CHAPTER 22

1.3K 116 19
                                        

Jam pulang

Ara Pov

"Oi Met lo kenapa dah dari pagi suntuk banget nih muka " Ucap ku sambil meraup wajah Chika.

"Ck ! Awas gua mau pulang!" Ucap Chika sambil mendorong kursi yang aku duduki .

"Ya udah gua ikut " Ucap ku sambil menggandeng lengan Chika.

"Ara !" Ucap nya sambil menatap tajam kepadaku.

"K-" Ucap Ashel tertahan .

"Ara hari ini kita ngga belajar kelompok dulu ya " Ucap Ashel kepadaku.

" Ouh iya Shel ngga papa . Lagian tugas kemaren juga udah kelar kan " Ucap ku kepada Ashel.

"Del ! Gua ikut lo ya " Ucap Chika kepada Adel.

" Lah ? Ngapain ? " Ucap Adel bingung.

"Kerja kelompok lah " Ucap Chika sambil mengedipkan matanya berulangkali.

"Kaga - kaga . Enakan gua jalan aja sama Achel " Ucap Adel sambil menggandeng tangan Ashel.

"Tap-"

" Bye Chikuy , Araso " Ucap Adel memotong ucapan Chika.

" Hati-hati Dul bawa Ashel nya " Teriakku yang di balas acungan jempol oleh Adel .

"Sialan dasar Dedel Freak " Gerutu Chika yang masih terdengar olehku.

"Jadi mau alasan apalagi ndoro ku ? " Ucapku sambil menaik turunkan alis.

"Ish . Ya udah lah terpaksa gua ikut lo ! " Ucap Chika sambil berjalan mendahului ku.

" Yeu terpaksa katanya . Padahal mah seneng kan lo balik sama gua ?" Ucap ku sambil berusaha mengejar Chika.

"Gak jelas lo Ra " Ucap Chika sambil terus mempercepat langkah kakinya.

Ara Pov End

Di motor

Author Pov

"Lo mau bawa gua kemana sih Ra ?" Ucap Chika sedikit berteriak.

" Ke dukun pesugihan Chik " Ucap Ara asal.

"Hah ? Ngapain kesana ?" Ucap Chika sedikit panik.

" Mau jadiin lo tumbal " Ucap Ara santai

Plak !

" Dasar gelo ! " Ucap Chika sambil memukul helm Ara.

"Hahaha lagian lo panik amat dah tadi " Ucap Ara dengan kekehannya.

"Ya lagian omongan lo ngga bisa di bedain mana yang serius mana yang bercanda " Ucap Chika kesal.

"Gampang tau . Intinya kalo gua lagi sama Cs gua omongannya kebanyakan bercanda. Tapi omongan gua yang serius ...." Ucap Ara menggantungkan ucapannya.

" Apa ?" Ucap Chika penasaran.

"Gua... " Ucap Ara yang kembali menggantungkan ucapannya.

"Iya apa Ara !" Kesal Chika yang sudah tidak sabar .

"Lo turun dulu deh biar gua enak ngomongnya " Ucap Ara kepada Chika karna kenyataannya mereka sudah berada di depan rumah Chika.

" Udah sekarang cepetan ngomong " Ucap Chika setelah turun dan melepas helmnya.

" Gua...." Ucap Ara sambil menatap lekat wajah Chika.

" Please gua udah deg-degan banget" Ucap Chika dalam hati.

"Gua "

" Pengen berak ! Hahaha bye Jamet " Ucap Ara yang setelahnya langsung melajukan motornya pergi .

Tetangga Rada Gelo Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang