CHAPTER 19

1.3K 116 7
                                        

Keesokan paginya

Author Pov

Di kampus

Seperti biasa tiada hari tanpa keributan Ara Cs.

Di koridor kampus

" Kita bikin romantis" Nyanyi Zee sambil memainkan ukulele nya.

"Bikin paling romantis" Sambung Marsha tiba-tiba.

" Ciee" Ledek siswa lain yang mendengarnya.

"Sambil bermain mata " Nyanyi Zee sambil menatap lekat Marsha.

" Turun ke hati , hatinya jatuh" Nyanyi Marsha sambil tersenyum manis.

" Kau di panggil ibu sementara aku-" Nyanyi Indah tiba-tiba.

" Aku ngematke gebol. Rupane ko dragon ball " Nyanyi Oniel memotong nyanyian Indah.

"Mlirik ngematke kene jebul tekyan uteke"Nyanyi Zee.

" Sambat loro ati mergo lagi berpatah hati " Nyanyi Indah.

"Awak' e kebak tato " Nyanyi Marsha.

"Gebol wis - " Teriak Ara.

" HOLA HOLO" Teriak semua siswa yang mendengarnya.

" Asik Asik jos! Mantap ma prend " Ucap Oniel sambil bertepuk tangan .

" Dah bubar bubar " Ucap Zee mengusir keramaian.

"Huu lagi asik juga " Kesal semua siswa yang langsung bubar meninggalkan Chikara Cs.

"Anjay tumben berangkat barengan lo berdua " Ucap Zee yang baru menyadari kedatangan Chikara yang bersamaan.

"Hidih ini gara-gara gua ketempelan nih orang" Ucap Ara sambil melirik Chika.

"Dih lo kira gua setan ! Gua tabok juga tuh tangan " Kesal Chika kepada Ara.

"Pfftt bhahaha tangan lo kenapa Ra ?" Ucap Oniel dengan tawanya.

"Mati rasa tai ! Gara-gara nih orang tidur semalaman terus bantalan ke tangan gua " Ucap Ara menjelaskan.

Plak !

" Gini doang lebay " Ucap Chika setelah memukul tangan Ara yang sakit .

"Akhh sakit gila !" Teriak Ara.

"Berarti yang tadi malem lo sebut bayi gede tuh Chika ?" Ucap Zee bingung.

"Ssst iya " Ucap Ara sambil mengusap tangannya.

" Cieee mainnya udah bayi gede aja tuh . Kiw kiw " Ledek Marsha kepada Chikara.

"Iya tuh mana udah tidur berdua lagi . Romantisnya aaaa" Ucap Indah gemas.

"Apaan sih kalian berdua. Aneh tau ngga " Kesal Chika kepada kedua sahabatnya.

" Traktirannya kapan nih bos ?" Ucap Zee kepada Ara.

"Iya nih kapan ? Kita udah siap kok buat makan gratis " Ucap Marsha riang.

" Ngga ada !" Ucap Chikara bersamaan.

"Udah-udah kasian guys takut malah jadi ribut penuh cinta bahaya ntar buat kaum jomblo " Ucap Indah.

" Hadeuh ya udah lah mending sekarang kita ke kelas aja " Ucap Oniel sambil menggandeng tangan Indah.

" Duluan ya guys " Ucap Indah sambil berjalan mengikuti langkah Oniel.

"Skuy kita masuk juga " Ucap Marsha sambil berjalan menuju kelas diikuti dengan yang lainnya.

Tetangga Rada Gelo Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang