Author Pov
Tring
Bunyi deringan ponsel Mami Shani yang membuat dirinya langsung menerima panggilan telepon tersebut.
" Wah serius " Ucap Shani heboh .
" Ya udah nanti aku sama suami dan anak aku ke rumah sakit ya " Ucap Shani sebelum mematikan sambungan teleponnya.
" Ra , Mami kamu kenapa ?" Tanya Cio heran kepada gadis kecil nya saat melihat Shani yang tersenyum bahagia.
" Biasa kumat kali Pi " Balas Ara si gadis kecil yang berusia 7 tahun.
" Hey sayang , kalian tau siapa yang tadi menelepon?" Ucap Shani dengan raut bahagia nya.
" Ngga tau dan ngga mau tau sih Mi " Ucap Ara yang memang menyebalkan.
" Ck nyebelin banget sih " Kesal Shani dengan wajah cemberutnya.
" Emang siapa sayang yang telfon kamu tadi ?" Tanya Cio yang berusaha membuat mood istrinya kembali.
" Itu si Aya tetangga kita ngasih kabar kalo dia udah ngelahirin anak keduanya " Ucap Shani dengan antusias.
" Seriusan ? Ya udah kita langsung ke sana aja yok sekalian mampir ke toko dulu buat beli bingkisan" Ajak Cio dengan semangat.
" Ya udah kita siap-siap dulu. Eh bentar , Ara kemana ?" Ucap Shani yang baru menyadari gadis kecilnya yang tidak ada bersama mereka.
" Tadi di si...."
Meong ... Meong....Meong
" Iiih gemesss " Ucap Ara sambil menjunjung ekor kucing kecil itu ke atas .
" Ara nyakar nanti kucingnya. Lepasin sayang " Tegur Cio kepada Ara.
" Wing... terbang"
Bugh !
Ucap Ara sambil melemparkan kucing tersebut ke atas dan membuat kucing tersebut pun terbanting dan segera berlari keluar rumah.
" Mami udah sering bilang gak boleh sakitin hewan , paham sayang ?" Ucap Shani memberikan nasihat kepada Ara.
Ara pun hanya membalas dengan anggukan seolah mengerti dengan ucapan Mami nya .
" Sekarang ganti baju dulu ya , kita mau keluar" Ucap Shani kepada Ara.
"Kemana ?" Tanya Ara bingung.
" Ketemu temen kamu " Balas Cio yang mendengarkan pembicaraan keduanya.
"Yess ! Papi udah bawa kacang sama pisang kan ?" Ucap Ara dengan riangnya.
" Buat apa Ra ?" Tanya Shani heran .
" Ya buat monyet lah . Kan kita mau ketemu monyet " Ucap Ara sedikit kesal .
" Lah kok ? Pantes sih mirip sama kelakuannya. Temen dia aja MONYET " Ucap Cio sambil mengacak-acak rambutnya.
" Udah-udah kita langsung siap-siap aja dan abis itu langsung berangkat " Ucap Shani yang sudah lelah dan pusing dengan jalan pikir anaknya.
Beberapa menit kemudian...
Setelah memarkirkan mobilnya di tempat parkir rumah sakit. Greshan family pun berjalan ke luar mobil dan tak lupa sambil menenteng bingkisan yang mereka beli sebelum ke rumah sakit.
" Eitss gendong nih anak kamu " Ucap Shani sambil memberikan Ara kepada Cio.
" Iya -iya . Sini sayang" Ucap Cio sambil membawa Ara ke gendongannya.
Di dalam ruangan ....
" Iih gemes banget "Pekik Shani gemas saat melihat bayi yang berada di box khusus.
