Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Menjadi seorang ibu sekaligus istri dari seorang pria yang kesibukannya terkadang sangat padat membuat Sana sadar akan realita bahwa semakin lama anak-anaknya tumbuh menjadi dewasa waktu yang mereka miliki hanya sedikit. Itu artinya ia tidak memiliki orang yang bisa menemani ketika suaminya sibuk bekerja saat di rumah.
Wonwoo yang kini sibuk bekerja menjadi pebisnis terkadang hanya bertemu Sana saat larut malam membuat Sana kesepian di rumah, begitu juga dengan kegiatan si kembar yang bertambah banyak seiring berjalannya waktu. Juan yang sering pulang larut dengan alasan latihan dan Sheryl yang selalu pulang sehabis matahari terbenam karena lebih banyak menghabiskan waktu bersama teman-temannya. Sana tahu dan Sana sadar bahwa di umur mereka yang sudah remaja ini pasti akan sibuk-sibuknya menikmati waktu dengan teman sebaya atau mencari kehidupan baru, hanya saja Sana tidak menyangka bahwa ia akan melewati waktu begitu cepat seperti sekarang.
Kalau bisa meminta Sana ingin anak-anaknya kembali menjadi kecil agar bisa banyak menghabiskan waktu di rumah selagi Wonwoo sibuk bekerja, namun sayangnya itu adalah hal yang mustahil. Saat Sheryl pulang gadis itu akan langsung masuk ke dalam kamarnya lalu turun hanya untuk makan malam, begitupula dengan Juan, ah atau mungkin pemuda itu lebih banyak menghabiskan waktu di luar dibandingkan di rumah Sana rasa, sama seperti Wonwoo. Ketika Juan pulang Sana sudah tidur, atau sebaliknya jika Sana pulang Juan sudah tidur.
Mereka hanya akan berkumpul pada waktu makan malam tiba dan sarapan pagi sebelum berangkat beraktivitas, kemudian di hari libur pun jika pekerjaan Wonwoo masih banyak pria tersebut akan menghabiskan waktu di ruang kerja seharian. Begitu saja setiap minggu hingga membuat Sana merasa hampa walaupun di dalam rumah mereka yang besar terdapat banyak orang.
"Jo, buat bulan ini kalo ada job selain yang kemarin terima aja ya. Gapapa agak banyakin sedikit biar gue gak gabut."
Ucapan Sana beberapa waktu lalu jelas membuat Jojo merasa aneh sebab ia menyadari bahwa Sana sengaja menerima banyak tawaran pekerjaan untuk mengalihkan rasa kesepian yang ia terima belakangan ini. Jojo tidak ingin bertanya, ia cukup mengerti dan tahu batasan namun tetap selalu memantau Sana agar perempuan itu baik-baik saja.