pake dulu buat beli hp.
🙂
"Akhirnya aku menemukanmu"
______________________________________
"Sebenarnya, aku tau bahwa perempuan itu adalah dirimu"Dasha terkejut dengan kejujuran Asher saat ini.
"Jika kau tau, kenapa kau pergi meninggalkan ku sendirian disana?"selidik Dasha
"Aku ada kelas pagi waktu itu, jadinya aku pergi, tapi aku meninggalkan secarik kertas"jelas Asher
"2 jam kemudian, aku balik ke hotel untuk menemuimu, tapi kamarnya sudah dibersihkan, dan saat aku tanya, ternyata kau sudah check out"lanjut Asher
"Aku sudah pulang, aku panik karena kau telah meninggalkan aku sendirian"jelas Dasha
"Hmm, apa kau marah padaku?"tanya
Asher. Dasha nggak marah kok, hanya pengen ngancurin bumi aja.
"Ya, aku marah padamu. Kau pergi meninggalkan diriku seorang diri mengurus anak kita"Asher kaget, anak?
"Anak? Maksudnya, Olive dan Oliver?" Dasha mengangguk
"Sikembar adalah anakku, hasil dari satu malam kita"kata Dasha
"Bisakah kau menemui mereka? Mereka ingin tahu siapa ayah mereka yang sebenarnya"jelas Dasha
"Bisa kasih aku waktu sebentar, aku tau ini salah, tapi aku butuh waktu untuk memikirkan"Dasha menghela nafas
"Baiklah, waktumu sampai besok, kau harus menemui mereka besok, Deal?"sepakat Dasha
"Deal" setuju Asher
"Baiklah, kalau begitu aku pamit" Dasha mengeluarkan ponselnya lalu menyerahkan nya pada Asher
"Untuk apa?" Bingung Asher
"Nomor ponselmu" Asher lalu mengetik nomornya.
"Sudah"
"Baiklah, aku pamit" Dasha lalu berjalan pergi keluar dari apartemen Asher
Tak lama setelah Dasha keluar, masuklah
Charles dengan wajah penuh tanya.
"Apa saja yang kalian bicarakan?"tanya Charles
"Benar. Anak kembar itu adalah anakku"lirih Asher
"Do you already say sorry to her?" Tanya Charles lagi
"Aku lupa, aku terlalu terbawa rasa bersalah dan lupa untuk meminta maaf" jelas Asher
"Apa dia mengatakan sesuatu selain itu?"tanya Charles
"Iya. Dia memintaku untuk menemui sikembar"jelas Asher
"Lalu kenapa kau masih disini? Temui mereka"paksa Charles
"Aku butuh waktu untuk menenangkan pikiranku"
"Anak anak itu butuh pengakuan dan sosok seorang ayah yang bisa ada disamping mereka, bukan malah menenangkan pikiran dan melupakan mereka. Ingat, mereka adalah darah dagingmu sendiri, seorang anak akan nyaman dan aman bila bersama ayah mereka, apalagi anak perempuan, temui mereka sekarang juga,
Sebelum aku laporkan hal ini pada Harvey"Charles tak habis pikir dengan jalan pikiran Asher. Masih bagus Dasha nggak marah trus ngelaporin Asher kepolisi, masih baik ia hanya meminta Asher untuk menemui sikembar.
KAMU SEDANG MEMBACA
One Night Stand (Lisrene/Limrene) BxG
Fan-Fictionudah tau judulnya kan? baca aja, gak ada yang larang. disclaimer! gambar atau foto dalam cerita ini mimin ambil dari pinterest. bukan milik pribadi! keep going.
