Di sekolah hari itu

250 19 1
                                        

Tanpa sepengetahuan Juan pada hari itu, Sana datang secara diam-diam ke sekolahan anaknya tersebut untuk melakukan rapat serta urusan para donatur dan petinggi sekolah

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Tanpa sepengetahuan Juan pada hari itu, Sana datang secara diam-diam ke sekolahan anaknya tersebut untuk melakukan rapat serta urusan para donatur dan petinggi sekolah. Niatnya setelah urusannya selesai ia ingin memberikan kejutan kepada Juan sambil membawa sesuatu untuk anaknya beserta teman-temannya juga.

"Kaya kenal nih siapa ya?" Di hadapan Sana ada Taecyeon yang tengah meneliti dirinya sambil menyipitkan matanya.

Isengnya gak pernah hilang dari dulu.

"Saya istrinya Jeon Wonwoo menantu Bapak Taecyeon masa anda lupa sih." Sahut Sana.

"Menantu saya sih bener ya Jeon Wonwoo tapi kayaknya saya gak pernah punya anak kaya mbak nya deh."

Sana melotot kesal ke arah Taecyeon. Lihat pria yang sudah tidak muda lagi itu bukannya menyapa ia dengan penuh cinta malah iseng menjahili padahal mereka sudah lama tidak bertemu.

"Awas matanya copot." Sindir Taecyeon sengak.

"Jahat nih!" Sana menyeru sebal.

Taecyeon pura-pura tertawa terbahak-bahak lalu wajahnya kembali seperti semula. "Cielah netap jadi donatur utama kebanyakan duit ya neng?" Godanya.

Sebagai balasan Sana tertawa dengan nada sumbang. "Hahahaha iya dong kaya raya gini kalo gak dihambur-hamburin duitnya sayang banget."

"Sombong amat." Sahut Jaebum dari arah sofa.

Wanita itu menoleh menaruh kedua tangannya di dada sambil menaikkan dagunya menatap Jaebum dengan sanksi.

"Iri ya lo?" Tuduhnya.

"Gak lah ngapain iri sama adik sendiri." Ujar Jaebum sembari beranjak.

Pria itu mendekat ke arah Sana lalu mencubit pipi adiknya yang selalu ia anggap seperti anak kecil dengan iseng.

"Sakit tau!" Pekik Sana.

Jaebum tidak peduli ia tampak memeluk Taecyeon sekilas mencium pipi Sana lalu kabur dari ruangan tersebut.

"WOY!" Seruan kesal tak luput dari wanita tersebut.

"Jaebum pergi dulu ya Pah!" Pekik Jaebum dari luar.

"Ya hati-hati." Balas Taecyeon.

Sana berdecak mengusap pipinya mengenakan tissue. Memang sialan si Jaebum itu mencium tapi malah seperti meludahi, basah sekali.

"Bocah sengklek." Gumam Sana.

Kemudian Taecyeon mendekat agar bisa mengusap kepala wanita tersebut. "Kurang kurangin ngerutuk sama orang anak lu cowok neng."

"Anak gue gak sejahanam Jaebum jadi gak akan disumpahin sama orang." Balas Sana.

"Wah parah lu...."

Dengan decakan entah yang keberapa kali Sana menatap Taecyeon dengan sanksi. "Papa gak kangen sama Sana nih? Parah banget laporin Mama ah."

THE CAPTAIN 2 : Wonwoo SanaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang