" morning semua nya ! "
suara riuh dari seorang Dunk Natachai yang dapat mengegarkan rumah mewah itu mulai kedengaran . sang kakak lelaki yang turun ke bawah untuk sarapan sambil memasang jam tangan itu tersenyum miring melihat kelakuan adik nya yang sentiasa ceria
" morning Nong ku sayang ! " teriak sang kakak perempuan pula yang baru saja keluar dari kamar nya yang ada di tingkat bawah itu
" morning Phi saawwww~ " balas Dunk semula dengan nada formal nya bermain main dengan sang kakak
sang kakak lelaki hanya tersenyum sembari bergeleng kepala melihat tingkah laku kedua saudara nya seawal pagi itu
" sudah , duduk "
" makan sarapan kamu berdua " arah nya membuat Dunk dan kakak perempuan nya terus duduk bersama untuk sarapan
sedang leka menjamu sarapan masing masing Dunk melihat ke arah sang kakak lelaki
" Phi , selepas ini aku ingin ke kantor mu . tapi telat dikit ya hehe " kata Dunk tersenyum imut
sang kakak perempuan yang melihat itu mencubit pipi Dunk gemes
" oih , narak naaa " kata nya dengan wajah menahan gemas
" tengkiu na hehe " kata Dunk merasa terpuji
sang kakak lelaki bergeleng kepala . ada ada aja drama di hadapan nya setiap pagi
" ngomong ngomong , Dunk mau ngapain ke kantor ? tumben " kata sang kakak sambil menghirup kopi nya
Dunk tersenyum
" mau ngelamar kerjaan "
" Phi pecat si itu kan , apa ya nama nya ? ah lupa kan . tapi jawatan secretary kosong ya kan " kata Dunk tersenyum nakal
sang kakak bergeleng
" ada ada saja kamu , Dunk "
" cukup jaga bar itu saja gausah repot kerja " kata sang kakak tidak setuju
itu membuat Dunk tertawa
" ya nggak la Dunk kau kerja di situ "
" boss nya aja galak kayak singa , RAWR " kata Dunk berlakon menjadi singa mempermainkan kakak nya itu
" itu mah salah Dunk , bukan rawr tapi kek gini— "
" KEMAS BARANG MU , JANGAN PERNAH TUNJUKIN MUKA MU LAGI DI DEPAN KU !— begitu , HAHA "
Dunk dan kakak perempuan nya tertawa setelah berakting meniru kakak lelaki nya itu
" senang banget jailin orang , ya " kata sang kakak sambil mengetuk kepala Dunk mengunakan sudu membuat pria itu berhenti tertawa
" Phi ih ! rambut ku jadi rusak ! " kata Dunk tidak berpuas hati membuat kakak perempuan nya tambah tertawa melihat Dunk di pukul manja
" aduh perut ku sakit . aku berangkat kerja dulu deh "
" jaga diri mu Dunk , Phi " kata wanita itu di angguki Dunk dan kakak lelaki mereka
" aku juga berangkat Dunk , ketemu di kantor "
kata sang kakak lalu pergi dari situ meninggalkan Dunk seorang diri hanya di temani maid
" anjir , setiap hari aku di tinggalin sendiri bibi ! kayak nya aku butuh peneman hidup nih " kata Dunk dengan random nya
bibi itu tertawa
" Tuan ini ada ada saja " kata nya sambil mengosok belakang Dunk selayak anak nya sendiri
( bibi satu ini sudah menjaga Dunk dari umur Dunk 10 tahun sekarang sudah 22 , lama gak tuh )
____________________________________
" selamat pagi , Tuan "
sapa sang PA kepada Pond
" hm "
balas Pond mengangguk sebagai balasan
PA nya yang sudah biasa di jawap begitu hanya tersenyum
" ada apa apa temujanji hari ini ? rapat ? " tanya Pond sambil membuka jas hitam nya di letak di belakang kerusi nya
PA nya hanya bergeleng
" setakat ini belum ada , Tuan "
" hanya saja ada client jam 2 setengah sore nanti " terang Aou kepada Pond
Pond menangguk melihat ke luar kantor nya
" gausah formal Aou , aku merinding "
kata Pond duduk bersandar relax di kerusi nya
Aou tertawa geli hati ada rasa konyol berbuat begitu
" jago nggak akting ku ? " tanya Aou— kawan baik Pond yang juga merangkap sebagai PA nya Pond
" jago sih jago , keliatan kayak orang bego sih lebih tepat nya " kata Pond tersenyum miring
Aou tertawa kecil
" jahat lo "
balas nya sambil duduk sedikit di meja kerja Pond
" pond , udah 20 orang yang ngelamar jadi secretary lo gak terima , abis itu gimana nih ? jangan biarin semua nya gue yang nanggung , siksa buset " kata Aou dengan riak wajah capek
Pond tersenyum jahat
" bukan nya dulu lo yang janji mau kerjain apa aja janji bisa kerja di perusahan ku ? kerjain lah "
kata Pond sengaja
" anjir lo Pond gak kasian apa sama gw " " gw gada masa tuh sama my MBG , my bini gw , gw udah kangen banget ama dia— tapi gw gada bini "
kata Aou sambil merapikan dasi nya
" keseringan bikin plot twist bisa miring tau " kata Pond tersenyum sedikit mengejek
" soal secretary nya— bukan nya gw gak mau . tapi separuh dari yang lamar kerjaan itu semua cewe lo tau kan gw gak suka ? " terang Pond dan itu hanya di angguki Aou
" ya iya juga ya "
" tapi ada 6 orang pria loh kemarin "
kata Aou berbalik tubuh memandangi Pond
Pond mengangguk
" tapi semua bukan selera ku " kata Pond
Aou menatap Pond dari atas ke bawah
" njir , lo mau cari secretary apa bini ?! "
" busett buset " ketus Aou lagi
" gak gitu bangsat "
" sia sia nerima orang gak berguna buat kerja , lo paham gak sih "
kali ini Pond yang membalas dengan nada tidak puas hati
" huh , yaudahh paham PADUKA " Aou sengaja menekan ayat paduka itu sebagai tanda kesal
Pond hanya bergeleng kepala melihat Aou
" HEYYOO !!!!"
" OIHH SHIA ! " lantas Aou berdiri tegak ingin ber akting sebagai PA yang setia dan penurut apabila ada orang tiba tiba menerjah masuk ke kantor nya Pond
begitu juga Pond yang memain ponsel nya sambil bersandar relax terus duduk formal akibat kaget
" TADA ! "
" hah ? " - Pond
" alaiwah ?" - Aou
VOTEMENT
😘🌹🌹🌹🌹
KAMU SEDANG MEMBACA
DEVIL TO ANGLE [PONDPHUWIN] [ON REVISI]
Action⚠️ WARNING ⚠️ [ MPREG ] start : 30.04.2024 end : 22.07.2024
![DEVIL TO ANGLE [PONDPHUWIN] [ON REVISI]](https://img.wattpad.com/cover/367809476-64-k251606.jpg)