Author Pov
"Kalian temenan?" Ucap Christy sambil menatap Chikara bergantian.
" Ngga/Iya" Ucap Chikara bersamaan.
"Ini yang bener yang mana ?" Ucap Muthe bingung.
" Gua"Ucap Chikara kembali bersamaan.
"Lo daritadi ngikutin gua mulu . Ngefans lo ?" Ucap Ara tengil.
" Dih pede banget lo " Ucap Chika malas.
"Yeu dasar Jamet " Ucap Ada sambil menonyor kepala Chika dengan telunjuknya.
" Dasar Buara " Ucap Chika sambil ikut menonyor kepala Ara.
" Udah stop kakak-kakak" Ucap Christy sambil berusaha melerai Chikara.
" Minggir " Ucap Chikara sambil mendorong Christy yang berada di tengah-tengah mereka.
" Huft sabar " Ucap Muthe dalam hati .
" STOPPP!" Teriak Muthe yang seketika membuat Chikara terdiam.
" Sstt perih banget kuping gua " Ucap Chika sambil mengusap telinganya.
"Woy Met coba lo ngomong" Ucap Ara sambil mendekatkan telinganya kepada Chika.
" WOY !" Teriak Chika tepat di telinga Ara.
" Gua suruh lo ngomong bukan suruh lo jadi toa ya Jamet" Kesal Ara sambil mengusap telinganya yang terasa berdenging.
" Ada apa sih ribut-ribut" Ucap seseorang yang baru keluar dari rumah Chika.
" Beuh cantiknya oi " Ucap Ara saat melihat wanita yang mungkin seumuran Mami nya.
" Mak gua itu "Ucap Chika sambil menabok kepala Ara.
"Oh ternyata ada Muthe sama...?" Ucap Mami Ch 2 alias Aya.
"Saya Ara , kakak sepupunya Muthe " Ucap Ara sambil menjabat tangan Aya.
"Kayak familiar sama anak ini " Ucap Aya dalam hati.
"Tante ?" Panggil Ara kembali saat Aya yang masih menggenggam tangannya.
" Eh iya Ara maaf-maaf " Ucap Aya yang langsung melepaskan genggamannya.
"Muthe masuk yok " Ucap Christy sambil merangkul Muthe untuk masuk ke rumah.
"Ayo" Ucap Muthe sambil berjalan dan ikut merangkul Christy.
"Chika , itu Ara di ajak masuk juga " Tegur Aya saat melihat Chika yang ingin masuk ke rumah.
"Eh ngga usah tan ,Ara mau langsung pamit pulang aja"Tolak Ara lembut.
"Bagus" Ucap Chika tanpa suara kepada Ara.
"Ngga mau mampir atau nunggu Muthe pulang ?" Bujuk Aya kepada Ara.
"Lain kali aja tante makasih " Ucap Ara sambil tersenyum manis.
"Huft ya udah hati-hati ya Ra" Ucap Aya sambil mengusap rambut Ara .
"Pasti tante " Ucap Ara sambil memasang kembali helmnya.
"Permisi" Ucap Ara sambil menyalakan mesin motornya.
" Hati-hati" Ucap Aya saat melihat Ara yang mulai melajukan motornya secara perlahan.
" Woy ini Muthe gimana pulangnya" Teriak Chika kepada Ara.
" Suruh terbang aja " Teriak Ara saat dirinya sudah cukup jauh.
" Orang sinting " Ucap Chika malas.
" Cie yang lagi marahan sama pacarnya" Goda Aya sambil mencolek dagu Chika.
