Author POV.
Setelah Cleo selesai melakukan operasi kecilnya, dan Bagas terbangun dari pingsannya, Cleo masih ada dan duduk sedikit jauh di depan pria itu, setelah di pastikan ayahnya meninggal, dan keluarganya bangkrut, semua aset dan bisnis hancur dalam satu hari Cleo masih menahan Bagas dan tak membiarkannya pergi, Bagas merasakan bagian bawahnya sangat sakit, ia pingsan dan tak tau apa yang terjadi setelahnya, membuat ruangan ini menjadi ruang operasi mendadak adalah hal yang mudah, Bagas bangkit dari atas brangker kemudian ia berdiri ingin menghampiri Cleo, tapi saat ia turun dari brangker dan menatap cermin di depannya, Bagas terkejut dan menjerit.
“ Bangsat lo apain gue?” Teriak Bagas kepada Cleo tapi belum sempat ia menghampiri Cleo tubuh Bagas sudah di tahan oleh kedua anak buahnya Cleo.
“ Dia milik kalian berdua, silahkan dinikmati hidangan kalian” Ucap Cleo kepada kedua anak buahnya.
“ Bangsat lo mau ngapain? Lepasin gue!!!” Ucap Bagas berontak.
Kedua laki-laki itu menarik Bagas dan menaikinya ke atas kasur yang ntah dari mana ada di sana, Bagas di pegangi oleh salah satu pria di sana dan di ikat di ujung-ujung kasur, setelah itu pria berbadan besar itu membuka celananya dan mengeluarkan benda keras dan besar dari dalam celananya, Bagas tau apa yang akan di lakukan ia pun memohon-mohon dan meronta-ronta sambil menangis, tapi kedua pria itu hanya tertawa, dengan cepat pria itu memasukan kejantanannya kedalam alat Kamin barunya Bagas, dari kemarin Cleo melakukan operasi yang di bantu oleh temannya, Cleo tak sendiri ia membawa temanya yang merupakan dokter bedah plastik dari Thailand, membuat alat kelamin Bagas berubah menjadi alat kelamin wanita, dan saat ini Bagas sedang di perkosa oleh anak buahnya, dan lebih parahnya kedua lubang milik Bagas di hajar habis oleh kedua pria itu, Cleo diam duduk, menontoni sambil membakar rokok dan meminum whiskeynya, mendengar jeritan dan tangisan Bagas yang menggema tanpa menunjukkan ekspresi apapun hanya datar dan diam.
Di sebuah ruangan di rumah sakit terdapat dua gadis, yang satu masih setia dengan tidur lelapnya, dan yang satu lagi masih setia terjaga menemani gadis yang masih terlelap itu, gadis yang lebih tua itu menghela nafas melihat putri tidur di depannya yang tak kunjung membuka matanya, akan seperti apa saat gadis kecil itu bangun dan mengingat kejadian yang ia alami sebelumnya, gadis dewasa itu tak bisa berhenti memikirkan, hingga tak lama masuk seorang wanita bertubuh tinggi ke dalam sana.
“ Kamu dari mana?” Tanya Giselle saat melihat Cleo masuk ke dalam ruangan rawat inapnya Laura.
“ Menyelesaikan sesuatu yang harus di selesaikan” Jawab Cleo.
“ Kamu apain dia? Kamu gak bunuh dia kan? Sayang his father has power” tanya Giselle menatap Cleo.
“ Not anymore” Jawab Cleo santai.
“ Maksudnya?” Tanya Giselle, Cleo memberikan handphonenya.
“ Cleo? Kamu bunuh ayahnya Bagas?” Tanya Giselle saat melihat berita kematian Irwan Herdian seorang perwira menengah dengan jabatan (Kombes pol), yaitu ayah dari Bagas.
“ No, i don’t kill him, tapi anaknya yang membunuh bapaknya beserta karir keluarganya” Jawab Cleo.
“ Maksud kamu?” Tanya Giselle bingung.
“ Aku pernah bilang sama anak itu kalo dia berani buat ngelakuin hal gila, aku bisa buat dia dan keluarganya hancur lebur, so I did it, untuk nyari informasi tentang keluarganya itu gampang, polisi korup, gila kuasa, drug dealer, killer, dan anaknya tukang perkosa perempuan, data kebusukan yang di lakukin Herdian family terutama Komisaris Besar Polisi Irwan Herdian sampai ke publik dan negara, dan aku bisa membuat dia kehilangan nyawa di pengadilan tanpa bisa membela diri, bisnisnya hancur, dan I have a gift for Laura babe” Ucap Cleo menceritakan apa yang terjadi.

KAMU SEDANG MEMBACA
Another Love (GXG 21+)
Romansa⚠️ GXG 🔞🔞 1821. Ini lanjutan dari cerita, I can't believe i'm loving you ya, tapi sisi dari povnya giselle Gisella Adler satu nama yang mempunyai kisah hidup rumit, punya segalanya tapi hatinya hampa, mencintai satu sosok manusia yang seharusny...