Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Pagi ini Sana akan melakukan prenatal couple yoga yang biasa ia lakukan setiap seminggu sekali bersama sang pelatih pribadi, yang Wonwoo panggil untuknya ke rumah. Biasanya pelatih akan datang ke rumah tepat pukul sembilan pagi. Tentu sebelum itu ia mengantisipasi Wonwoo untuk mencegah pria itu agar tidak bekerja dan mau menemani dirinya agar tidak terlalu merasa sendiri walaupun terkadang jika Wonwoo benar-benar tidak bisa ia sering ditemani oleh Jojo ataupun Hyewon.
Kalian bayangin aja deh Jojo sama Hyewon ikut yoga hamil hanya demi Sana, Jojo yang jelas laki-laki dan Hyewon yang masih lajang keduanya benar-benar suportif.
"Halo Ibu bos selamat pagi!" Sapa Dikey ceria juga lengkap dengan baju siap olahraga.
Sana yang pagi itu sedang sarapan ditemani beberapa pelayan langsung menoleh sumringah, "Halo Dikey! Loh tumben pake baju olahraga gak kerja?"
Dikey menggelengkan kepalanya sambil menyengir lebar, "enggak dong kan Pak bos mau nemenin Ibu bos hari ini jadi saya agak free sedikit, mungkin kalo udah selesai saya lanjut kerja. Kebetulan saya diajak pak bos ikut yoga, jadi dari pada bosen mending saya ikutan."
"Yes rame! Nanti Jojo juga bakal nemenin kok terus kita senam bareng-bareng ya." Ucap Sana sambil tertawa kecil.
"Siap Ibu bos."
Sekelibat ide random yang lewat di otaknya membuat perempuan itu tertawa kecil saat membayangkan. Bumil dan Pakmil.
"Pelan-pelan aja Bubos pasti berat ya?" Tanya Dikey sambil berjaga di samping Sana ketika mereka pergi meninggalkan ruang makan.
Sana menoleh kemudian tersenyum, "aman aja udah terbiasa kok. Berat sih tapi masih bisa jalan."
"Hehehehe.... Buat yang kali ini udah tau jenis kelaminnya belum Bubos atau mau kaya kembar lagi yang nunggu nanti lahir aja?" Tanya Dikey.
"Emmm kita liat di acara gender reveal party nanti ya." Sana mengedipkan matanya membuat Dikey tersenyum.
Kemudian Dikey memapah Sana ketika wanita itu akan duduk. Setelah duduk Sana tampak menghela nafasnya dengan berat karena merasa pengap padahal baru jalan sebentar, keadaan perut yang membesar seperti sekarang membuat Sana tidak terlalu bebas untuk banyak bergerak.
"Oh iya Pak bos kemaren bilang ke saya sih nanya nanya perihal vendor yang bakal dipake nanti."
"Aku sih pengennya pake vendor yang biasa kita pake aja Key, yang dipake waktu si kembar juga. Aku suka sama kerja mereka soalnya rapih." Jelas Sana.
"Sip aman Ibu bos nanti biar saya yang atur semuanya."