Jam pulang
Ara Pov
"Oi Met lo kenapa dah dari pagi suntuk banget nih muka " Ucap ku sambil meraup wajah Chika.
"Ck ! Awas gua mau pulang!" Ucap Chika sambil mendorong kursi yang aku duduki .
"Ya udah gua ikut " Ucap ku sambil menggandeng lengan Chika.
"Ara !" Ucap nya sambil menatap tajam kepadaku.
"K-" Ucap Ashel tertahan .
"Ara hari ini kita ngga belajar kelompok dulu ya " Ucap Ashel kepadaku.
" Ouh iya Shel ngga papa . Lagian tugas kemaren juga udah kelar kan " Ucap ku kepada Ashel.
"Del ! Gua ikut lo ya " Ucap Chika kepada Adel.
" Lah ? Ngapain ? " Ucap Adel bingung.
"Kerja kelompok lah " Ucap Chika sambil mengedipkan matanya berulangkali.
"Kaga - kaga . Enakan gua jalan aja sama Achel " Ucap Adel sambil menggandeng tangan Ashel.
"Tap-"
" Bye Chikuy , Araso " Ucap Adel memotong ucapan Chika.
" Hati-hati Dul bawa Ashel nya " Teriakku yang di balas acungan jempol oleh Adel .
"Sialan dasar Dedel Freak " Gerutu Chika yang masih terdengar olehku.
"Jadi mau alasan apalagi ndoro ku ? " Ucapku sambil menaik turunkan alis.
"Ish . Ya udah lah terpaksa gua ikut lo ! " Ucap Chika sambil berjalan mendahului ku.
" Yeu terpaksa katanya . Padahal mah seneng kan lo balik sama gua ?" Ucap ku sambil berusaha mengejar Chika.
"Gak jelas lo Ra " Ucap Chika sambil terus mempercepat langkah kakinya.
Ara Pov End
Di motor
Author Pov
"Lo mau bawa gua kemana sih Ra ?" Ucap Chika sedikit berteriak.
" Ke dukun pesugihan Chik " Ucap Ara asal.
"Hah ? Ngapain kesana ?" Ucap Chika sedikit panik.
" Mau jadiin lo tumbal " Ucap Ara santai
Plak !
" Dasar gelo ! " Ucap Chika sambil memukul helm Ara.
"Hahaha lagian lo panik amat dah tadi " Ucap Ara dengan kekehannya.
"Ya lagian omongan lo ngga bisa di bedain mana yang serius mana yang bercanda " Ucap Chika kesal.
"Gampang tau . Intinya kalo gua lagi sama Cs gua omongannya kebanyakan bercanda. Tapi omongan gua yang serius ...." Ucap Ara menggantungkan ucapannya.
" Apa ?" Ucap Chika penasaran.
"Gua... " Ucap Ara yang kembali menggantungkan ucapannya.
"Iya apa Ara !" Kesal Chika yang sudah tidak sabar .
"Lo turun dulu deh biar gua enak ngomongnya " Ucap Ara kepada Chika karna kenyataannya mereka sudah berada di depan rumah Chika.
" Udah sekarang cepetan ngomong " Ucap Chika setelah turun dan melepas helmnya.
" Gua...." Ucap Ara sambil menatap lekat wajah Chika.
" Please gua udah deg-degan banget" Ucap Chika dalam hati.
"Gua "
" Pengen berak ! Hahaha bye Jamet " Ucap Ara yang setelahnya langsung melajukan motornya pergi .
