4+1 = 5

294 17 3
                                        

Bagi Wonwoo peristiwa paling menegangkan yang pernah terjadi di hidupnya adalah saat pertama kali berhasil menerbangkan pesawat, mendapat omelan dari Joongi, mengucap sumpah di depan altar lalu menjadikan Sana sebagai istri, serta saat menyaksikan...

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Bagi Wonwoo peristiwa paling menegangkan yang pernah terjadi di hidupnya adalah saat pertama kali berhasil menerbangkan pesawat, mendapat omelan dari Joongi, mengucap sumpah di depan altar lalu menjadikan Sana sebagai istri, serta saat menyaksikan anaknya lahir ke dunia dengan keadaan sehat. Wonwoo memang  sudah memiliki pengalaman menemani Sana saat melahirkan sebelumnya, tapi ia juga tidak akan menyangka bahwa dirinya akan dihadapkan dengan situasi yang sama untuk kedua kalinya.

Rasanya masih sama, takut, cemas dan seperti ingin menangis tercampur aduk menjadi satu. Bahkan oksigen terasa sangat menipis kala itu saat melihat istrinya kembali berjuang melahirkan buah hati mereka ke dunia dengan mempertaruhkan antara nyawa serta si malaikat kecil yang selama ini menetap di dalam perut Sana hampir sembilan bulan. Kelahiran bayi mereka yang seharusnya datang satu minggu lagi ternyata maju lebih awal di luar perkiraan. Jelas terkejut, siapa yang tidak panik saat dihadapkan dengan situasi semacam ini.

Mungkin si bayi ingin cepat-cepat melihat dunia, pikir Wonwoo begitu.

Sembari menunggu Sana yang tengah ditangani oleh para suster selepas melahirkan, di ruangan lain Wonwoo sendiri malah sedang mendekap tubuh mungil yang sedang meringkuk di atas dada telanjang miliknya. Bayi merah itu sedang tertidur lelap, nampak sekali sangat menikmati sentuhan kulit hangat dari sang ayah sesekali sambil menggeliat.

Oh ya ampun senyuman manis itu tidak pernah pudar sejak tadi dari wajah tampan Wonwoo setiap kali si bayi bergerak kecil.

Anak bungsu mereka berhasil lahir tepat pukul delapan malam waktu Singapur dengan berat 3 kilogram, rambut yang lebat, mata sipit serta bibir tipis mungil sangat percis seperti Wonwoo wajahnya. Jenis kelaminnya pun sama seperti prediksi awal ketika acara gender reveal yaitu laki-laki.

Yap jagoan Wonwoo kini bertambah satu, jadi di rumah akan ada tiga laki-laki dan dua perempuan, lengkap sudah.

"Sstttt...." Tangan Wonwoo bergerak untuk mengusap pipi gembul anaknya saat wajah mungil tersebut mengernyit seperti ingin menangis.

Sana si wanita hebat yang Wonwoo cintai itu berhasil melahirkan bayi tampan yang menggemaskan. Sudah dipastikan jika wanita itu sudah sadar, ia pasti akan protes sebab merasa tidak terima melihat wajah anaknya yang sangat mirip Wonwoo kali ini.

"Gue yang hamil, gue yang ngelahirin, eh keluarnya malah mirip elo!" Mungkin kurang lebih omelannya seperti ini. Wonwoo tidak bisa membayangkan betapa jenakanya Sana ketika sedang mengomel hingga membuat dirinya tertawa sendiri.

Ucapan Joongi saat itu yang Wonwoo masih ingat akhirnya terwujud, ia berhasil memiliki anak yang wajahnya benar-benar mirip dirinya sendiri.

Kalau begini kan adil, Sheryl mirip Sana, Juan perpaduan keduanya dan si bungsu mirip Wonwoo.

Selepas mengganti pakaian dan sembari menunggu bayi mereka dipakaikan kain bedong agar tetap hangat, Wonwoo bergegas untuk menghampiri Sana yang masih terlelap di atas ranjang sehabis diberikan penanganan oleh sang dokter pasca melahirkan. Tangannya bergerak untuk mengusap pipi sang istri dengan lembut merapihkan anak rambut yang sedikit berantakan. Suster bilang jika sudah dua puluh menit Wonwoo harus membangunkan Sana setelah ini, maka dari itu dirinya stand by di samping istrinya.

THE CAPTAIN 2 : Wonwoo SanaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang